Sukses

DPR Dikuasai Koalisi Merah Putih, Ini yang Harus Dilakukan Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - Koalisi Merah Putih (KMP) kini menguasai kursi pimpinan DPR. Pemerintahan presiden terpilih Jokowi dan wapres-nya Jusuf Kalla atau JK diprediksi bakal terganjal kekuatan oposisi di parlemen.

Karena itu, Jokowi disarankan untuk memecah kesolidan Koalisi Merah Putih.

"Jelas kalau sudah dikuasai oleh Koalisi Merah Putih akan sulit kalau koalisi Jokowi tak bisa membangun komunikasi politik, bisa nggak memecah Koalisi Merah Putih yang selama ini masih solid," kata pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Indria Samego kepada Liputan6.com di Jakarta, Kamis (2/10/2014).

Indria mengatakan, untuk bisa memecah kesolidan KMP, maka Jokowi dan koalisinya harus bisa membangun komunikasi politik dengan partai-partai pengusung Prabowo-Hatta tersebut. Dia menilai, ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan Jokowi.

Bagaimana caranya?

"Kasih kursi (menteri) ke Koalisi Merah Putih," tutur dia.

"Lalu komunikasi politik antara Istana dengan mereka untuk (mengajak KMP) lebih mengutamakan kepentingan negara dari kepentingan koalisi," imbuh Indria.

Setidaknya, sambung dia, ada 2 parpol di KMP yang harus bisa didekati Jokowi dan JK, yakni Partai Golkar dan Partai Gerindra. Keduanya merupakan pemilik suara terbesar di KMP.

"JK bisa nggak mempengaruhi Golkar. Secara politik kekuatan Gerindra ada di Prabowo. Harus bisa membangun komunikasi Prabowo dengan dialogis," ujar Indria.

Sebelumnya, imbas dari berlakunya UU MD3, paket pimpinan yang diajukan Koalisi Merah Putih berhasil menguasai DPR. Pimpinan DPR periode 2014-2019, yakni Ketua DPR terpilih Setya Novanto (Golkar).

Dan 4 Wakil Ketua DPR terpilih, yakni Fadli Zon (Gerindra), Agus Hermanto (Demokrat), Taufik Kurniawan (PAN), dan Fahri Hamzah (PKS). (Mut)