Kaya Raya tapi Abdurrahman bin Auf Tidak Pernah Bayar Zakat, Kenapa?

Meskipun kaya raya menurut sahabat lain, Abdurrahman bin Auf tidak pernah membayar zakat. Hal ini diungkap oleh Buya Yahya.

Diterbitkan 11 Juli 2025, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Abdurrahman bin Auf, merpakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang terkenal kaya raya dan sholeh. Ia seringkali menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam mengelola harta dan kehidupan spiritual.

Meskipun memiliki kekayaan yang luar biasa, Abdurrahman bin Auf dikenal sebagai sosok yang dermawan dan peduli terhadap sesama. Namun, ada satu hal yang mungkin mengejutkan banyak orang. Ternyata, meskipun kaya, Abdurrahman bin Auf tidak pernah membayar zakat.

KH. Yahya Zainul Ma’arif atau populer dengan sapaan Buya Yahya, memberikan penjelasan yang menarik tentang penyebab hal ini. Menurut Buya Yahya, ada beberapa penyebab yang membuat Abdurrahman bin Auf tidak perlu membayar zakat, meskipun kekayaannya melimpah.

Penyebab ini tidak hanya berkaitan dengan jumlah kekayaan yang dimiliki, tetapi juga bagaimana Abdurrahman bin Auf mengelola hartanya dan menjalankan kewajibannya sebagai seorang Muslim.

Buya Yahya menjelaskan bahwa kunci kekayaan Abdurrahman bin Auf terletak pada pendekatannya dalam mengelola harta, yang didasarkan pada cinta dan hubungan baik dengan Nabi Muhammad SAW.

“Tanya Abdurrahman bin Auf, bagaimana pesugihan Abdurrahman bin Auf, cinta Nabi SAW,” tegas Buya Yahya dikutip dari tayangan YT @buyayahyaofficial, Kamis (10/07/25)

Simak Video Pilihan Ini:

Rahasia Abdurrahman Bin Auf Bisa Kaya Raya

 

Menurut Buya Yahya, Abdurrahman bin Auf memiliki "ilmu pesugihan" yang unik, yaitu dengan memastikan bahwa hartanya bermanfaat bagi orang lain.

Beliau juga menekankan pentingnya jujur dalam setiap transaksi bisnis dan kemurahan hati dalam bersedekah, tanpa batasan tertentu.

Dengan demikian, kekayaan Abdurrahman bin Auf bukan hanya tentang akumulasi harta, tetapi juga tentang bagaimana hartanya digunakan untuk kebaikan dan kemaslahatan orang lain.

 “Makanya kaya apapun lihat harta yang bermanfaat, itu ilmu pesugihannya Abdurrahman bin Auf,” paparnya

“Jujur dalam berjual beli, banyak sedekah sampai sedekahnya itu tidak kira-kira,” sambungnya.

Tidak Pernah Bayar Zakat

Buya Yahya menjelaskan bahwa meskipun kaya raya Abdurrahman bin Auf tidak pernah membayar zakat karena tidak sempat.

Hal ini karena sedekahnya yang begitu besar dan terus-menerus. Beliau menggambarkan bahwa Abdurrahman bin Auf memberikan hartanya dalam jumlah besar sehingga sebelum mencapai nishab (batas minimal harta yang wajib dizakati), hartanya sudah habis digunakan untuk bersedekah.

“Sampai sebagian sahabat Nabi atau Tabi’in itu sampai bahasanya begini, sampai tidak sempat mengeluarkan zakat,” terangnya.

“Kenapa, begitu besar yang diberikan, tidak habis-habis, maksudnya tidak mengeluarkan zakat itu apa, belum sempat 1 nishab itu sudah keluar, jadi tidak sempat zakatnya padahal dia kaya raya,”

“Belum sempat nishab sudah keluar, tapi keluar rizkinya lagi banyak,” terangnya.

Penulis: Khazim Mahrur / Madrasah Diniyah Miftahul Huda 1 Cingebul