Sukses

6 Kesalahan Umum Dekorasi Ruang Keluarga, Jadi Bikin Kurang Nyaman

Liputan6.com, Jakarta - Disebut sebagai nyawa sebuah rumah, lantaran dimanfaatkan untuk quality time, sudah semestinya ruang keluarga didesain semenarik mungkin. Tatanannya tentu juga tak mengganggu rasa nyaman yang harusnya muncul di ruangan tersebut.

Sayang, dalam beberapa kasus, terdapat kesalahan umum dekorasi ruang keluarga yang malah membuat space ini berperan sebagaimana mestinya. Mungkin saja tentang pilihan perabot, atau malah sesederhana salah peletakan.

Kesalahan-kesalahan ini pula yang acap kali membuat seseorang tak mendapatkan rancangan dekorasi sesuai ekspektasi. Padahal, sepertinya sudah melakukan semua tahap yang dibutuhkan.

Pasal, di samping sentuhan personal, mengatur dekorasi rumah harus bertitik berat pada aturan-aturan dasar yang membuatnya tetap stand out. Berikut sederet kesalahan umum yang harus Anda hindari dalam menata ruang keluarga, seperti dilansir dari Brightside.me, Jumat, 10 Juli 2020.

1. Lampu Hanya dari Atas

Lampu menciptakan atmosfer tertentu. Karenanya, pengaturannya harus sesuai dengan mood yang hendak dibangun. Dalam kasus ruang keluarga, Anda disarankan tak hanya meletakkan satu lampu di atas di bagian tengah ruangan.

Ciptakan sendiri sistem pencahayaan dengan memanfaatkan lampu baca, lampu dinding, lampu lantai, maupun lampu langit-langit. Bentuknya pun sangat mungkin disesuaikan dengan tema ruang keluarga secara keseluruhan.

2 dari 7 halaman

2. Tambahkan Bantal Sofa

Anda akan terkejut mendapati detail seremeh bantal sofa akan mengubah nuansa ruang keluarga. Keberadaan dalam berbagai ukuran bisa menambah kesan santai, alhasil membuat betah berlama-lama.

Bila sofa di ruang keluarga Anda berukuran kecil, pilih bantal sofa yang juga berukuran kecil. Namun, bila ukuran sofa, Anda bisa lebih bebas bermain dengan berbagi ukuran bantal sofa.

3 dari 7 halaman

3. Jangan Biarkan Sofa Menempel ke Dinding

Aturan ini tentu berlaku bila ruang keluarga Anda berukuran cukup besar, atau tanpa sekat dengan ruangan lain. Trik sederhana tak membiarkan sofa menempel ke dinding akan menciptakan ilusi ruang dan membuatnya lebih nyaman.

Pasal, ruang kosong terlalu banyak dan sofa yang berderet tepat di ujung dinding hanya akan memberi kesan kaku pada ruangan. Tatanannya juga dijelaskan membuat ruang keluarga terlihat lebih seperti studio tari.

4 dari 7 halaman

4. Warna Perabot

Jangan beli perabot, entah sofa maupun meja berwarna gelap bila langit-langit di ruang keluarga Anda cukup cerah. Biarpun ada pintu atau kaca sedinding tak jauh dari perabot tersebut, kesan sempit bakal tetap hadir.

Sebagai ganti, Anda bisa memilih perabot berwarna natural dengan tone lebih cerah. Dengan begitu, cahaya alami yang masuk bisa tertangkap dengan lebih baik dan membuat ruangan lebih ceria.

5 dari 7 halaman

5. Pilih Perabot yang Fungsional

Jangan hanya karena sebuah meja maupun sofa terlihat lucu nan menggemaskan, bukan berarti mereka selaras dengan ruang keluarga Anda. Apalagi, bila perabot tersebut dirasa tak sebegitu fungsiional.

Bila membeli perabot hanya karena desain lucu, namun tak fungsional, ujungnya Anda tak akan lama berada di ruangan tersebut karena tak merasa nyaman. Jadi, pastikan semua perabot di ruang keluarga nyaman dan punya fungsi tertentu.

6 dari 7 halaman

6. Pemilihan Tanaman

Tanaman dalam ruang juga bisa jadi salah satu ide dekorasi ruang keluarga. Supaya tetap terlihat lega, Anda disarankan untuk memilih beberapa tanaman di pot besar untuk diletakkan di beberapa lokasi.

Tanaman kecil dalam jumlah lebih banyak dikatakan akan membuat ruangan tampak sangat penuh. Juga, soal peletakan, tanaman ini bisa disesuaikan kebutuhan. Bila memerlukan sinar matahari cukup, mereka bisa ditaruh di dekat jendela.

7 dari 7 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: