Buka Kick Off HGN 2025, Menag Nasaruddin Tekankan Integrasi Ilmu dan Iman bagi Guru

Menag menekankan pentingnya integrasi antara ilmu dan iman dalam sistem pendidikan nasional. Menurutnya, pendidikan yang hanya berorientasi pada aspek kognitif tanpa spiritualitas akan kehilangan arah moral.

Diterbitkan 12 November 2025, 20:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar resmi membuka kegiatan Kick Off Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Nurjati Cirebon, Rabu (12/11/2025).

Acara ini menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Guru Nasional yang akan digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Menag menyampaikan pandangan filosofis mengenai makna seorang guru. Ia menegaskan, guru bukan hanya pengajar pengetahuan, tetapi juga pembawa cahaya bagi jiwa manusia.

“Guru bukan hanya mengisi pikiran, tetapi menumbuhkan kesadaran dan meluruskan jalan berpikir. Dalam pandangan Islam, guru adalah warasatul anbiya (pewaris para nabi) yang meneruskan cahaya ilmu dan nilai kehidupan,” ujar Nasaruddin.

Menag menekankan pentingnya integrasi antara ilmu dan iman dalam sistem pendidikan nasional. Menurutnya, pendidikan yang hanya berorientasi pada aspek kognitif tanpa spiritualitas akan kehilangan arah moral.

“Madrasah harus menjadi pusat pencerahan baru. Tempat lahirnya generasi berilmu, beriman, dan berakhlak. Sekolah dan madrasah sejatinya memiliki tujuan yang sama, tetapi madrasah menambahkan dimensi hikmah dan spiritual,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Menag Nasaruddin mengenang sosok ayahnya yang juga seorang guru sekolah rakyat.

Dengan penuh haru, ia menceritakan bagaimana sang ayah tetap mengajar dengan penuh keikhlasan meski hidup dalam keterbatasan.

"Guru sejati bukan hanya mentransfer pengetahuan, tetapi mentransformasi kesadaran dan keikhlasan. Itulah keteladanan yang harus kita hidupkan,” ujarnya.

 

 

Hari Guru untuk Semua

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Amien Suyitno menjelaskan, tema peringatan Hari Guru Nasional 2025 adalah “Teachers Day for All” atau Hari Guru untuk Semua. Tema ini, katanya, mencerminkan semangat inklusif lintas iman dan lembaga pendidikan sesuai arahan Menteri Agama.

“Hari Guru tahun ini tidak hanya milik guru madrasah, tetapi juga milik semua guru di Indonesia, lintas iman dan lintas lembaga. Semua guru berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan,” kata Amien.

Ia juga memaparkan capaian penting tahun ini, yakni peningkatan signifikan dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tahun 2025, Kementerian Agama memperoleh tambahan kuota 95.000 guru, meningkat lebih dari 1.000% dibanding tahun sebelumnya.

“Ini bukti nyata perhatian pemerintah dan dukungan Komisi VIII DPR RI terhadap profesionalisme dan kesejahteraan guru. Setelah lulus PPG, para guru berhak mendapatkan tunjangan profesi sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka,” ujarnya.

Selain itu, Ditjen Pendis memperkuat transformasi digital pendidikan Islam melalui dua aplikasi unggulan, MAGIS dan MAGITA, yang kini menjadi model nasional dalam pengelolaan kompetensi dan kinerja guru.

“Mengajar dengan cinta adalah kunci membangun peradaban. Itulah makna dari tema kita tahun ini: Merawat Semesta dengan Cinta,” tutur Amien.

 

 

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Wali Kota Cirebon yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sutikno mengapresiasi terpilihnya Cirebon sebagai tuan rumah pembukaan HGN 2025.

“Kami merasa terhormat karena Bapak Menteri kembali hadir di Kota Cirebon. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama dan UIN Syekh Nurjati dalam meningkatkan mutu pendidikan dan spiritualitas masyarakat,” ujarnya.

Sutikno juga menekankan pentingnya peran guru dalam menjaga moralitas bangsa di tengah kemajuan teknologi.

“Teknologi bisa membantu proses belajar, tetapi keteladanan guru tidak bisa digantikan oleh mesin atau algoritma,” tegasnya.

  • liputan6
    Perayaan Hari Guru Nasional dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari mengirim ucapan di media sosial, memberikan hadiah, hingga membuat kartu ucapan personal sebagai bentuk apresiasi.
    Ide Perayaan Hari Guru Nasional
  • Hari guru mempunyai makna sebagai bentuk penghormatan kepada guru atas jasa-jasa yang telah dilakukannya selama ia mengajar.
    Hari guru mempunyai makna sebagai bentuk penghormatan kepada guru atas jasa-jasa yang telah dilakukannya selama ia mengajar.
    Hari Guru
  • liputan6
    Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November untuk menghargai jasa para pendidik, dengan tema tahun 2025 'Guru Hebat, Indonesia Kuat', dan dirayakan melalui berbagai kegiatan apresiasi.
    Hari Guru Nasional Panduan Lengkap
  • Kick Off Hari Guru