Sholat Hajat Jam Berapa? Pahami Waktu Terbaik dan Keutamaannya

Pahami sholat hajat jam berapa dan waktu mustajabnya. Temukan panduan lengkap ibadah sunnah untuk memohon hajat agar dikabulkan Allah SWT.

Diperbarui 25 Agustus 2025, 12:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sholat hajat merupakan sholat sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang memiliki hajat atau keinginan. Penting untuk mengetahui sholat hajat jam berapa agar dapat memaksimalkan ibadah ini. Waktu pelaksanaan sholat hajat bisa kapan saja, namun ada waktu-waktu yang lebih utama dan mustajab.

Berdasarkan penelitian berjudul Implementasi dan Keutamaan Ibadah Shalat Hajat oleh Edy Yusuf, dijelaskan sholat hajat tetap bisa dilakukan di luar waktu tersebut asalkan tidak pada waktu yang dilarang. Namun ada waktu yang dianggap utama melaksanakan sholat hajat.

Mengetahui sholat hajat jam berapa merupakan langkah awal yang baik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berikut Liputan6.com ulas lengkap seputar sholat hajat jam berapa.

 

Waktu Utama dan Waktu yang Dilarang

Secara umum, sholat hajat dapat dilaksanakan kapan saja, baik siang maupun malam. Namun, ada waktu-waktu yang diutamakan serta waktu yang dilarang untuk melaksanakannya.

Sholat hajat tidak memiliki waktu yang khusus seperti sholat Dhuha atau sholat fardhu lima waktu. Hal ini dijelaskan dalam penelitian Penerapan Shalat Hajat dalam Meningkatkan Kedisiplinan Beribadah Santri di Ponpes Putra Darul Lughah Wal Karomah. Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa tidak ada keterangan dari hadis atau ulama yang mengatur secara spesifik kapan sholat hajat harus dilaksanakan.

Waktu paling utama untuk sholat hajat adalah sepertiga malam terakhir, yaitu sekitar pukul 01.00 WIB hingga menjelang waktu sholat subuh. Pada waktu ini, suasana hening dan khusyuk dapat lebih mudah dicapai, memungkinkan kita untuk lebih fokus dan merendahkan diri di hadapan Allah SWT. Selain itu, sholat hajat juga dapat dilakukan ketika selesai sholat fardhu.

Namun, menurut buku Rahasia Kedahsyatan Sholat Tengah Malam oleh Saiful Anwar Al Batawy, sholat ini bisa dilakukan kapan saja asalkan tidak pada waktu-waktu yang dilarang.

Terdapat waktu-waktu yang dilarang untuk sholat hajat maupun sholat sunnah lainnya, yaitu:

  • Setelah sholat subuh hingga matahari terbit.
  • Saat matahari berada tepat di atas kepala (waktu zawwal).
  • Setelah sholat ashar hingga matahari terbenam.

 

 

Sholat Hajat di Sepertiga Malam 

Waktu sepertiga malam adalah saat terbaik untuk melaksanakan sholat hajat. Ini dikarenakan Allah SWT turun ke langit dunia pada waktu ini, sebagaimana disebutkan dalam hadis,

 **عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: ** «يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ، يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ؟ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ؟ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ؟» 

 

“Yanzilu Rabbunā Tabāraka wa Ta'ālā kullu laylatin ilā al-samā’i al-dunyā khīna yabqā thuluthu al-layli al-ākhir, yaqulu: man yad‘ūnī fa’astaǧība lahu? man yas’alunī fa’u‘ṭīh? man yastaġfirunī fa’ġfir lah?"  

Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia pada setiap malam, yaitu pada sepertiga malam terakhir. Dia berkata: Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka aku akan kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka aku akan beri. Siapa yang minta ampun kepada-Ku, maka aku akan ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kesempatan emas ini tidak boleh disia-siakan, karena pada saat inilah doa seorang hamba lebih mudah didengar dan dikabulkan. Dengan melakukan sholat hajat di waktu ini, kita menunjukkan kesungguhan dan pengorbanan kita dalam mendekat kepada-Nya. Kekhusyukan yang didapatkan di waktu sepi ini juga dapat meningkatkan kualitas ibadah kita.

Definisi dan Hikmah Sholat Hajat

Sholat hajat adalah sholat sunnah yang dikerjakan oleh seorang Muslim karena memiliki hajat atau keinginan tertentu yang ingin diwujudkan. Hajat ini bisa berupa permohonan agar urusan duniawi lancar, seperti mendapat pekerjaan, kesembuhan dari penyakit, atau kelulusan dalam ujian. Namun, sholat hajat juga dapat dilakukan untuk hajat ukhrawi, seperti memohon ampunan dosa dan peningkatan iman.

Melansir dari buku Menjemput Berkah Lewat: Shalat Hajat oleh Abu Khansa Al-Harits, sholat hajat merupakan bentuk ikhtiar seorang hamba untuk menunjukkan kerendahan diri dan ketergantungannya kepada Allah SWT. 

Dengan sholat hajat, kita menyadari bahwa segala sesuatu tidak dapat dicapai hanya dengan usaha manusia, melainkan juga dengan pertolongan-Nya. Hikmah di balik sholat hajat adalah mengajarkan kita untuk selalu berserah diri dan bertawakal setelah berikhtiar secara maksimal.

Jumlah Rakaat dan Bacaan Sholat Hajat

Berdasarkan laman resmi Kementrian Agama Republik Indonesia, sholat hajat dapat dilakukan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat dengan salam setiap 2 rakaat. Tidak ada batasan khusus tentang jumlah rakaat, yang terpenting adalah kesungguhan dalam melaksanakannya.

Untuk bacaan sholatnya, pada dasarnya sama seperti sholat sunnah pada umumnya. Perbedaannya hanya terletak pada niat dan doa setelah sholat. Melansir dari Kementerian Agama RI (Kemenag RI), niat sholat hajat diucapkan dalam hati saat takbiratul ihram. 

Setelah membaca Al-Fatihah, dianjurkan membaca Ayat Kursi pada rakaat pertama dan Surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua. Setelah sholat, dianjurkan untuk membaca dzikir, shalawat, dan doa hajat yang telah diajarkan oleh para ulama.

Sumber:

  • Penelitian Penerapan Shalat Hajat dalam Meningkatkan Kedisiplinan Beribadah Santri di Ponpes Putra Darul Lughah Wal Karomah  2017 , IAIN Jember.
  • Drs. Edy Yusuf Nur., MM., M.Si. 2022. Implementasi dan Keutamaan Ibadah Shalat Hajat. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
  • Al Batawy, Saiful Anwar. Rahasia Kedahsyatan Sholat Tengah Malam.
  • Al-Harits, Abu Khansa. Menjemput Berkah Lewat: Shalat Hajat.
  • Kementerian Agama RI (Kemenag RI).
  • Syekh M. Nawawi Banten. Nihayatuz Zain.

FAQ Seputar Waktu Sholat Hajat

Apakah ada keutamaan khusus sholat hajat di sepertiga malam?

Ya, sepertiga malam adalah waktu paling utama karena pada saat itu Allah SWT turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa, memberikan ampunan, dan memenuhi permintaan hamba-Nya. Kekhusyukan di waktu sepi ini juga membantu kita lebih fokus dalam memanjatkan doa.

Apakah sholat hajat harus selalu dua rakaat?

Sholat hajat bisa dilakukan minimal dua rakaat. Namun, juga dapat dikerjakan lebih dari itu, dengan jumlah maksimal dua belas rakaat, di mana setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Jumlah rakaat dapat disesuaikan dengan besar kecilnya hajat yang diinginkan.

Bolehkah sholat hajat dilakukan setelah sholat fardhu?

Ya, sholat hajat boleh dilakukan setelah sholat fardhu. Namun, perlu diperhatikan bahwa sholat sunnah yang punya sebab, seperti sholat hajat, tidak boleh dilakukan pada waktu-waktu yang dilarang.

Apakah sholat hajat bisa dilakukan di siang hari?

Sholat hajat boleh dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, kecuali pada waktu-waktu yang dilarang untuk sholat sunnah. Waktu-waktu tersebut antara lain setelah sholat subuh hingga matahari terbit, saat matahari tepat di atas kepala, dan setelah sholat ashar hingga matahari terbenam.

Apakah sholat hajat bisa dilakukan secara berjamaah?

Pada umumnya, sholat hajat adalah ibadah sunnah yang dilakukan secara individu (munfarid). Meskipun tidak ada larangan mutlak, pelaksanaannya secara berjamaah tidak dicontohkan secara luas dalam riwayat yang shahih.

Surat apa yang dianjurkan dibaca dalam sholat hajat?

Tidak ada kewajiban membaca surat tertentu setelah Al-Fatihah. Namun, banyak ulama menganjurkan membaca Ayat Kursi pada rakaat pertama dan Surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua untuk menambah keutamaan.

Jika hajat belum terkabul, apakah harus terus sholat hajat?

Sangat dianjurkan untuk terus sholat hajat dan memanjatkan doa, bahkan jika hajat belum terkabul. Sikap ini adalah bentuk ketawakalannya kepada Allah SWT dan tanda bahwa kita tidak menyerah dalam berikhtiar dan berharap.