Sukses

Wajib Tahu, Band Legendaris Asal Surabaya yang Mendunia

Liputan6.com, Surabaya - Kota Surabaya yang dikenal sebagai Kota Pahlawan, ternyata mencetak para musisi berbakat, yang mengisi blantika musik Indonesia.

Para musisi yang tergabung dalam satu band, menghasilkan berbagai tembang yang hingga kini masih terngiang di telinga para pecintanya.

Kendati beberapa band memilih vakum hingga membubarkan diri, namun nama band tersebut tetap dikenang hingga sekarang.

1. The Tielman Brother

The Tielman Brother adalah salah satu grup musik tertua di Indonesia. Anggota band The Tielman Brother memang bukan asli orang Surabaya Jawa Timur (Jatim). Namun, asal muasal band mereka berasal dari Kota Pahlawan.

The Tielman Brothers dimulai di Surabaya sejak tahun 1945-an, sudah mulai memainkan musik dengan padanan nada yang tidak umum waktu itu. Bahkan mereka menjadi band langganan istana, di akhir tahun 1940-an.

Lalu mereka berangkat ke Belanda di tahun 1957, yang menjadi awal karir di kancah Internasional. Hingga tahun 1980-an, The Tielman Brothers hingga 1980-an tetap mempopulerkan genre Indorock di sana.

The Tielman Brothers merupakan band Belanda-Indonesia pertama, yang berhasil masuk internasional pada 1950-an. Mereka adalah salah satu perintis Rock And Roll di Belanda. Band ini cukup terkenal di Eropa, jauh sebelum The Beatles dan The Rolling Stones.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 6 halaman

2. AKA

AKA adalah salah satu band asal Surabaya Jatim. Nama AKA sendiri berasal dari nama Apotek Kaliasin, yang dibentuk oleh Syech, Abidin, Ucok Harahap, Harris Sormin, Soenatha Tanjung, dan Arthur Kaunang.

Band ini dibentuk di Surabaya, pada tanggal 23 Mei 1967. Di era tahun 1970-an, nama AKA sebagai band rock ikonik dengan aksi teatrikalnya, berkibar begitu pesat.

Salah satu pentolannya yakni, Andalas Datoe Oloan Harahap atau lebih dikenal dengan Ucok Harahap. Ucok adalah putra dari Ismail Harahap, seorang apoteker sukses yang memiliki bisnis Apotek Kaliasin yang sangat besar di Surabaya Jatim.

Awalnya AKA sering membawakan lagu-lagu rock Barat milik Led Zeppelin, Grand Funk Railroad, The Rolling Stones, Deep Purple, dan Jimi Hendrix, yang saat itu digandrungi anak-anak muda.

 

3 dari 6 halaman

3. Grass Rock

Band beraliran rock ini didirikan pada tanggal 4 Mei 1984, yang beranggotakan Hari (vokal), Mando (keyboard), Harto (gitar), Yudhie (bass) dan Rere Reza (drum).

Sama seperti band rock lainnya, Grass Rock pernah menjadi juara dalam Festival Rock se-Indonesia, yang diselenggarakan Log Zhelebour tahun 1986. Tapi saat itu yang jadi vokalis adalah Zulkarnaen.

Ada empat album yang membuat mereka terus eksis di blantika musik Indonesia, yakni Anak Rembulan (1990), Bulan Sabit (1992), Grass Rock (1994), Menembus Zaman (1999). Selain itu, mereka juga membuat satu single Rock Kemanusiaan bertajuk Prasangka.

Di tahun 2009, Grass Rock berganti nama menjadi GRASSROCK dan menggandeng dua personel muda, Hans Sinjal sebagai vokalis menggantikan Hendry (Fungky Kopral) dan Ersta Strya Nugraha sebagai pemain bass.

 

4 dari 6 halaman

4. Andromeda

Andromeda merupakan salah satu band yang dibentuk anak-anak muda di Surabaya Jatim. Band ini dibentuk di tahun 1986, yang digawangi Pungky Deaz (vocal), Lucky (Lead Guitar), Hendrik Sanada (Bass Guitar), Denny Ireng (Keyboard) dan Yoyok (Drum).

Eksistensi mereka terlihat ketika menyabet berbagai prestasi, seperti juara Festival Rock Se Indonesia, yang diselenggarakan oleh Log Zhelebour di tahun 1986, juara Festival Rock Se-Indonesia ke-V di tahun 1989 dan ke-VII pada tahun 1993.

Tahun 1992, Andromeda menelurkan album Konser Rock produksi Harpa Record, yang menjadi album penuh satu-satunya Andromeda. Salah satu pentolan band ini yang masih eksis hingga sekarang, yaitu Yoyok, yang merupakan drummer band Padi.

Bongkar pasang juga terjadi di band ini. Namun hingga kini, Andromeda masih terus berkarya kendati para personelnya sudah tak muda lagi.

5 dari 6 halaman

5. Power Metal

Bagi pecinta band lawas Indonesia, pasti tak asing dengan nama band Power Metal. Nama band ini melejit, usai memenangkan Festival Rock se-Indonesia V tahun 1989 versi Log Zhelebour.

Akhirnya, Log Zhelebour menggandeng Power Metal untuk menelurkan album perdananya. Digawangi Arul Efansyah (vokal), Ipunk (gitar), Prass Haddy (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Mugix Adam (dram), Power Metal menelurkan album bertajuk ‘Power One’ (1991), yang dirilis dibawah bendera Logiss Records.

Album Power One melahirkan sejumlah hits, seperti Angkara, Satu Jiwa, Pengakuan dan Bayangan Dirimu. Di samping dua lagu lainnya, yakni Malapetaka dan Cita Yang Tersita. Lewat album ini, Power Metal memenangkan penghargaan sebagai Pendatang Baru Terbaik di ajang BASF Awards 1991.

Prestasi yang cukup membanggakan yang pernah diraih Power Metal adalah, mereka berkesempatan manggung bareng dengan band mancanegara Sepultura di tahun 1992. Band ini juga mengiringi band Helloween di tahun 2004, saat manggung di Surabaya.

6 dari 6 halaman

6. Boomerang

Oh bawalah aku, Selalu ke langit biru

Tinggalkan aku di sini, Biarkan aku nikmati

Belaian mesra mentari, Hangatkan jiwaku ini

Kan kucumbu indah wajahmu, Puaskan rasa hatiku

Bait lagu ‘Bawalah Aku’ menjadi salah satu tembang hits band Boomerang, yang menjadi ikon band rock tanah air hingga kini.

Sebelum mendeklarasikan diri sebagai Boomerang, awalnya band ini bernama Lost Angels, yang dibentuk pada tanggal 8 Mei 1994. Band ini juga masuk dalam 10 besar terbaik, di Festival Rock se-Indonesia tahun 1993.

Band yang memulai formasi awalnya, yang digawangi Roy Jeconiah (vocal), Pet Augusti (drum), John Paul Ivan (gitar) dan Hubert Henry (bass).

Tak hanya lagu ‘Bawalah Aku’, banyak lagi Boomerang yang hingga kini masih diputar di radio, aplikasi musik hingga dinyanyikan oleh para musisi Indonesia. Seperti Pelangi, Neraka Jahanam dan Kisah Seorang Pramuria.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS