Liputan6.com, Jakarta - Kentang balado kering menjadi pilihan lauk praktis yang digemari banyak orang berkat perpaduan rasa gurih, pedas, dan manis, serta teksturnya yang renyah. Hidangan ini sangat cocok dijadikan stok di rumah karena kemampuannya bertahan lama, sehingga dapat dinikmati kapan saja, bahkan hanya dengan nasi putih hangat.
Popularitas kentang balado kering tidak terlepas dari kemudahannya dalam penyimpanan dan penyajian, menjadikannya solusi cepat untuk hidangan sehari-hari. Meski terlihat sederhana, kunci utama untuk menghasilkan kentang balado kering yang renyah dan awet terletak pada proses persiapan dan pengolahan yang tepat.
Untuk memastikan hidangan ini tetap kriuk dan tidak mudah melempem, beberapa detail penting perlu diperhatikan, mulai dari pemilihan bahan hingga teknik penggorengan dan pencampuran bumbu. Berikut adalah panduan lengkap untuk membuat kentang balado kering yang lezat dan tahan lama.
Advertisement
Bahan-bahan Pilihan untuk Kentang Balado Kering Optimal
Untuk menciptakan kentang balado kering yang sempurna, pemilihan dan takaran bahan menjadi krusial. Berikut adalah daftar bahan yang dibutuhkan:
-
Bahan Utama:
- 1 kg kentang
- Minyak goreng secukupnya
- 1/2 sendok teh kapur sirih (opsional, untuk keripik lebih renyah)
-
Bumbu Halus:
- 12 buah cabai merah besar atau 10 buah cabai merah keriting
- 6 butir bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 5 buah cabai rawit merah (sesuai selera pedas)
- 1/2 buah tomat merah (opsional)
-
Bumbu Pelengkap & Perasa:
- 2 lembar daun salam
- 6 lembar daun jeruk
- 1 batang serai, memarkan (opsional)
- 1 ruas lengkuas, memarkan (opsional)
- 2 sendok makan gula pasir atau 3 sendok makan gula pasir (sesuai selera)
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok teh kaldu bubuk (opsional)
- 1 sendok teh cuka masak atau 2 sendok makan air asam jawa (dari 1 sendok teh asam jawa + air)
Advertisement
Langkah Demi Langkah Membuat Kentang Balado Tahan Lama
Proses pembuatan kentang balado kering memerlukan ketelitian di setiap tahap agar hasilnya maksimal. Ikuti langkah-langkah berikut:
-
Persiapan Kentang:
- Kupas kentang, lalu iris tipis melintang atau serut berbentuk korek api.
- Cuci bersih irisan kentang berkali-kali hingga air bilasan menjadi bening untuk menghilangkan pati berlebih.
- Rendam irisan kentang dalam air garam selama 15 menit. Jika ingin hasil lebih renyah, larutkan 1/2 sendok teh kapur sirih dalam air dan rendam kentang selama 20-30 menit.
- Tiriskan dan keringkan kentang menggunakan lap atau tisu hingga benar-benar tidak ada sisa air.
-
Menggoreng Kentang:
- Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak di wajan.
- Goreng irisan kentang dengan api sedang hingga kering, renyah, dan berwarna kuning keemasan.
- Angkat dan tiriskan minyaknya hingga kentang benar-benar kering dan tidak berminyak. Biarkan kentang dingin sepenuhnya.
-
Membuat Bumbu Balado:
- Haluskan semua bahan bumbu halus (cabai merah, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan tomat jika digunakan) menggunakan blender atau ulekan.
- Panaskan sekitar 4 sendok makan minyak di wajan terpisah.
- Tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas (jika dipakai) hingga harum, matang, dan kandungan airnya menyusut.
-
Pengkristalan Bumbu:
- Masukkan gula pasir, garam, kaldu bubuk (jika digunakan), serta cuka masak atau air asam jawa ke dalam tumisan bumbu.
- Aduk terus dengan api kecil hingga bumbu mengental, berserat atau "berambut" (mirip karamel), dan kandungan airnya benar-benar habis. Tahap ini penting untuk menjaga kerenyahan kentang.
-
Pencampuran:
- Matikan api kompor.
- Masukkan kentang goreng yang sudah dingin dan renyah ke dalam wajan berisi bumbu.
- Aduk cepat hingga semua kentang terbalut rata dengan bumbu.
-
Penyimpanan:
- Biarkan kentang balado kering dingin sepenuhnya di suhu ruang sebelum disimpan dalam wadah atau toples kedap udara.
Kunci Renyah dan Awetnya Kentang Balado Kering
Agar kentang balado kering Anda tetap renyah dan awet sebagai stok lauk, perhatikan tips penting berikut:
- Pencucian Kentang yang Bersih: Cuci irisan kentang berulang kali hingga air bilasannya bening untuk menghilangkan pati berlebih, yang merupakan penyebab kentang menjadi lembek.
- Pengeringan Kentang Optimal: Pastikan irisan kentang benar-benar kering sebelum digoreng. Kentang yang basah dapat menyebabkan minyak meletup dan hasil gorengan kurang renyah.
- Goreng Hingga Kering Sempurna: Goreng kentang dengan api sedang hingga benar-benar kering dan renyah. Penggorengan dua kali dapat dilakukan untuk hasil yang lebih maksimal.
- Tiriskan Minyak dengan Baik: Setelah digoreng, tiriskan kentang hingga tidak ada sisa minyak, bisa menggunakan kertas penyerap minyak atau saringan.
- Bumbu Harus Kental dan Kering: Pastikan bumbu balado ditumis hingga benar-benar matang, mengental, dan tidak berair. Kandungan air dalam bumbu dapat membuat kentang cepat melempem.
- Campurkan Bumbu Saat Dingin: Campurkan kentang goreng yang sudah dingin dengan bumbu balado yang juga sudah dingin atau setidaknya hangat. Mencampur saat panas dapat menyebabkan uap air terperangkap dan membuat kentang lembek.
- Gunakan Gula yang Cukup: Gula tidak hanya memberikan rasa manis, tetapi juga membantu mengikat bumbu dan menciptakan tekstur karamel yang renyah saat dingin.
- Penyimpanan Kedap Udara: Simpan kentang balado kering yang sudah benar-benar dingin dalam wadah kedap udara untuk mencegah kelembaban masuk dan menjaga kerenyahannya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6363680/original/024922800_1779238711-Tugas__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344778/original/063010900_1789002904-email-attachment_2026_09_09_adyanugrahadi_mendes-yandri-ungkap-program-untuk-gerakkan-ekonomi-desa-ada-beasiswa-ke-jepang_IMG_9539.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5253059/original/096793100_1749987049-WhatsApp_Image_2025-06-13_at_18.37.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372020/original/070130600_1791863629-Rustic_Spicy_Potato_Sambal_Still_Life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354512/original/051778300_1790053378-4b46e99a-3f9f-453b-900c-2f00c455d215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349758/original/060671000_1789542970-chicken_skewer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316733/original/091170600_1755248322-pexels-pixabay-45247.jpg)