Sukses

Mengenal Dehumidifier dan Air Humidifier, Alat Khusus Menjaga Kelembapan Udara di Ruangan

Liputan6.com, Jakarta Setiap hari, umumnya manusia memerlukan 14 ribu liter udara untuk bernafas. Sayangnya, di sekeliling kita semakin tercemar oleh berbagai polusi yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Meskipun berada di rumah dan kantor, belum menjamin udara yang kita hirup 100 persen bersih dan sehat.

Salah satu cara untuk menciptakan kualitas udara yang sehat dalam ruangan adalah dengan menjaga kelembapan udara tetap ideal. Alat untuk mengetahui kelembapan udara adalah Hygrometer. Jika angka yang ditampilkan  alat ini menunjukan persentase dibawah 40% maka ruangan Anda terlalu kering. Sebaliknya jika persentase yang ditampilkan melebihi 60%, maka ruangan Anda sangat lembab.

Dengan menjaga kelembapan udara tetap idel dalam ruangan, maka dapat menghindari risiko virus, alergi dan penyebaran jamur. Jamur akan mudah berkembang dalam udara yang lembap, perkembangan jamur dalam jumlah besar dapat menimbulkan resiko kesehatan seperti, iritasi mata dan tenggorokan dan dapat memicu serangan penyakit asma.

Selesaikan masalah kelembatan udara yang kering atau basah dengan menggunakan alat Dehumidifier dan Air Humidifier.

Dehumidifier VS Humidifier

Dehumidifier merupakan perangkat yang bermanfaat untuk menghilangkan udara yang lembab atau alat penyerap air dan menghasilkan udara yang kering. Sehingga anda akan terhindar dari alergi dan gangguan kesehatan lainnya.

 

Dehumidifier menggunakan kipas untuk menyedot udara lembab, yang disambungkan kepada sebuah pipa-pipa atau tabung yang kemudian akan mengembun dan menetes dan ditampung dalam sebuah wadah khusus untuk menyimpan tetesan air tersebut. Kemudian Dehumidifier akan meniupkan udara yang kering kembali ke ruangan.

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Menggunakan Dehumidifier?

Ketika ruangan terasa basah. Ruangan yang terasa basah akan menimbulkan bau apek dan tingkat kelembapan yang tinggi, terlebih jika rumah anda kebanjiran dan dinding terasa lembap saat disentuh dan sudah mulai timbul jamur. Kemudian, gunakan Dehumidifier untuk mengurangi masalah kesehatan seperti asma dan alergi.

Sementara Air Humidifier atau alat pelembab udara merupakan pelembab udara yang bekerja dengan menyemprotkan uap air ke udara sehingga kualitas udara di ruangan tetap terjaga. Selain melembabkan udara di ruangan yang kering atau ruangan ber-AC, alat ini juga bersifat mengikat bakteri dan virus penyebab penyakit di udara ruangan tempat kamu berada.

 

Penggunaaan alat pelembab udara ruangan ini sangat diperlukan oleh kamu yang sering berada di ruangan ber-AC, untuk mencegah kulit kering dan masalah kesehatan lainnya seperti masalah pernapasan. Alat pelembab udara ini ini bisa kamu gunakan di rumah ataupun di ruangan kantor, termasuk di kamar tidur. Dengan penambahan aroma terapi ke dalamnya, dijamin tidur kamu akan semakin nyenyak dan berkualitas. Jika kamu sudah memiliki bayi, maka kamu juga bisa menemukan Humidifier untuk bayi terbaik di Tokopedia juga lho.

 

(Adv)