Liputan6.com, Jakarta - Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) diminta agar pembangunan antara pusat dan daerah seimbang. Pemerintah Jokowi-JK juga harus memperhatikan sektor pembangunan di wilayah pedesaan dan pinggiran.
"Penting membangun dari desa dan pinggiran. Persoalan pembangunan berusia pendek karena pondasinya rapuh," kata Pengamat Kebijakan Publik Andrinof Chaniago saat diskusi bertajuk 'Membangun dari Desa dan dari Pinggiran, Menuju Daulat Pangan Bersama Pemerintahan Jokowi-JK' di Gedung Juang 45, Jakarta, Kamis (4/9/2014).
Â
Menurut Andrinof, keseimbangan dalam berbagai lini antara pusat dan daerah penting dalam melaksanakan pembangunan ke depan. Tujuannya, agar menghasilkan pertumbuhan ekonomi berjangka panjang. Â
Â
"Artinya kita akan rentan memasuki wilayah ketidakadilan. Keseimbangan itu penting untuk menjadi bangsa kuat, kokoh. Menciptakan pertumbuhan sambil menciptakan keseimbangan," kata Andrinof.
Menurut Andrinof, ketidakseimbangan pembangunan juga berdampak ke berbagai sektor. Misalnya sektor pangan, di mana selama 10 tahun belakangan ini pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan pangan, yang bisa mengubah Indonesia menjadi bangsa berdaulat. Terbukti, pemerintah harus terus-menerus mengimpor pangan dalam kurun waktu tersebut.
Untuk itu, lanjut Andrinof, pemerintahan selanjutnya di bawah komando Jokowi-JK dipercaya dapat menjaga keseimbangan pembangunan pusat dan daerah di sejumlah sektor. Karena hasilnya, tak cuma pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia dan masyarakat.
Â
"Kita harus tobat memasuki pemerintahan baru. Kita harus tobat karena kita berdosa, bahwa kita selama ini melakukan jalan yang salah. Perhatikan sektor kelautan, pangan. Hasilnya bukan semata keseimbangan fisik, tapi membangun manusia dan masyarakat," ujar Andrinof.‎
Agraris, Tapi Masih Impor Beras
‎Pada kesempatan yang sama, Dewan Penasihat Pusat Kajian Trisakti (Pusaka Trisakti) Alwi Hamu menambahkan, meski memiliki wilayah luas dengan potensi pangan banyak, Indonesia tetap mengimpor beras. Cap sebagai negara agraris sekaligus pengekspor beras pada 1987-1988 sudah tidak lagi melekat Indonesia.
Â
"Hanya beberapa tahun lalu ekspor beras. Itu karena ada kepedulian pemerintah untuk mendorong petani kita. Tapi, sekarang kita malah impor. Ini kan sebuah ironi," ujar dia.
Menurut Alwi, Indonesia cepat disalip negara tetangga seperti Vietnam sebagai negara penghasil beras. Jika pada 1999 Indonesia membantu negara sosialis, itu yang kekurangan stok beras, namun pada 2009 justru Vietnam malah menjadi pengekspor beras produksinya ke Indonesia.
Â
"Pada 1999, Indonesia membantu 1 juta ton beras kepada Vietnam. Hanya dalam 10 tahun kemudian, kita kok meminta agar Vietnam yang bisa membantu kita dalam penyediaan beras," kata Alwi.
"Dari pengimpor menjadi pengekspor itu Vietnam. Teknologi, mekanisasi mereka contek dari beberapa negara," ujar dia.
Â
Maka itulah, Alwi berharap masyarakat turut memberi saran kepada Jokowi-JK dalam menjalankan roda pemerintahan yang baru untuk mengatasi atau menghilangkan persoalan kekurangan pangan Indonesia ke depan.
Â
"Kita rakit pemikiran, kesimpulan yang bisa kita sumbangkan pada pemerintah ke depan. Yakin, Indonesia sebuah negara kaya pangan tidak hanya dari daratan," pungkas Alwi.
Jokowi-JK Diminta Jaga Keseimbangan Pemerintahan Pusat dan Daerah
Menurut Andrinof, ketidakseimbangan pembangunan juga berdampak ke berbagai sektor.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/713079/original/jokowi-jk-presiden.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391954/original/072137000_1793958689-Vertical_500x656_-_Dayatana.png)
Dayatana : Local Roots, Greater Impact
- Kasatgas Tito Minta Semua Pihak Bersatu Percepat Pemulihan Pascabencana Tapteng1 bulan yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345690/original/067748100_1789050705-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_21.02.17.jpeg)
- Strategi Mendagri agar Sumatera Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional1 bulan yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344472/original/056989200_1788947104-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_4.34.59_PM.jpeg)
- Pantau Progres Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Terus Pastikan Semua Pihak Bergerak2 bulan yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329986/original/052581700_1787307659-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.03.26.jpeg)
- Persetujuan Anggaran Pascabencana Sumatera Perlu Dipercepat3 bulan yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308204/original/009529000_1785132477-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_12.46.15_PM.jpeg)
- Mendagri Bakal Cek Rutin Program Rekonstruksi Pascabencana Sumatera3 bulan yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304577/original/005200700_1784721544-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_18.12.19.jpeg)
- Tito Karnavian Serahkan Mobil Tangki Air 4.000 Liter untuk Aceh Tengah3 bulan yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291253/original/086637400_1783510555-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_17.07.14.jpeg)
- Siapkan Jalur Alternatif, Kasatgas Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah3 bulan yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290264/original/065273200_1783441564-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.36.04.jpeg)
- 3 Langkah Pemerintah Pulihkan Akses Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah3 bulan yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290208/original/083376600_1783432448-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.29.47.jpeg)
- Pemerintah Perkuat Jembatan Enang-Enang Demi Keselamatan Warga3 bulan yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290170/original/059488200_1783429797-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_19.50.54.jpeg)
- Satgas PRR Dorong Percepatan Realisasi ABT 2026 untuk Pemulihan Sumatra4 bulan yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9271167/original/049315200_1783170039-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_17.30.33.jpeg)
- Mendagri Dorong Skema Baru Percepat Pembangunan Huntap4 bulan yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974535/original/013451500_1782983178-1106e511-c5ef-46a5-8b74-de1fd75e92f8.jpg)
- Dana Rp 100 T untuk Pemulihan Sumatera Mulai Cair, Tito Minta Tancap Gas4 bulan yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262336/original/070728700_1781780140-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_17.41.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Ekosistem Bekas Lahan Tambang di Tuban Dipulihkan, 500 Pohon Ditanam9 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392062/original/015622700_1793969928-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_12.54.23_PM.jpeg)
- Pulihkan Habitat Macan Tutul, 325 Hektare Hutan di Halimun Salak Direstorasi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
- Seperti Manusia, AI Juga Bisa Brain Rot Akibat Konten Receh3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
- Menakar Masa Depan Sustainable Fashion, dari Upcycling hingga Merawat Karya Perajin Lokal4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
- Merawat Keanekaragaman Hayati Sumatera Lewat Konservasi Tanaman Langka5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
- Subholding Gas Tekan Emisi 29 Ribu Ton CO2 dari Efisiensi Energi6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- BRILink Agen Fillio Jangkau Pinggiran Dumai, Layani Kebutuhan Masyarakat lewat 4 Outlet1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4586406/original/086311500_1695517878-BNI_naikan_tarif.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389787/original/061479300_1793772850-Screenshot_2026-11-04_131352.jpg)