Bandara Kertajati Akan Digunakan untuk Jemaah Haji dari 7 Kabupaten/Kota di Jabar, Ini Daftarnya

General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi telah menyetujui penggunaan Bandara Kertajati (KJT) untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji.

Diperbarui 02 Maret 2023, 13:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi telah menyetujui penggunaan Bandara Kertajati (KJT) untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji. Direktur Pelayanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab menegaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan skenario pemberangkatan jemaah haji dari Bandara Kertajati.

"Kami sambut baik atas persetujuan GACA untuk penggunaan Bandara Kertajati, Jawa Barat. Kita pun telah menyiapkan skenario pemberangkatan jemaah haji dari Bandara Kertajati," terang Mujab di Jakarta, Rabu 1 Maret 2023, seperti dikutip darii kemenag.go.id.

Saiful Mujab mengatakan, Bandara Kertajati akan digunakan untuk tujuh Kabupatan/Kota di Provinsi Jawa Barat. Ketujuh wilayah itu adalah Kabupaten Majalengka, Kuningan, Indramayu, Cirebon, Subang, Sumedang, dan Kota Cirebon.

"Kami perkirakan total ada sekitar 7.890 jemaah dari tujuh daerah tersebut," jelas Saiful Mujab.

"Mereka akan terbagi dalam 20 kelompok terbang atau kloter. Proses clearance dari Imigrasi juga akan dilakukan di Bandara Kertajati," sambung dia.

Saiful Mujab menambahkan, asrama haji Indramayu juga sudah siap untuk memberikan pelayanan kepada jemaah haji. Sehingga, jemaah haji dari tujuh kabupaten/kota di Jawa Barat ini akan berangkat dari Asrama Haji Indramayu.

"Selama ini jemaah asal tujuh kabupaten/kota di Jabar ini berangkat dari Asrama Haji Bekasi. Mulai tahun ini, mereka akan berangkat dari Asrama Haji Indramayu," tandas dia.

 

Konsulat Haji KJRI Jeddah: Bandara Kertajati Dapat Digunakan untuk Jemaah Haji 2023

Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam mengatakan Bandara Kertajati (KJT) Jawa Barat sudah dapat digunakan untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji 2023 atau 1444 H. Dia mengungkap, surat yang dikirimkan pihak General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi terkait penggunaan bandara itu, sudah diterima.

"Alhamdulillah, setelah melalui proses komunikasi intensif, Bandara Kertajati dipastikan bisa digunakan mulai tahun ini untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji," terang Nasrullah Jasam di Jeddah, seperti dikutip dari siaran pers Kamis (2/3/2023).

Menurut dia, bandara baru ini akan mengoperasikan sekitar 21-23 penerbangan. Ini berarti, ada hingga 8.000 jemaah yang akan berangkat dan pulang dari Bandara Kertajati.

"GACA mengizinkan kurang lebih 7.000 sampai 8.000 jemaah haji berangkat dari dan pulang melalui Bandara Kertajati sebagai pada musim haji 1444 H/2023 M. Mereka akan terbagi dalam 21 sampai 23 penerbangan," jelas Nasrullah. 

Dia memastikan, GACA juga sudah mengirimkan surat terkait hal ini kepada Kementerian Haji dan Umrah Saudi pada per 1 Maret 2023. Nantinya, Bandara Kertajati digunakan untuk pemberangkatan dan pemulangan sebagian jemaah haji asal Jawa Barat. 

"Diketahui kuota jemaah haji Provinsi Jawa Barat berjumlah 38.723 orang. Dari jumlah itu, sekitar 7.000-8.000 di antaranya, memungkinkan untuk berangkat melalui Bandara Kertajati pada musim haji tahun ini," yakin dia.

Nasrullah menambahkan koordinasi dengan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah terkait penggunaan Bandara Kertajati terus dilakukan. Termasuk terkait penentuan jemaah asal kabupatan/kota mana yang akan menggunakannya.

"Kami akan dikoordinasikan juga rencana memasukkan Bandara Kertajati dalam lelang penyediaan penerbangan jemaah haji 2023," dia menutup.