Sukses

Kisah Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang Bawa Berkah Bagi Keluarga Halimah Sa'diyah

Liputan6.com, Bogor - Kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW penting untuk diketahui oleh umat Islam. Selain menambah wawasan, pengetahuan tentang sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW dapat meningkatkan rasa cinta kepadanya.

Nabi Muhammad SAW lahir pada Tahun Gajah. Tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW disebut Tahun Gajah karena ada sebabnya. Pada tahun yang sama pasukan gajah Abrahah menyerbu Makkah dengan tujuan menghancurkan Ka’bah, namun pasukan tersebut ditaklukkan oleh burung Ababil.

Setelah penyerangan yang dilakukan pasukan gajah, Nabi Muhammad SAW lahir dari rahim ibu bernama Aminah. Kelahiran Nabi Muhammad SAW tepat pada malam menjelang dinihari Senin, 12 Rabiul Awal Tahun Gajah yang bertepatan dengan  20 April 570 M.

Nabi Muhammad SAW lahir dalam kondisi yatim. Ayahnya, Abdullah telah meninggal dunia. Nabi terakhir ini diberi nama Muhammad oleh kakeknya, Abdul Muthalib.

Penamaan Muhammad pada anak laki-laki Aminah ini menjadi suatu pertanyaan bagi kalangan orang-orang Quraisy. Kepada Abdul Muthalib orang Quraisy itu mengungkapkan keanehan soal nama Muhammad.

“Sungguh di luar kebiasaan, keluarga tuan begitu besar, tetapi tak satu pun yang bernama demikian,” katanya seperti dikutip dari laman resmi Institut Agama Islam An Nur Lampung, an-nur.ac.id, Rabu (28/9/2022).

“Saya mengerti. Dia memang berbeda dari yang lain. Dengan nama ini saya ingin agar seluruh dunia memujinya,” jawab sang kakek Nabi Muhammad SAW.

Saksikan Video Pilihan Ini:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Membawa Berkah

Ada kebiasaan ketika bayi yang baru lahir di Makkah. Yakni bayi yang baru lahir itu diasuh dan disusui oleh wanita desa. Tujuannya agar bayi yang baru dilahirkan dapat diasuh di lingkungan pergaulan masyarakat yang baik.

Ketika Nabi Muhammad SAW lahir, ibu-ibu Desa Sa’ad datang ke Makkah hendak mencari keluarga yang ingin anaknya diasuh dan disusui. Salah satu ibu-ibu dari Desa Sa’ad itu ada sosok wanita bernama Halimah binti Abu Du’aib as-Sa’diyah.

Akhirnya Nabi Muhammad SAW disusui oleh wanita itu. Belakangan, wanita mulia ini populer dengan nama Halimah as Sa'diyah, Halimah yang diberkahi kebahagiaan.

Kisahnya, Halimah yang berasal dari keluarga miskin sempat ragu untuk menyusui bayi dari Aminah, karena keluarga Aminah juga tidak terlalu kaya. Namun akhirnya ia menyusui sekaligus mengasuh Nabi Muhammad SAW.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW ternyata membawa berkah bagi keluarga Halimah. Sejak Nabi Muhammad SAW diasuh dan disusui oleh Halimah ada kejadian-kejadian luar biasa.

Haris yang merupakan suami Halimah memiliki kambing peliharaan. Semenjak ada Nabi Muhammad SAW kambing milik Haris menjadi gemuk-gemuk dan menghasilkan susu lebih banyak dari biasanya.

Tidak hanya itu, rumput tempat menggembala kambing suami Halimah juga tumbuh subur. Keluarga Halimah pun menjadi lebih bahagia dari sebelumnya.

Wallahu’alam.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.