Liputan6.com, Jakarta - Somatic healing menjadi salah satu pendekatan yang semakin dikenal untuk memahami hubungan antara pikiran dan tubuh ketika menghadapi stres berkepanjangan. Tekanan pekerjaan, tuntutan akademik, dan kehidupan sosial dapat membuat seseorang merasa kelelahan secara emosional sekaligus mengalami respons fisik, seperti otot yang menegang, jantung berdebar, atau perut terasa tidak nyaman.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengalaman emosional dan respons tubuh dapat saling berkaitan. Stres berkepanjangan dan pengalaman traumatis dapat berkaitan dengan respons tubuh yang bertahan meskipun situasi pemicunya telah berlalu.
Respons tersebut dapat muncul dalam bentuk ketegangan fisik, kewaspadaan berlebihan, kelelahan, hingga perasaan terputus dari diri sendiri. Gejala fisik semacam ini tetap dapat memiliki penyebab lain, sehingga tidak otomatis menandakan seseorang mengalami trauma atau burnout, melansir Channel News Asia, Jumat (16/10/2026).
Advertisement
Pendekatan yang dikenal sebagai somatic therapy atau terapi somatik berupaya memahami hubungan antara sensasi tubuh, pikiran, dan emosi. Terapi ini menggabungkan psikoterapi dengan teknik yang berfokus pada tubuh untuk membantu seseorang mengenali serta mengelola respons fisik dan emosional yang berkaitan dengan pengalaman hidupnya.
Popularitas istilah somatic healing di media sosial turut membuat pendekatan ini semakin dikenal, terutama di tengah meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental. Meski demikian, terapi somatik bukan sekadar tren relaksasi atau cara cepat menghilangkan stres. Pendekatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan psikologis yang penerapannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan individu.
Cara Somatic Therapy Bekerja
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375045/original/071280500_1792123262-content-pixie-s7Ay1F1GuEg-unsplash.jpg)
Terapi somatik berangkat dari pemahaman bahwa pengalaman emosional dapat berkaitan dengan sensasi fisik. Pendekatan ini membantu seseorang memperhatikan respons tubuh ketika menghadapi stres atau emosi yang sulit, melalui kesadaran terhadap sensasi, gerakan lembut, dan eksplorasi verbal bersama terapis.
Salah satu tekniknya adalah somatic tracking, yaitu mengamati sensasi tubuh secara bertahap tanpa langsung menghakimi atau berusaha menghilangkannya. Terapis juga dapat menggunakan latihan pernapasan, teknik grounding dengan merasakan pijakan kaki, serta gerakan sederhana sesuai kebutuhan klien.
Somatic Experiencing, salah satu pendekatan terapi berbasis tubuh, berfokus pada respons fisiologis yang berkaitan dengan pengalaman traumatis. Praktiknya dilakukan secara bertahap agar klien tidak kewalahan ketika berhadapan dengan sensasi atau emosi yang muncul.
Advertisement
Bukan Solusi Instan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375046/original/053781200_1792123265-kouki-walim-BL8ca0JYhE4-unsplash.jpg)
Terapi somatik dapat dipertimbangkan oleh orang yang mengalami stres berkepanjangan, kecemasan, atau kesulitan memahami respons emosionalnya. Cara ini dapat membantu sebagian orang mengenali sinyal tubuh dan membangun kemampuan untuk mengatur respons terhadap situasi yang memicu stres.
Manfaatnya tidak berarti semua orang akan memperoleh hasil yang sama. Somatic Experiencing menunjukkan potensi dalam penanganan trauma, tetapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitasnya.
Terapi somatik juga tidak menjadi terapi yang menggantikan terapi bicara. Cara keduanya dapat digunakan secara saling melengkapi, bergantung pada kebutuhan dan kondisi individu. Pendampingan profesional membantu memastikan prosesnya berlangsung sesuai dengan kemampuan seseorang dalam menghadapi emosi yang muncul.
Self-Care yang Tepat Dimulai dari Mengenali Kebutuhan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375047/original/060138600_1792123271-william-farlow-IevaZPwq0mw-unsplash.jpg)
Istilah somatic healing yang populer di media sosial perlu dibedakan dari terapi somatik profesional. Latihan sederhana seperti memperhatikan napas, merasakan pijakan kaki, atau melakukan gerakan lembut dapat membantu seseorang kembali memusatkan perhatian pada kondisi saat ini.
Praktik tersebut bukan pengganti terapi, terutama ketika stres sudah mengganggu aktivitas sehari-hari. Pentingnya memerhatikan proses yang bertahap dan rasa aman selama terapi.
Pendekatan berbasis tubuh juga tidak selalu cocok untuk semua orang, sehingga pengalaman yang memunculkan ketidaknyamanan perlu dibicarakan dengan tenaga profesional. Burnout tidak cukup ditangani dengan meminta seseorang untuk lebih rajin melakukan self-care.
Beban kerja, waktu istirahat, dukungan sosial, dan kondisi lingkungan tetap perlu diperhatikan. Konsultasi dengan psikolog atau tenaga kesehatan mental dapat membantu menentukan dukungan yang sesuai ketika kelelahan emosional terus berlangsung.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375195/original/050145200_1792134418-Screenshot_2026-10-16_132433.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375276/original/040735700_1792137600-cek_fakta_-_ustaz_wijayanto_-bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374518/original/013435400_1792054116-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T154739.817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375044/original/008307300_1792123259-chelsea-gates-n8L1VYaypcw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375251/original/060416900_1792136846-cropped-30b28d31-eafd-418a-a0e7-a74eab9443d5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4949413/original/086804000_1726892916-hand-is-holding-stretch-cheese-ball-ready-be-eaten-with-soft-focused-french-fries.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4521383/original/021150400_1690867419-hot-ginger-tea-table.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374745/original/024129400_1792063151-IMG_2240.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375244/original/036850500_1792136163-d2881a82-a274-42d4-9547-e1a4558a3705.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375238/original/003709300_1792135834-cropped-d79aadf4-2ac9-424b-8653-3d8fd0f0f6d9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375355/original/046343200_1792141008-Depositphotos_332728140_L.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5536124/original/096555900_1774250305-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375181/original/050804500_1792134180-Depositphotos_883583052_S.jpg)