Sukses

Toboali City on Fire Siap Hadirkan Pesona Budaya Bangka Belitung

Liputan6.com, Jakarta - Setelah sukses menggelar acara festival tahun lalu, Provinsi Bangka Belitung (Babel) kembali mengadakan Toboali City On Fire (TCOF) season ke-4 di Toboali, Bangka Selatan, pada 25--28 Juli 2019.

Acara ini menampilkan 16 acara unggulan yang memadukan festival budaya, event pariwisata, dan olahraga sekaligus menjadi wajah baru bagi masyarakat untuk lebih mengenal kota Bangka Belitung lewat berbagai pesona budayanya.

"Tentunya kita berharap dengan adanya promosi ini Toboali dapat dikenal secara luas. Event ini terpadu jadi sport nya, budaya, hingga kulinernya juga ada," Harris Setiawan, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan, Rabu, 17 Juli 2019.

Salah satu acara terbaru yang dihadirkan adalah vlog Kuliner dan festival kuliner. Kegiatan ini sengaja di hadirkan untuk menorehkan cita rasa khas makanan Bangka Belitung yang ditampilkan pada TCOF season 4.

"Jadi kita ingin membuat semacam rasa yang tak terlupakan untuk para pengunjung. Kuliner adalah salah satunya, sehingga kita hadirkan kuliner untuk memperkaya event ini," ujar Harris.

Selain menjadi ajang untuk memperkenalkan budaya Bangka Belitung, Toboali juga ingin meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar. Momen yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini, telah diapresiasi dan masuk ke dalam Calender of Event (CoE) 2019.

"Event TCOF Season 4 ini sudah dikurasi oleh Tim CoE Kemenpar dan telah memenuhi unsur 5C yaitu, creative value, commercial value, CEO commitment serta consistency," ujar Arif Yahya, Menteri Pariwisata.

2 dari 3 halaman

Menampilkan Berbagai Festival

Acara yang digelar di Bangka Selatan ini menampilkan berbagai kegiatan seperti parade budaya, lomba foto, pameran foto, ritual adat, vlog kuliner, Toboali expo, festival kuliner, karnaval fashion, zumba party, habang band festival, lomba memancing, mural festival dan masih banyak lagi.

Toboali City On Fire juga ingin menarik minat anak muda sebagai generasi penerus bangsa. Festival tari kreasi dan mural rat-rata akan diikuti oleh anak muda yang dapat mengasah kemampuan serta bakat pada dirinya sekaligus melestarikan budaya agar tetap eksis di mata dunia.

Berbagai lapisan masyarakat ditargetkan akan hadir sekitar 100.000 pengunjung dari lokal maupun luar daerah. Pengunjung bisa menginap di homestay ataupun beberapa hotel yang tersedia di Bangka Selatan untuk datang ke TCOF. Namun, yang cukup menjadi kendala adalah harga tiket pesawat yang cukup mahal.(Devita Nur azizah)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading