Sukses

Fakta-Fakta Menarik tentang Putri Diana yang Jarang Diketahui Publik

Liputan6.com, Jakarta - Putri Diana termasuk sosok yang masih menarik perhatian publik, meski telah lama meninggal dunia. Ia adalah salah satu figur paling ikonik dan populer di kerajaan Inggris bahkan di dunia.

Selain akrab dengan gaya hidupnya yang menarik, banyak orang yang terinspirasi dari Putri Diana dengan kebesaran hati dengan warisan kemanusiaan yang ditinggalkannya. Sama seperti orang lainnya, Putri Diana juga punya mimpi, aspirasi, visi, tapi tidak seperti orang lain, ia memiliki banyak hal yang dipertaruhkan.

Dilansir dari Times of India, Selasa, 28 Juli 2020, ada banyak hal tentang putri kerajaan yang mungkin Anda rindukan, mulai dari mimpi masa kecilnya hingga mimpi terburuknya.

Balerina

Seperti anak lainnya, Putri Diana juga memiliki tujuan dan aspirasi. Sejak usia muda, dia selalu bermimpi menjadi penari balet. Namun, tinggi badannya menjadi rintangan ketika dia tumbuh menjadi 1,7 meter membuatnya menyerah pada mimpinya.

Drop Out

Putri Diana mengalami kesulitan dengan kurikulum akademiknya. Dia berjuang di sekolah dan meskipun dia mendapat banyak peluang bagus, dia akhirnya putus sekolah.

2 dari 5 halaman

Asisten Ratu

Tidak banyak yang mengetahui hal ini, tetapi nenek Putri Diana, Ruth Roche, Baroness Fermoy, bekerja sebagai Lady-in-waiting ke Ratu Inggris dan melayaninya sebagai asisten pribadi dan teman dekat.

Kakak Perempuan Diana

Putri Diana bertemu calon suaminya Pangeran Charles melalui saudara perempuannya Sarah. Pada saat itu, Sarah dan Charles bersahabat sangat erat.

3 dari 5 halaman

Sensasi di Dunia

Pernikahan Putri Diana dengan Pangeran Charles dikenal sebagai salah satu pernikahan kerajaan paling sensasional sepanjang masa. Dari gaun pernikahannya hingga sumpah pernikahannya, ia menarik hati semua orang dan membuat kerumunan 2,5 miliar penonton dalam keadaan kagum.

Direkam dalam Kaset

Sepanjang kehidupan kerajaannya, Putri Diana menghadapi banyak masalah dengan pernikahannya dan kondisi mentalnya. Banyak yang telah direkam dalam kaset. Pada Mei 1991, ia mulai rekaman dan mengirimkannya kepada seorang temannya seorang jurnalis Inggris.

4 dari 5 halaman

Stereotip HIV

Stereotip HIV

Pada 19 April 1987, Putri Diana, bertemu dengan seorang pasien HIV dan memecahkan semua stereotip di sekitarnya yang memperlakukan pasien ini sebagai tidak boleh tersentuh. Menyadari fakta bahwa AIDS tidak menyebar melalui sentuhan fisik, dia berjabat tangan dengan seorang pasien tanpa sarung tangan atau perlindungan.

Pemakaman

Setelah kematiannya yang tragis pada 1997, Putri Diana diberi prosesi pemakaman agung dan akhirnya dimakamkan di Estate keluarganya di Althorp, Northampton. Sebuah pulau kecil dengan kuil telah didedikasikan untuk mengenangnya, di mana para simpatisan datang untuk memberikan penghormatan.

5 dari 5 halaman

Saksikan video Pilihan di Bawah Ini: