Liputan6.com, Jakarta - Al-Qur’an adalah kitab suci sekaligus menjadi pedoman hidup bagi umat Islam. Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan Al-Qur’an menjadi penyempurna kitab-kitab suci sebelumnya.
Membaca Al-Qur’an merupakan ibadah yang sangat mulia. Banyak manfaat dan keutamaan yang akan diperoleh bagi siapa saja yang membaca Al-Qur’an. Salah satunya bagi yang mahir membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat.
عن عائشة رضي اللَّه عنها قالتْ : قال رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « الَّذِي يَقرَأُ القُرْآنَ وَهُو ماهِرٌ بِهِ معَ السَّفَرةِ الكرَامِ البررَةِ » متفقٌ عليه
Artinya: “Dari Aisyah ra, berkata; bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia mahir membacanya, maka kelak ia akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat kepada Allah.” (HR. Bukhari Muslim)
Advertisement
Dalam membaca Al-Qur’an tidak hanya memahami apa yang dibacanya, tapi juga perlu mengetahui rambu-rambunya. Jangan sampai membaca Al-Qur’an yang niatnya ibadah menjadi dosa sebagaimana dikatakan KH Yahya Zainul Ma’arif alias Buya Yahya dalam salah satu ceramahnya.
Selain itu, membaca Al-Qur’an juga jangan sampai menjadi makruh. Pengasuh Pondok Pesantren Tegalrejo Magelang KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf mengungkapkan beberapa kondisi membaca Al-Qur’an yang bisa menjadi makruh.
Saksikan Video Pilihan Ini:
Kondisi Membaca Al-Qur’an yang Jadi Makruh
![[Bintang] Tanda-tanda kamu anak yang soleh dan soleha](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/9MCfhzwdj9pz8K-nR0c9pzc80ZQ=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/925039/original/061877700_1436518622-bocah_4_pinterest.jpg)
Gus Yusuf mengatakan, membaca Al-Qur’an merupakan ibadah yang bernilai pahala. Namun, semangat membaca Al-Qur’an harus memperhatikan situasi dan kondisi. Jangan sampai ibadah yang dilakukan menjadi makruh.
"Membaca Al-Qur’an itu bagus hukum asalnya, berpahala. Tetapi baca Al-Qur’an bisa jadi makruh," katanya dalam tayangan YouTube Gus Yusuf Channel dikutip dari NU Online, Jumat (5/1/2024).
Gus Yusuf mengatakan, membaca Al-Qur’an akan menjadi pahala apabila dibaca di tempat dan waktu yang pas. Sebaliknya, membaca Al-Qur’an akan menjadi makruh apabila dibaca di tempat dan waktu yang kurang tepat.
Gus Yusuf mencontoh kemakruhan membaca Al-Qur’an. Pertama terkait tempatnya, yakni membaca Al-Qur’an di kamar mandi atau di jalan yang mengganggu lalu lintas.
Advertisement
Kondisi Membaca Al-Qur’an yang Jadi Makruh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4373091/original/033031400_1679908390-top-view-islamic-new-year-with-quran-book.jpg)
Kedua terkait waktunya, yakni membaca Al-Qur’an sampai larut malam menggunakan pengeras suara sehingga mengganggu orang-orang yang hendak istirahat. Jika harus menggunakan pengeras suara, ia menyarankan menggunakan sound system dalam masjid.
"Karena kalau kita memakai sound system keluar lebih dari jam 9 malam kasihan tetangga-tetangga. Karena tidak semua orang sama dengan kita. Ada yang mungkin jam 8 harus tidur. Karena apa? Karena Jam 2 malam dia kerja shift malam," tuturnya.
Terkait persoalan kemakruhan membaca Al-Qur’an poin kedua, menurutnya bisa berbeda jika memang tradisi yang ada di masyarakat tidak mempermasalahkannya. Karena di berbagai daerah memang sudah terbiasa dengan hal-hal tersebut.
Namun, ketika berada di tengah-tengah masyarakat yang majemuk, maka harus dipertimbangkan.
"Apalagi ada yang non-Muslim. Kita harus menjaga itu. Karena kita tidak hanya punya kewajiban hablun minallah, berbaik-baik kepada Allah, tetapi kita juga harus hablun minannas, kita harus menjaga hubungan kebaikan kita terhadap sesama," tandasnya. Wallahu a'lam.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3226358/original/037478600_1599037074-20200901-BPS-Lakukan-Sensus-Penduduk-Secara-Tatap-Muka-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260138/original/072176600_1781577859-Tugas__36_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2615632/original/057482000_1754301555-1001313858.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3414108/original/026366700_1617013495-Ilustrasi_membaca_Alquran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3403886/original/091287400_1615978933-quran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1323843/original/029384900_1749306074-FOTO-Muhamad_Ridlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411046/original/046902000_1782294947-000_B83G9YJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458112/original/030524500_1782356891-000_B88U3NH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539854/original/082732300_1774647037-granit-xhaka-serge-gnabry-swiss-jerman-duel-persahabatan-internasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2241544/original/039258100_1528334197-20180606-Muslim-Afghanistan-Berburu-Berkah-Lailatul-Qadar-AP-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553186/original/075515900_1775911814-IMG-20260410-WA0016_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530858/original/024083900_1773495896-WhatsApp_Image_2026-03-14_at_07.01.28__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519665/original/044511200_1772592972-unnamed__44_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523352/original/069144700_1772804015-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_16.21.40__1_.jpeg)