Amalan Ringan yang Bisa Menyelamatkan Dari Siksa Kubur: Muslim Wajib Tahu

Ketahui amalan ringan yang bisa menyelamatkan diri dari siksa kubur lengkap dengan doanya yang wajib diketahui setiap Muslim.

Diterbitkan 23 Oktober 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Amalan ringan yang bisa menyelamatkan dari siksa kubur penting untuk diketahui oleh setiap Muslim. Kematian adalah kepastian yang akan dihadapi setiap manusia tanpa terkecuali. Setelah meninggal, setiap muslim akan menghadapi fase kehidupan alam kubur yang penuh dengan ujian dan pertanyaan dari malaikat.

Siksa kubur menjadi salah satu hal yang paling ditakuti oleh umat Islam karena azabnya yang sangat pedih. Namun, Allah SWT telah memberikan rahmat-Nya melalui berbagai amalan ringan yang bisa menyelamatkan dari siksa kubur.

Rasulullah SAW telah mengajarkan berbagai amalan melalui hadits-hadits shahih yang diriwayatkan para sahabat. Melansir dari berbagai kitab hadits dan kajian ulama, amalan-amalan tersebut meliputi ibadah wajib, sunnah, hingga akhlak mulia yang konsisten dilakukan di dunia. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (23/10/2025).

Amalan Ringan yang Bisa Menyelamatkan dari Siksa Kubur

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa mayat diiringi oleh tiga perkara: keluarga, harta, dan amal. Keluarga dan harta akan kembali, sedangkan amal akan tetap menemani di alam kubur. Berikut adalah amalan-amalan ringan yang dapat menyelamatkan muslim dari siksa kubur:

1. Menjaga Kebersihan dari Najis Kencing

Rasulullah SAW pernah melewati dua kuburan dan bersabda bahwa keduanya sedang disiksa. Salah satunya disiksa karena tidak bersuci dari air kencing. Menjaga kebersihan dan berwudhu dengan sempurna menjadi amalan ringan yang sangat penting.

2. Membaca Surah Al-Mulk Setiap Malam

Surah Al-Mulk dikenal sebagai surah yang mencegah siksa kubur. Rasulullah SAW menganjurkan untuk membacanya setiap malam sebelum tidur. Surah ini akan menjadi pembela bagi pembacanya di alam kubur.

3. Mati Syahid di Jalan Allah

Melansir dari Shahih Muslim, orang yang mati syahid akan diampuni dosanya sejak darah pertama mengalir dan akan terlindung dari siksa kubur. Jihad tidak hanya berperang, tetapi juga mencakup berjuang di jalan kebaikan dengan ikhlas.

4. Mati dalam Keadaan Menjaga Perbatasan (Ribath)

Orang yang mati saat menjaga perbatasan negeri Islam akan mendapat pahala besar dan terlindung dari siksa kubur. Amalnya akan terus mengalir hingga hari kiamat dan aman dari fitnah kubur.

5. Mati di Malam atau Hari Jumat

Dalam hadits riwayat Ahmad dan Tirmidzi, disebutkan bahwa muslim yang meninggal pada malam Jumat atau hari Jumat akan dianugerahi perlindungan dari fitnah kubur. Ini merupakan keutamaan hari yang mulia tersebut.

6. Mati karena Sakit Perut (Mabthun)

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang meninggal karena sakit perut termasuk syahid dan terlindung dari siksa kubur. Kesabaran saat menghadapi penyakit ini menjadi penghapus dosa dan pelindung di alam barzakh.

7. Istiqamah dalam Shalat Lima Waktu

Melansir dari Sunan An-Nasa'i, orang yang konsisten menjaga shalat lima waktu dengan khusyu dan tepat waktu akan mendapat perlindungan dari siksa kubur. Shalat menjadi tiang agama yang fundamental dalam kehidupan muslim.

8. Puasa di Bulan Ramadhan dengan Penuh Keimanan

Puasa Ramadhan yang dilakukan dengan ikhlas dan penuh keimanan akan menghapus dosa-dosa masa lalu. Amalan ini juga menjadi perisai dari siksa kubur bagi pelakunya yang istiqamah.

9. Memperbanyak Shadaqah dan Sedekah

Sedekah yang diberikan dengan ikhlas akan menjadi naungan bagi pemiliknya di hari kiamat. Amalan ini juga dapat meringankan siksa kubur karena manfaatnya yang terus mengalir kepada orang lain.

10. Berbakti kepada Orang Tua

Birrul walidain atau berbakti kepada orang tua merupakan amalan yang sangat dicintai Allah. Anak yang berbakti kepada orang tua akan mendapat berkah dan perlindungan, termasuk dari siksa kubur.

Doa Agar Diterangi di Alam Kubur

Selain melakukan amalan-amalan baik, muslim juga dianjurkan untuk berdoa memohon perlindungan dari siksa kubur. Berikut adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW agar diterangi dan dilindungi di alam kubur:

Doa Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

Doa Latin: Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabil qabri, wa a'udzu bika min fitnatil masihid dajjal, wa a'udzu bika min fitnatil mahya wal mamat, Allahumma inni a'udzu bika minal ma'tsami wal maghrami.

Terjemah: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Dajjal, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan lilitan hutang." (HR. Bukhari dan Muslim)

Melansir dari Shahih Bukhari, doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca setelah tasyahud akhir dalam shalat sebelum salam. Rasulullah SAW selalu mengajarkan doa perlindungan ini kepada para sahabat sebagai bentuk ikhtiar menghadapi kehidupan alam kubur.

Doa lain yang juga dapat diamalkan adalah memohon cahaya di dalam kubur. Dengan berdoa memohon cahaya, diharapkan kubur akan menjadi taman surga yang penuh dengan ketenangan dan kebahagiaan, bukan menjadi lubang api neraka yang mengerikan.

Pentingnya Mempersiapkan Bekal Akhirat

Kehidupan dunia yang fana seharusnya menyadarkan setiap muslim untuk mempersiapkan bekal akhirat. Alam kubur adalah fase pertama dari kehidupan setelah kematian yang akan menentukan kondisi seseorang di hari pembalasan nanti. Persiapan ini bukan hanya tentang amalan ibadah, tetapi juga mencakup akhlak, mu'amalah, dan hubungan dengan sesama makhluk Allah.

Melansir dari kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi, kematian dapat datang kapan saja tanpa diduga. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya memperbanyak amalan shalih dan menjauhi segala kemaksiatan. Amalan-amalan ringan yang telah disebutkan sebelumnya merupakan investasi terbaik untuk kehidupan setelah kematian.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim bahwa tiga hal yang mengikuti mayat ke kuburan: keluarga, harta, dan amal. Keluarga dan harta akan kembali, sedangkan amal akan tetap menemani. Ini menunjukkan betapa pentingnya memperbanyak amal shalih selagi masih diberi kesempatan hidup di dunia.

Persiapan bekal akhirat juga mencakup bertaubat dari segala dosa dan kesalahan. Taubat yang nasuha atau taubat yang tulus akan menghapuskan dosa-dosa masa lalu dan memberikan perlindungan dari siksa kubur. Konsistensi dalam beribadah dan menjaga lisan dari perkataan sia-sia juga menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi kematian.

Hikmah Mengetahui Amalan Pelindung dari Siksa Kubur

Mengetahui amalan-amalan yang dapat melindungi dari siksa kubur memberikan berbagai hikmah dalam kehidupan seorang muslim. Pertama, pengetahuan ini meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Setiap amalan yang dilakukan bukan hanya untuk kepentingan dunia, tetapi juga sebagai investasi akhirat.

Kedua, pengetahuan tentang siksa kubur mendorong muslim untuk lebih berhati-hati dalam berucap dan bertindak. Melansir dari Tafsir Ibnu Katsir, siksa kubur bukanlah mitos atau dongeng, melainkan realitas yang akan dihadapi oleh setiap manusia. Kesadaran ini akan membuat muslim lebih waspada dalam menjaga diri dari perbuatan dosa dan maksiat.

Ketiga, mengetahui amalan pelindung dari siksa kubur memberikan motivasi untuk terus berbuat kebaikan. Setiap amalan shalih, sekecil apapun, akan menjadi penolong di alam kubur. Hal ini mendorong muslim untuk tidak meremehkan amalan-amalan ringan seperti membaca surah Al-Mulk, menjaga shalat, atau bersedekah.

Keempat, pengetahuan ini menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan petunjuk melalui Rasul-Nya. Allah tidak membiarkan hamba-Nya tanpa bekal dan petunjuk untuk menghadapi kehidupan setelah kematian. Dengan mengetahui amalan-amalan ini, muslim dapat mempersiapkan diri dengan baik dan penuh optimisme menghadapi kematian.

FAQ

1. Apa amalan paling ringan yang bisa melindungi dari siksa kubur?

Membaca surah Al-Mulk setiap malam sebelum tidur merupakan amalan paling ringan yang dapat melindungi dari siksa kubur.

2. Apakah shalat lima waktu bisa menyelamatkan dari siksa kubur?

Ya, menjaga shalat lima waktu dengan istiqamah dan khusyu dapat menyelamatkan seseorang dari siksa kubur.

3. Bagaimana cara membersihkan diri dari najis agar terhindar dari siksa kubur?

Pastikan bersuci dengan sempurna setelah buang air kecil dan besar, serta menjaga wudhu dengan benar sesuai syariat.

4. Apakah sedekah bisa meringankan siksa kubur?

Ya, sedekah yang dilakukan dengan ikhlas dapat meringankan bahkan menghilangkan siksa kubur karena pahalanya yang terus mengalir.

5. Kapan waktu terbaik untuk membaca doa perlindungan dari siksa kubur?

Waktu terbaik membaca doa perlindungan dari siksa kubur adalah setelah tasyahud akhir sebelum salam dalam setiap shalat.

6. Apakah orang yang meninggal di hari Jumat terlindung dari siksa kubur?

Berdasarkan hadits, muslim yang meninggal pada malam Jumat atau hari Jumat akan mendapat perlindungan dari fitnah kubur.

7. Bagaimana cara mempersiapkan diri agar terhindar dari siksa kubur?

Persiapkan diri dengan memperbanyak amalan shalih, menjaga ibadah wajib, berbuat baik kepada sesama, dan bertaubat dari segala dosa.