Liputan6.com, Jakarta - Penampilan 32 looks yang dibawakan Ria Miranda Signature dalam rangkaian The Langham Fashion Soiree terasa berbeda. Tidak terlalu feminin seperti kesan jenama itu selama ini yang kerap mengusung warna pastel, tetapi juga tidak over edgy hingga keluar dari DNA brand yang didirikannya pada 2009 lalu.
Ria Miranda benar-benar bereksplorasi kali ini. Ditemui seusai show di Jakarta, Rabu sore, 23 Oktober 2025, perempuan berdarah Minang itu menyebutkan salah satu alasannya 'keluar dari zona nyaman' adalah menyambut usia jenama Ria Miranda ke-17 tahun depan.
"Kita pengen sesuatu yang baru dong. Di umur 17 tuh kayak lagi cheerful-cheerfulnya, lagi pengen eksplorasi gitu. Aku rasa di umur kita segitu, kita tetap harus tampil young, tapi lebih modern juga, kontemporer. Itu yang aku coba angkat di Ria Miranda 2026," tuturnya.
Advertisement
Mengusung tema Juxtaposed, sesuai makna dari kata tersebut, koleksi itu menggambarkan segala perpaduan nan kontras. Seperti hidup yang selalu punya dua sisi, hal itu diterjemahkan Ria lewat presentasi busana berwarna pastel seperti pink, tosca, hingga biru langit, dengan pakaian berwarna gelap, seperti hitam dan ungu tua yang disebutnya sebagai tren warna tahun depan.
"Aku ngerasa enggak jenuh sih dengan warna-warna pastel. Kita enggak akan tinggalin itu, tapi cuma warna hitam adalah warna yang kayak dulu tuh no banget. Cuma di dua tahun belakangan, aku coba eksplorasi dengan warna hitam. Tetap dengan brand name Ria Miranda, maksudnya enggak se-bold itu, tetap feminin gitu. Itu challenge," celotehnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5389724/original/006727800_1761207379-MSP_0716.jpg)
Merekayasa Kembali Arsip Lama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5389725/original/090219700_1761207380-MSP_0322.jpg)
Soal siluet, Ria membuka kembali arsip lamanya. Ia kembali mengangkat potongan balon dan celana harem yang sangat membekas di benak para pelanggannya. Begitu pula dengan hoodie yang jadi ciri khas busananya.
Walau merujuk arsip, Ria menyebut seluruh potongannya 'fresh'. Ia mencoba berbagai teknik potongan yang cukup rumit tapi tetap terlihat sederhana.
Kesan balon terlihat dalam banyak koleksi, terutama di bagian lengan. Berbeda dengan lengan balon biasanya yang mengembang 'ke segala arah', potongan lengan yang diusung Ria kali ini terkesan lebih 'gepeng', kaku, dan secara keseluruhan, terlihat seperti bentuk kelopak bunga lili yang mengembang.
Ia juga menunjukkan bahwa koleksi tersebut bisa di-styling dengan banyak gaya. Di runway, sejumlah model menunjukkan bagaimana cape bisa dipakai luar dalam atau dijadikan tudung. Ada pula blus hoodie yang bisa dijadikan vest. "Dari 32 looks ini, semuanya favorit karena prosesnya cukup panjang dan pengerjaannya pakai pola yang cukup rumit gitu," ujar Ria.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5389726/original/062917200_1761207382-MSP_0431.jpg)
Advertisement
Eksplorasi Bahan Kain yang Berkelanjutan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5389727/original/017223900_1761207384-MSP_0546.jpg)
Ria juga mengeksplorasi material yang digunakan di koleksi ini. Salah satunya dengan memanfaatkan berbagai opsi kain yang lebih berkelanjutan dan 'ramah lingkungan', dari tencel, sutra, organza silk, hingga kulit.
"Sekitar 50 persen itu kain-kain yang memang sustain. Kain-kain yang ada unsur cotton-nya. Terus ada recycle juga karena kita juga mulai memperhatikan soal itu," ucap Ria.
"Tadi ada dua yang memakai kulit. Ke depan pengen eksplor lagi supaya dapat bahan kulit yang lebih bagus," imbuhnya.
Ria juga meminimalkan penggunaan manik-manik karena meyakini bahwa kemewahan tidak selalu harus 'blink-blink', tetapi bisa juga lewat material dan potongan yang unik. Kalau pun ada yang memakai beads, ia memanfaatkan stok yang sudah ada. "Ada beberapa juga yang memang kita rework," sambungnya.
Ria juga bermain dengan motif. Bunga masih jadi inspirasi dengan ia memotret bunga kering kemudian dijadikan motif. "Kalau ngeliat printnya itu print bunga kering yang memang kita foto, terus di-explore lah sama tim grafik," tuturnya.
Bicara Tren Busana 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5389728/original/055700000_1761207385-MSP_0809.jpg)
Lewat koleksi tersebut, Ria kembali menekankan keinginannya untuk mengeksplorasi idealismenya sebagai desainer. Walau butuh waktu dan tenaga, ia mengaku senang mengerjakannya. "Aku lebih senang karena lebih bisa eksplor. Terus bisa jadi news juga pastinya," katanya.
Walau potongannya jelas lebih avant-garde dibandingkan lini busana siap pakainya, Ria meyakinkan bahwa busana itu tetap bisa dipakai. "Beberapa looks itu memang lebih ke runway pieces ya. Yang memang bisa dipakai di occasion tertentu gitu. Tapi rasanya itu masih wearable banget sih menurut aku," ujarnya.
Koleksi itu juga mengantisipasi tren mode yang akan berkembang di tahun depan. Salah satunya lewat warna yang lebih berani dan dalam. "Terus siluet balon terlihat juga ya di runway global. Itu akan ada (di tahun depan). Ternyata kita juga ngeluarin di tahun ini. Jadi, cukup relate lah dengan tren global," ucapnya lagi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3946482/original/094261400_1645834368-infografis_Akhir_Pekan.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299864/original/085658400_1784277079-pupuk_subsidi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299546/original/056513500_1784263210-Screenshot_2026-07-17_111351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299565/original/093541200_1784264989-cek_fakta_magang_nasional_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5389723/original/076003200_1761207377-MSP_0612.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1415925/original/006950500_1479984646-Ria_Miranda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299157/original/011157800_1784196356-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299934/original/041038100_1784279853-cincin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299908/original/050735200_1784278434-000_B8U93QE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297102/original/031972000_1784078886-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299466/original/011004700_1784258669-000_B8YD28N.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297046/original/098584500_1784067058-Spain_s_Mikel_Oyarzabal__left__celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298306/original/004606900_1784166640-tuchel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298637/original/010650700_1784178420-INGGRIS_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519344/original/095709500_1772548220-inggris.jpg)