Liputan6.com, Jakarta - Partisipasi publik, terutama para pemudik, dinilai menjadi faktor penting untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026. Kesadaran masyarakat dalam berkendara secara aman dan bertanggung jawab, dianggap berperan besar dalam mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), Edo Rusyanto menjelaskan bahwa faktor manusia masih menjadi penyebab dominan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, pemudik diimbau meningkatkan kesadaran dalam berkendara agar perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman.
"Kita tahu bahwa faktor manusia merupakan pemicu kecelakaan lalu lintas jalan yang dominan. Karena itu, para pemudik perlu meningkatkan kesadaran berlalu lintas yang rendah risiko guna memangkas fatalitas kecelakaan di jalan," ujar Edo Rusyanto dalam keterangan resmi, Rabu (11/3/2026).
Advertisement
Edo juga menegaskan, bahwa keterlibatan masyarakat memiliki kontribusi besar dalam menekan jumlah kasus maupun korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas.
Salah satu caranya adalah dengan memahami potensi risiko saat berkendara, serta menerapkan manajemen perjalanan mudik yang baik dan aman.
"Pemudik perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum berpergian dan secara disiplin beristirahat guna menjaga kebugaran sebagai bekal senantiasa berkonsentrasi saat berkendara," tambah Edo Rusyanto.
Selain itu, Edo juga menilai penurunan angka kecelakaan selama musim mudik Lebaran 2025, tidak lepas dari kerja sama berbagai pemangku kepentingan keselamatan jalan, serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berkendara dengan lebih aman.
"Mengutip data periode Operasi Ketupat Korlantas Polri tahun 2025, kasus kecelakaan selama periode itu turun sekitar 31 persen, sedangkan fatalitas atau korban meninggal dunia turun 53 persen," terang Edo Rusyanto.
Kasus Kecelakaan Mudik Lebaran 2025
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527645/original/077359300_1773209461-WhatsApp_Image_2026-03-10_at_19.25.56.jpeg)
Data tersebut mencatat terdapat 3.181 kasus kecelakaan selama periode Operasi Ketupat 2025, yang mengakibatkan 787 korban meninggal dunia.
Sementara itu, Senior Trainer Global Defensive Driving Consulting (GDDC) Lilik Andi Baryono menegaskan bahwa kecelakaan lalu lintas dapat menimbulkan berbagai kerugian besar, mulai dari kesehatan hingga masa depan seseorang. Oleh sebab itu, pencegahan menjadi langkah yang paling penting.
"Karena itu, kecelakaan harus dicegah. Kita tahu, penyebab umum kecelakaan adalah soal gagalnya antisipasi saat berkendara," tegas Lilik.
Salah satu pemicu kegagalan mengantisipasi situasi di jalan, adalah kondisi pengemudi yang kelelahan. Untuk mengurangi risiko tersebut, pengemudi disarankan beristirahat selama 15 hingga 20 menit setiap dua jam perjalanan.
"Selain itu, hindari konsumsi kafein berlebih dan perbanyak konsumsi air putih," tukas Lilik.
Â
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1126786/original/013775800_1491984047-WhatsApp_Image_2017-04-12_at_14.59.31.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1614459/original/077172600_1496647371-shutterstock_151794464.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3428249/original/078718400_1618374148-053339400_1559536727-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607368/original/074451200_1496028031-LIP6_LOGO2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/286532/original/085156900_1481861189-goa_langir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4314861/original/012980000_1675661791-rade-nugroho-rlj3VznKap0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2815541/original/062443200_1558775153-iStock-698697244.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3121589/original/054389800_1588827933-3482841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540376/original/062198200_1774719387-Kondisi_arus_balik_di_Pelabuhan_Merak_Banten.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)