Sukses

Kontroversi Miranda Kerr Tanpa Busana di Sampul Harper’s Bazaar

Liputan6.com - Sebuah jaringan supermarket di Australia menarik majalah Harper’s Bazaar edisi Januari/Februari 2016 dari peredaraan di 776 gerainya secara global. Ini lantaran sebagian pelanggan Coles Supermarket, terganggu atas majalah fesyen yang menampikan Miranda Kerr berpose tanpa busana di halaman sampulnya.

Miranda difoto oleh fotografer Australia Steven Chee pada 30 Juli 2015 di balkon hotel The London West Hollywood dalam keadaan tanpa sehelai benang menempel di tubuhnya dan hanya mengenakan sepasang sepatu rancangan Christian Louboutin dan kalung dari Swarovski. Posisi tangan Kerr membuat putting payudaranya tak terlihat. Begitupun dengan posisi kakinya yang tak memperlihatkan area genitalnya.

“Sebagai respons atas masukan dari konsumen, yang banyak dari mereka berbelanja dengan anak-anaknya, kami menarik majalah tersebut dari peredaran,” ucap juru bicara supermarket. Seperti dilansir dari situs Women’s Wear Daily pada Jumat (1/1/2016), distribusi Harper’s Bazaar di jaringan supermarket itu hanya sebagian kecil dari total penjualan. Meski demikian editor Kellie Hush merasa kecewa akan sikap Coles Supermarket yang dianggap konservatif.

“Tentu saja saya tak menginginkan sesuatu yang bisa menghancurkan brand ini dan saya pikir ini tak buruk bagi majalah ini. Apa yang terjadi mengecewakan tapi saya tetap bangga dengan hasil foto tersebut. Steven Chee merupakan fotografer hebat. Tim saya maupun Miranda juga bangga dengan hasilnya. Pastinya kejadian ini tak akan menghentikan saya untuk berkarya dengan menantang batasan-batasan,” ucap Kellie.

 

 

 

** Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

** Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.com