Cara Masak Daging Kambing yang Empuk dan Bebas Bau Prengus

Kuasai cara masak daging kambing yang tepat untuk hidangan lezat dan empuk. Singkirkan bau prengus dengan tips jitu, siap sajikan gulai kambing istimewa.

Diterbitkan 28 Mei 2026, 12:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Daging kambing menjadi primadona di meja makan Indonesia, terutama saat perayaan besar seperti Iduladha. Kelezatan hidangan olahan kambing sangat bergantung pada cara masak yang tepat. Memahami cara masak daging kambing yang benar adalah kunci untuk mengubah daging kambing menjadi sajian istimewa yang disukai banyak orang.

Tantangan umum dalam mengolah daging kambing seringkali terletak pada teksturnya yang bisa alot serta aroma khasnya yang kuat, atau sering disebut bau prengus. Namun, dengan pemilihan bumbu yang tepat dan teknik memasak yang benar, kedua masalah ini dapat diatasi secara efektif. Keterampilan ini akan menghasilkan hidangan yang empuk, gurih, dan bebas dari bau yang tidak diinginkan.

Panduan ini akan mengupas tuntas berbagai metode pengolahan daging kambing, mulai dari perebusan hingga pemanggangan. Informasi ini diharapkan dapat membantu Anda menciptakan hidangan daging kambing yang sempurna di rumah. Simak cara lengkapnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (28/5/2026).

Metode Memasak Daging Kambing

Daging kambing dapat diolah dengan berbagai metode memasak sesuai jenis hidangan yang diinginkan. Pemilihan teknik memasak yang tepat membantu menghasilkan tekstur lebih empuk serta rasa dan aroma yang lebih nikmat.

1. Direbus

Metode merebus sering digunakan untuk gulai, sop, atau tongseng kambing. Daging dimasak dalam air atau kuah berbumbu dengan api kecil hingga teksturnya menjadi lebih lunak.

Teknik ini membantu mengurangi aroma prengus sekaligus membuat bumbu lebih meresap ke dalam daging.

Tips merebus daging kambing bisa dengan metode 5-30-7. Cara ini bekerja dengan merebus daging selama 5 menit, lalu mendiamkannya dalam panci tertutup selama 30 menit agar panasnya mematangkan daging kambing secara merata, kemudian merebusnya kembali selama 7 menit. Metode ini jamak dilakukan orang-orang karena bisa menghemat gas.

2. Diungkep

Ungkep dilakukan dengan memasak daging bersama bumbu dan sedikit air dalam waktu cukup lama hingga kuah menyusut.

Cara ini membuat daging kambing lebih empuk dan cocok dijadikan stok lauk sebelum dibakar atau digoreng kembali.

3. Dibakar

Daging kambing yang telah dimarinasi dapat dibakar di atas bara api atau grill hingga matang. Metode ini umum digunakan untuk sate dan kambing bakar.

Pembakaran memberikan aroma khas asap yang membuat rasa daging lebih kuat dan menggugah selera.

4. Digoreng

Daging kambing juga bisa digoreng setelah direbus atau diungkep terlebih dahulu agar tidak keras.

Teknik ini menghasilkan bagian luar yang lebih kering dan cocok dipadukan dengan sambal atau bumbu rempah.

5. Ditumis

Metode tumis menggunakan sedikit minyak dan api sedang untuk memasak potongan daging berukuran kecil bersama bumbu.

Cara ini cocok untuk olahan seperti oseng kambing atau tumis cabai yang memiliki waktu masak lebih singkat.

6. Dipanggang

Daging kambing dapat dipanggang menggunakan oven dengan tambahan bumbu rempah atau saus.

Metode ini membuat bagian luar daging lebih matang merata sementara bagian dalam tetap terasa lembut.

 

Bahan-bahan Membuat Gulai Kambing

Salah satu cara masak daging kambing yang empuk dan bebas bau prengus yang familiar untuk orang Indonesia adalah dengan diolah menjadi gulai. Untuk menciptakan gulai kambing yang kaya rasa, pemilihan bahan utama dan bumbu rempah menjadi krusial. Berikut adalah komponen yang umumnya diperlukan dalam resep gulai kambing yang lezat.

  • Daging kambing: Sekitar 500 gram hingga 1 kg daging kambing, bisa berupa iga atau daging has dalam, dipotong kotak atau dadu.
  • Santan: Umumnya menggunakan santan cair dan santan kental, atau santan instan, dengan volume bervariasi dari 150 ml hingga 1 liter.
  • Bumbu halus: Terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, jahe, ketumbar, jintan, dan cabai, serta pala bubuk, kencur, dan lada.
  • Bumbu cemplung/rempah utuh: Meliputi serai, daun salam, daun jeruk, lengkuas, kayu manis, cengkeh, kapulaga, bunga lawang, dan daun kunyit.
  • Garam dan gula: Digunakan untuk penyesuaian rasa, sesuai selera.
  • Air: Digunakan untuk merebus daging dan kuah gulai, sekitar 750 ml hingga 4 liter.

Cara Membuat Gulai Kambing

Proses pembuatan gulai kambing melibatkan beberapa tahapan, mulai dari menumis bumbu hingga memasak daging hingga empuk. Ikuti langkah-langkah berikut untuk hasil yang optimal dalam cara masak daging kambing ini.

  1. Rebus daging kambing hingga setengah lunak, lalu buang air rebusan pertama untuk mengurangi bau dan kotoran.
  2. Blender atau ulek semua bumbu halus hingga rata dan siap digunakan.
  3. Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama rempah utuh hingga harum dan matang sempurna.
  4. Masukkan daging kambing ke dalam tumisan bumbu, aduk rata hingga daging berubah warna dan bumbu meresap.
  5. Tuangkan santan cair, masak dengan api sedang hingga daging empuk, lalu tambahkan santan kental sambil terus diaduk agar tidak pecah.
  6. Tambahkan garam, gula, atau bumbu lain sesuai selera, masak hingga matang sempurna dan bumbu meresap.
  7. Angkat dan sajikan gulai kambing hangat, bisa ditaburi bawang goreng untuk menambah aroma.

Tips Memasak Daging Kambing

Mengolah daging kambing memerlukan perhatian khusus agar hasilnya empuk dan bebas bau prengus. Beberapa tips berikut dapat membantu mencapai hidangan yang sempurna.

  • Jangan mencuci daging: Hindari mencuci daging kambing sebelum dimasak untuk mencegah bau prengus dan tekstur alot.
  • Potong melawan serat: Potong daging berlawanan arah serat ototnya agar lebih empuk saat dimasak.
  • Gunakan bahan pelunak alami: Marinasi daging dengan parutan nanas atau bungkus dengan daun pepaya, atau rendam dalam air kelapa.
  • Rebus dengan rempah aromatik: Rebus daging bersama jahe, serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas untuk menetralisir bau.
  • Buang air rebusan pertama: Rebus daging sebentar (blanching), buang airnya, lalu masak kembali dengan bumbu baru untuk mengurangi kotoran dan lemak.
  • Gunakan teknik merebus cepat: Metode 5-30-7 atau panci presto dapat mengempukkan daging dengan cepat dan efisien.
  • Buang lemak berlebih: Lapisan lemak pada daging kambing menjadi salah satu penyebab bau prengus, buang lemak yang berlebih untuk hasil optimal.
  • Marinasi dengan jeruk nipis/garam/cuka: Lumuri daging dengan jeruk nipis, air lemon, garam, atau cuka, diamkan sebentar lalu bilas sebelum diolah.

Pertanyaan Umum Seputar Daging Kambing

Q: Bagaimana cara membuat daging kambing cepat empuk?

A: Daging kambing dapat dibuat empuk dengan memotongnya melawan arah serat, menggunakan bahan pelunak alami seperti nanas atau daun pepaya, atau merebusnya dengan teknik 5-30-7.

Q: Apa saja cara menghilangkan bau prengus pada daging kambing?

A: Bau prengus dapat dihilangkan dengan melumuri daging dengan jeruk nipis atau garam, merebusnya dengan rempah aromatik, membuang air rebusan pertama, atau membuang lemak berlebih.

Q: Apakah daging kambing sehat untuk dikonsumsi?

A: Daging kambing dianggap lebih sehat dibandingkan daging merah lainnya karena cenderung rendah lemak dan kolesterol, serta tinggi zat besi, kalium, dan protein.

Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merebus daging kambing agar empuk?

A: Merebus daging kambing perlahan sekitar tiga jam lebih pada suhu rendah dapat membantu membuat daging lebih empuk. Teknik 5-30-7 juga dapat digunakan untuk mempercepat proses.