Liputan6.com, Jakarta - Resep ketupat gurih untuk Lebaran menjadi salah satu sajian wajib yang selalu hadir menghiasi meja makan saat Hari Raya Idulfitri. Momen Lebaran memang identik dengan ketupat hangat bertekstur pulen dan beraroma khas janur yang menggoda selera. Tidak sekadar sebagai pelengkap opor atau rendang, ketupat gurih telah menjadi simbol kebersamaan dan tradisi yang menyatukan keluarga besar dalam suasana penuh kehangatan.
Hidangan tradisional ini selalu dinanti setiap tahunnya karena cita rasanya yang sederhana namun istimewa. Dengan takaran beras yang pas dan teknik memasak yang tepat, ketupat bisa terasa lebih gurih dan tahan lama. Berikut resep ketupat gurih yang memanjakan lidah keluarga saat Lebaran, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Minggu (1/3/2026).
Resep Ketupat Gurih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5168658/original/039713200_1742455461-0E6A8994-01.jpeg)
Bahan-Bahan:
- 1 kg beras pera
- 10-12 buah sarang ketupat
- 5-6 liter air
- 250 ml santan kental
- 2 sdm garam halus
- 3 lembar daun salam
- 1 batang serai yang telah dimemarkan
Langkah-Langkah Membuat:
1. Cuci bersih beras hingga airnya bening untuk mencegah ketupat cepat basi. Rendam beras dalam air bersih selama kurang lebih 30–60 menit, kemudian tiriskan hingga benar-benar kering.
2. Ambil sarang ketupat, lalu masukkan beras yang sudah ditiriskan. Isi sebanyak 2/3 bagian dari volume sarang ketupat. Apabila beras terlalu sedikit maka ketupat akan lembek, dan jika terlalu penuh, ketupat bisa keras atau tidak matang merata.
3. Siapkan panci besar atau pressure cooker. Masukkan air, santan, garam, daun salam, dan serai. Lalu masak sampai mendidih sebelum memasukkan ketupat.
4. Masukkan ketupat satu per satu ke dalam air mendidih. Pastikan seluruh bagian ketupat terendam air secara sempurna. Rebus selama 4 - 5 jam dengan api sedang atau sekitar 45-60 menit jika menggunakan pressure cooker.
5. Selama proses merebus, air mungkin akan menyusut. Tambahkan air mendidih secara berkala agar suhu tetap stabil dan ketupat tetap terendam.
6. Setelah ketupat matang, angkat dan segera siram dengan air dingin bersih untuk menghilangkan sisa lendir air rebusan. Proses ini sangat penting agar ketupat bersih dan tidak mudah berlendir.
7. Gantung ketupat di tempat yang terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Biarkan ketupat dingin dan memadat dengan sendirinya sebelum dipotong.
Advertisement
Pertanyaan Umum tentang Topik
1. Mengapa ketupat harus menggunakan beras pera, bukan beras pulen?
Beras pera memiliki kandungan amilosa yang lebih tinggi, sehingga butirannya akan menyatu menjadi tekstur yang padat dan kenyal saat direbus lama. Jika menggunakan beras pulen, ketupat cenderung menjadi terlalu lembek dan cepat hancur saat dipotong.Â
2. Berapa takaran ideal mengisi beras ke dalam janur?
Takaran yang paling pas adalah mengisi 2/3 bagian dari volume janur. Jika pengisian terlalu penuh, beras tidak akan matang merata karena tidak ada ruang untuk mengembang. Sebaliknya, jika terlalu sedikit maka ketupat akan menjadi kosong dan tidak padat.
3. Apa rahasia agar ketupat terasa gurih dan tidak hambar?
Rahasianya terletak pada air rebusan. Tambahkan garam yang cukup banyak, daun salam, serai, dan sedikit santan kental ke dalam air rebusan. Teknik ini sering dibagikan oleh para ahli masak untuk memberikan aroma dan rasa gurih yang meresap hingga ke dalam butiran beras.
4. Bagaimana cara mencegah ketupat agar tidak cepat basi atau berlendir?
Setelah matang, ketupat wajib disiram dengan air dingin bersih untuk menghilangkan sisa pati yang menempel di kulit janur. Selain itu, ketupat harus digantung agar airnya tiris sempurna dan terkena angin, sehingga kulit ketupat tetap kering dan awet hingga 2-3 hari di suhu ruang.
5. Bisakah memasak ketupat dengan waktu yang lebih singkat?
Bisa, yaitu dengan menggunakan panci presto atau pressure cooker. Dengan alat ini, ketupat yang biasanya membutuhkan waktu 4-5 jam bisa matang sempurna hanya dalam waktu 45-60 menit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3923461/original/ACg8ocLAePyHM4ktNNjVGCkbzP1ayB9wVyJVCu6KhlRUjokBaJirQBUF%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2395727/original/018276100_1540877147-ketupat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860538/original/012031000_1557478700-IMG_20190307_174224_257.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260379/original/084688000_1781589230-tj_verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259296/original/035877100_1781495343-_____________FIFAWorldCup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621898/original/023575700_1782614127-063_2283622576.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540345/original/069396100_1774710516-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618866/original/035352900_1782607831-063_2283624619.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5243047/original/051478600_1749093312-AP25155771563061.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3529388/original/056973400_1627972342-000_9767F7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522962/original/083055200_1772782754-Gemini_Generated_Image_1fgop41fgop41fgo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491036/original/092105900_1770076456-daisy-chen-J4H50uMTw3M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5477055/original/093418700_1768807679-es_cendol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516550/original/077341700_1772329736-ashim-d-silva-pyX20r3Z-1Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503039/original/023608700_1771073671-IMG-20260214-WA0029.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516214/original/052252300_1772266817-IMG-20260228-WA0011.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516178/original/024726000_1772264070-IMG-20260228-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515941/original/092861600_1772239244-HOSHINOYA_Kyoto_A_private_houseboat_sails_past_sakura_on_the_approach_to_HOSHINOYA_Kyoto._Credit__Hoshino_Resorts.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516242/original/088392400_1772269438-HS_Camilan_-_Randy_Darwijaya.jpg)