Liputan6.com, Jakarta - Lebaran selalu menjadi momen sakral yang dinanti, di mana keluarga berkumpul dan hidangan lezat menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan. Meskipun opor ayam atau daging seringkali menjadi hidangan utama, banyak keluarga kini mulai mencari ide menu Lebaran selain opor untuk menghadirkan variasi di meja makan. Keinginan untuk mencoba cita rasa baru atau sekadar menghindari kebosanan dengan hidangan bersantan kuning yang khas, mendorong pencarian ide menu Lebaran selain opor yang lebih beragam.
Tradisi kuliner Lebaran memang kaya, namun tidak ada salahnya untuk berinovasi dan menyajikan sesuatu yang berbeda. Dengan banyaknya pilihan masakan Nusantara yang kaya rempah dan cita rasa unik, menemukan ide menu Lebaran selain opor yang tak kalah menggugah selera bukanlah hal yang sulit. Dari hidangan berkuah segar hingga olahan daging bakar yang kaya aroma, ada banyak alternatif yang bisa dipertimbangkan untuk memeriahkan suasana.
Berikut ini telah Liputan6 ulas beberapa ide menu Lebaran selain opor yang bisa menjadi inspirasi Anda. Resep-resep ini dirancang untuk memberikan pengalaman kuliner yang berbeda, namun tetap mempertahankan semangat kebersamaan dan kekayaan rasa khas Indonesia. Mari kita jelajahi pilihan hidangan "bintang tamu" yang siap memeriahkan Lebaran Anda dengan sentuhan rasa yang baru.
Advertisement
Iga Bakar Madu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2876175/original/071897500_1736250243-file-G8zRjGoeGu2fdbG2V1pB4H.jpg)
Hidangan iga bakar madu ini sangat cocok bagi Anda yang menginginkan sensasi smoky dan manis sebagai pendamping ketupat. Rasanya yang unik menawarkan cita rasa berbeda dari hidangan Lebaran pada umumnya. Perpaduan manisnya madu dan gurihnya iga sapi akan menjadi daya tarik tersendiri di meja makan.
Bahan Utama:
- 1 kg iga sapi (direbus hingga empuk)
- Kecap manis
- Madu
- Bawang putih
- Ketumbar
Cara Membuat:
- Haluskan bawang putih dan ketumbar, lalu tumis hingga harum. Campurkan bumbu tumis ini dengan kecap manis dan madu.
- Oleskan bumbu yang sudah diracik secara merata ke iga sapi yang telah direbus hingga empuk.
- Bakar iga di atas grill pan atau panggangan sampai bumbu terkaramelisasi dengan sempurna dan matang. Sajikan iga bakar madu ini dengan sambal terasi untuk menambah kenikmatan.
Advertisement
Rawon Daging
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,285,0)/kly-media-production/medias/5467109/original/095168500_1767862951-IMG_2073.jpg)
Rawon menawarkan kuah hitam pekat yang kaya rempah, memberikan kesegaran yang berbeda dibandingkan kuah santan yang cenderung berat. Cita rasa khas kluwek yang mendominasi membuat rawon menjadi pilihan yang istimewa. Hidangan ini sangat cocok disantap bersama nasi putih hangat.
Bahan Utama:
- 500g daging sapi (disarankan sandung lamur)
- 4-5 buah kluwek (ambil isinya)
- Serai
- Daun jeruk
Cara Membuat:
- Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan isi kluwek. Tumis bumbu halus ini hingga mengeluarkan aroma harum yang kuat.
- Rebus daging sapi hingga empuk. Setelah itu, masukkan bumbu tumis ke dalam air rebusan daging dan masak hingga meresap.
- Sajikan rawon dengan tauge pendek, telur asin, dan sambal rawit untuk melengkapi cita rasanya yang kaya.
Asam Padeh Daging
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5232377/original/068640600_1748234609-WhatsApp_Image_2025-05-26_at_11.39.15_7d049905.jpg)
Menu khas Minang ini tidak menggunakan santan, melainkan mengandalkan rasa pedas dan asam segar yang sangat efektif untuk memutus rasa enek setelah menyantap hidangan bersantan. Asam Padegh Daging menawarkan sensasi rasa yang tajam dan menyegarkan. Kuahnya yang kental dan bumbunya yang meresap sempurna akan memanjakan lidah.
Bahan Utama:
- 500g daging sapi
- Asam kandis
- Daun kunyit
- Bumbu halus (cabai merah dalam jumlah banyak, bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe)
Cara Membuat:
- Didihkan air, lalu masukkan bumbu halus, daun-daunan (seperti daun kunyit), dan asam kandis ke dalamnya. Masak hingga mendidih dan bumbu tercampur rata.
- Setelah mendidih, masukkan potongan daging sapi. Masak dengan api kecil hingga bumbu meresap sempurna dan kuah mengental dengan warna kemerahan yang khas.
Advertisement
Bakso Sapi Kuah Sumsum
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5518545/original/066127900_1772511942-unnamed__23_.jpg)
Bakso sapi kuah sumsum seringkali menjadi pilihan favorit dan paling dicari pada hari kedua Lebaran karena kesegarannya yang luar biasa. Kuahnya yang gurih dari sumsum sapi memberikan sensasi berbeda dan sangat nikmat. Hidangan ini cocok untuk menyegarkan kembali selera setelah hidangan berat bersantan.
Bahan Utama:
- Bakso sapi siap pakai
- Tulang kaki sapi (untuk sumsum)
- Seledri
- Bawang goreng
Cara Membuat:
- Rebus tulang kaki sapi dalam waktu yang cukup lama (dengan metode slow cook) untuk menghasilkan kaldu yang gurih dan kaya rasa dari sumsumnya.
- Tambahkan bawang putih goreng yang sudah dimemarkan ke dalam kuah kaldu untuk memperkaya aroma dan rasa.
- Masukkan bakso sapi ke dalam kuah. Sajikan bakso dengan mie kuning, bihun, dan sambal cabai hijau untuk pengalaman makan yang lengkap dan menyegarkan.
Ayam Bakar Taliwang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498314/original/044382900_1770703332-2021-03-29.jpg)
Ayam Bakar Taliwang menawarkan cita rasa pedas menyengat khas Lombok, menjadikannya alternatif yang menarik untuk menggantikan ayam opor yang lembut. Bumbunya yang meresap hingga ke tulang akan memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Hidangan ini cocok bagi pecinta pedas.
Bahan Utama:
- 1 ekor ayam kampung (dibelah dua tidak putus)
- Cabai merah kering
- Terasi bakar
- Kencur
Cara Membuat:
- Haluskan cabai, bawang, kencur, dan terasi. Tumis bumbu halus ini hingga harum, lalu lumuri ke seluruh permukaan ayam hingga merata.
- Ungkep ayam dengan sedikit air hingga bumbu meresap sempurna ke dalam daging dan ayam menjadi lebih empuk.
- Bakar ayam sambil sesekali diolesi sisa bumbu agar rasanya semakin kuat dan merata di setiap gigitan.
Advertisement
Dendeng Balado Lambok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494383/original/021094800_1770286255-Dendeng_Sapi_Balado.jpg)
Hidangan ini berupa irisan daging tipis yang disiram dengan sambal merah berminyak, menawarkan perpaduan rasa gurih dan pedas yang menggoda selera. Dendeng Balado Lambok memiliki tekstur renyah di luar dan empuk di dalam, berpadu sempurna dengan pedasnya sambal. Ini adalah lauk yang sangat nikmat untuk disantap bersama nasi hangat.
Bahan Utama:
- 500g daging sapi (iris tipis searah serat)
- Cabai merah besar (ditumbuk kasar)
- Bawang merah
Cara Membuat:
- Rebus daging sapi dengan bawang putih dan jahe yang digeprek, lalu memarkan daging hingga tipis. Goreng sebentar hingga matang dan kering.
- Tumis irisan bawang merah dan cabai merah yang sudah ditumbuk kasar menggunakan minyak bekas menggoreng daging hingga harum.
- Campurkan daging yang sudah digoreng ke dalam sambal, lalu tambahkan sedikit air asam jawa untuk sentuhan rasa segar dan seimbang.
Soto Betawi (Susu/Santan)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320125/original/082689800_1755587394-soto_betawi.jpg)
Meskipun Soto Betawi bisa menggunakan santan atau susu sebagai alternatif, rasanya lebih creamy dan memiliki karakteristik yang berbeda dari opor. Kuahnya yang kaya rempah dan isian daging serta jeroan yang melimpah menjadikan soto ini hidangan yang mengenyangkan. Penggunaan susu evaporasi memberikan tekstur yang lebih ringan namun tetap gurih.
Bahan Utama:
- Daging dan jeroan sapi
- Susu evaporasi (atau santan)
- Kayu manis
- Cengkeh
Cara Membuat:
- Rebus daging dan jeroan sapi bersama rempah kering seperti kayu manis dan cengkeh hingga empuk dan menghasilkan kaldu yang harum.
- Tumis bumbu halus (bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe) hingga harum, lalu masukkan ke dalam kaldu rebusan daging.
- Tambahkan susu evaporasi (atau santan) ke dalam kuah, aduk rata dan masak hingga mendidih. Sajikan soto dengan emping, irisan tomat, dan perasan jeruk nipis untuk menambah kesegaran.
Advertisement
Pindang Tulang Palembang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838062/original/061313300_1716253456-Semangkuk_pindang_tulang_sapi_2._Liputan6.comIGmasclink_kulineran.jpg)
Pindang Tulang Palembang menawarkan kuah bening yang asam, pedas, dan sangat aromatik berkat penggunaan nanas sebagai salah satu bahan utamanya. Kesegaran dari nanas dan asam jawa membuat hidangan ini sangat cocok untuk menyeimbangkan rasa setelah menyantap hidangan Lebaran yang kaya santan. Rasa pedasnya juga akan menggugah selera.
Bahan Utama:
- 500g tulang iga atau sumsum sapi
- Nanas (potong kecil)
- Daun kemangi
- Asam jawa
Cara Membuat:
- Rebus tulang hingga empuk. Masukkan bumbu iris (cabai, bawang, kunyit bakar) ke dalam rebusan dan masak hingga mendidih.
- Tambahkan potongan nanas, air asam jawa, dan sedikit kecap manis untuk menyeimbangkan rasa asam, pedas, dan manis.
- Terakhir, masukkan daun kemangi sesaat sebelum diangkat untuk mendapatkan aroma segar yang maksimal dan menggugah selera.
Mi Aceh Daging
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4942283/original/054613100_1726058256-top-view-delicious-noodles-concept.jpg)
Mi Aceh Daging adalah hidangan berat yang kaya rempah dan memiliki cita rasa kari yang kuat, cocok sebagai variasi karbohidrat di meja Lebaran. Dengan bumbu yang melimpah dan potongan daging sapi yang empuk, Mi Aceh menawarkan pengalaman rasa yang berbeda. Tekstur mie yang tebal dan kuah nyemek-nya sangat memanjakan lidah.
Bahan Utama:
- Mie kuning tebal
- Potongan daging sapi
- Bumbu kari
- Kol
- Tauge
Cara Membuat:
- Tumis bumbu halus (cabai, bawang, adas, jintan) hingga harum. Masukkan potongan daging sapi, masak hingga berubah warna dan empuk.
- Tambahkan sedikit kaldu, lalu masukkan mie kuning dan sayuran seperti kol dan tauge. Aduk rata hingga semua bahan tercampur.
- Masak hingga kuah menyusut dan bumbu meresap (tekstur nyemek). Sajikan Mi Aceh Daging hangat dengan acar bawang merah sebagai pelengkap.
Q&A Seputar Menu Lebaran Alternatif Selain Opor
1. Mengapa banyak orang mencari menu Lebaran selain opor ayam?
Banyak orang mulai mencari menu Lebaran alternatif karena hidangan bersantan seperti opor sering kali terasa terlalu berat jika dimakan berulang-ulang selama beberapa hari. Menu lain seperti rawon, iga bakar, atau pindang tulang menawarkan rasa yang berbeda, seperti gurih, pedas, atau segar. Variasi ini membantu mengurangi rasa bosan sekaligus membuat sajian Lebaran terasa lebih beragam bagi keluarga dan tamu.
2. Apakah menu Lebaran tanpa santan tetap cocok disajikan dengan ketupat?
Tentu saja. Banyak hidangan tanpa santan yang tetap cocok disantap bersama ketupat atau lontong. Misalnya rawon daging, asam padeh, atau pindang tulang yang memiliki kuah kaya rempah. Ketupat yang bertekstur lembut justru bisa menyerap kuah dari hidangan tersebut sehingga rasanya tetap nikmat dan tidak kalah dari menu bersantan.
3. Bagaimana cara memilih menu Lebaran agar tidak terlalu berat di perut?
Cara paling mudah adalah menyeimbangkan jenis hidangan yang disajikan. Jika sudah ada menu bersantan seperti opor atau soto, tambahkan juga hidangan yang lebih ringan seperti sup, pindang, atau makanan bakar. Selain itu, menyediakan sayuran, acar, atau lalapan juga membantu membuat hidangan terasa lebih segar dan tidak terlalu membuat enek.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514605/original/080630800_1772096607-opor_ayam_gemini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8338665/original/048602300_1782210505-Stale_Solbakken.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288624/original/094450800_1783327932-000_B9C996W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293466/original/077963300_1783718956-063_2285564351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293456/original/054507100_1783717417-000_B9W36UY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293465/original/017817900_1783718956-063_2285562554.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293455/original/048931800_1783717383-000_B9W36VN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110960/original/024723100_1783047145-sp7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289078/original/032461700_1783391107-bel11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3118844/original/001444000_1588574027-Indonesian_Food_Satay_Served_With_Peanut_Sauce_And_Rice_Cake_Roll.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529191/original/020080000_1773310169-Sajikan_Camilan_dalam_Wadah_yang_Menarik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535184/original/093485600_1773942009-Tren_Kue_Kering_dan_Hampers_Lebaran_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523733/original/098732000_1772858654-Gemini_Generated_Image_9ujwzx9ujwzx9ujw.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534267/original/011244800_1773816414-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_13.19.27__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535182/original/016607700_1773941635-Depositphotos_771715034_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523655/original/097311900_1772853486-gulai_nangka.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1806193/original/042633700_1513662133-c7c7abca-e2f1-11e7-af98-bc68401a7f65_1280x720_142006.jpg)