Sukses

7 Tips Ini Akan Buat Pernikahan Langgeng dan Bahagia Jadi Nyata

Liputan6.com, Jakarta Semua pernikahan dimulai dengan kebahagiaan, sukacita, dan harapan yang besar. Ketika Anda bersedia menikah dengan pasangan, Anda pasti berharap bahwa pernikahan tersebut akan bertahan selamanya. Tidak ada seorang pun di dunia yang mengharapkan hubungan pernikahannya berakhir di tengah jalan.

Dilansir dari yourtango.com, Minggu (17/4/2016), sekitar 40 sampai 50% pernikahan berakhir dengan perceraian. Namun, pasangan yang bercerai ini tidak lantas menyerah dengan cinta, mereka biasanya akan menikah lagi dalam jangka waktu lima tahun.

Namun sayangnya, berdasarkan hasil dari beberapa penelitian, hanya tiga per sepuluh pernikahan kedua yang berhasil bahagia, sisanya akan berakhir dengan perceraian yang lebih buruk. Jangan khawatir, berikut beberapa tips jitu untuk mewujudkan sebuah hubungan pernikahan yang langgeng dan bahagia.

1. Pilihlah pasangan yang tepat
Ini mungkin terdengar sangat klasik bagi Anda, namun hal ini sangat penting. Kebanyakan orang tertarik dengan orang-orang yang tidak sesuai dengan dirinya, hanya karena memiliki paras yang prima, tubuh yang seksi, dan harta yang berlimpah. Anda harus menyadari bahwa menemukan orang yang tepat membutuhkan waktu yang lebih lama dari yang Anda perkirakan.

2. Jangan biarkan rasa takut dan nafsu merusak hubungan Anda
Ada beberapa orang yang takut untuk berkomitmen dengan seseorang dan memilih untuk melampiaskan nafsunya kepada orang lain.
Sebaiknya mulai saat ini Anda mempelajari bagaimana sebuah hubungan yang sehat itu seharusnya berlangsung.

3. Pelajari lima tahapan dalam cinta
Bagi kebanyakan orang, cinta hanya memiliki dua tahapan, yaitu jatuh cinta dan mengenal satu sama lain. Faktanya, cinta memiliki lima tahapan yang harus dilalui, yaitu jatuh cinta, berpasangan, kecewa, menjadikan cinta yang langgeng dan nyata, dan menyadari diri Anda sebagai pasangan orang lain. Semua tahapan ini sangat berperan penting untuk menumbuhkan hubungan yang bahagia dan sehat.

4. Menerima kekurangan diri sendiri
Jika Anda pernah mengalami kegagalan dalam hubungan yang sebelumnya, terimalah hal tersebut sebagai sebuah pembelajaran untuk hubungan yang saat ini sedang dijalani. Jangan banyak menuntut pasangan untuk menjadi seperti yang Anda inginkan, ia juga manusia, dan hal ini hanya akan menyebabkan kekecewaan yang dalam kepada diri Anda sendiri. Mencintai adalah kesempatan untuk saling menyembuhkan luka yang pernah ada dan menjadi diri sendiri sepenuhnya.

5. Cintai pasangan seperti Anda ingin dicintai sebagai seorang anak
Kebutuhan anak-anak untuk dirawat dan dipelihara ternyata akan terbawa sampai kapanpun. Hal tersebut tidak akan berubah.
Banyak orang berpikiran bahwa cinta dapat berganti dengan aktivitas seks dan komunikasi yang baik seiring berjalannya waktu, namun hal ini ternyata salah. Mencintai pasangan juga berarti Anda harus saling merawat dan memperhatikan. Inilah juga yang dapat menjelaskan mengapa ada orang yang selalu mempertanyakan kehadiran pasangannya. 

6. Pertanyaan adalah tanda cinta dari pasangan setiap saat
Banyak orang yang sering tidak menyadari bahwa hubungan cinta dan kasih sayang antar manusia seharusnya memiliki koneksi. Bagaimana caranya mendapatkan koneksi? Dengan terus menerus bertanya dan peduli kepada pasangan, ini adalah salah satu hal yang menunjukkan dukungan dan pengertian Anda.

7. Pelajari cara menyelamatkan hubungan pernikahan Anda
Ketika Anda menikah, mungkin Anda akan menemukan bahwa untuk mempertahankan sebuah hubungan itu tidak mudah. Hal ini membutuhkan lebih banyak waktu dan kerja keras dari dua orang untuk sama-sama mau berjuang membuat sebuah hubungan pernikahan berjalan dengan sehat dan baik.

BERANI BERUBAH: Bertani di Atas Masjid