Liputan6.com, Jakarta - Kutu busuk (Cimex lectularius) atau bed bugs merupakan serangga kecil yang dapat bersembunyi di berbagai sudut rumah, bukan hanya di kasur. Keberadaannya kerap sulit diketahui karena serangga ini dapat menyelinap ke celah sempit pada furnitur, dinding, hingga barang-barang yang jarang diperiksa.
Membersihkan kamar secara rutin memang membantu mengurangi debu dan barang yang menumpuk. Namun, kegiatan tersebut belum tentu menjangkau semua tempat persembunyian kutu busuk, terutama jika hanya berfokus pada permukaan lantai, meja, dan tempat tidur.
Karena itu, penting untuk mengetahui bagian-bagian kamar yang perlu diperiksa lebih teliti. Dengan begitu, tanda keberadaan kutu busuk dapat lebih mudah dikenali sebelum masalahnya semakin meluas.
Advertisement
Berikut tempat persembunyian kutu busuk yang sering terlewat saat membersihkan kamar, dikutip Liputan6.com dari laman Advanced Integrated Pest Management, Sabtu (10/10).
1. Sofa dan Kursi Berlapis Kain
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184811/original/079037400_1744346432-Sofa_warna_cokelat.jpg)
Sofa dan kursi berlapis kain termasuk tempat yang perlu diperhatikan saat membersihkan kamar atau ruang keluarga. Furnitur dengan bantalan memiliki jahitan, lipatan, dan celah yang dapat menjadi tempat persembunyian kutu busuk. Lokasinya yang dekat dengan tempat orang duduk atau beristirahat juga membuat area tersebut perlu diperiksa.
Ketika membersihkan sofa, jangan hanya mengelap permukaan atau menyedot debu pada bagian yang terlihat. Periksa sela-sela bantalan, jahitan kain, dan celah di antara bagian dudukan. Jika memungkinkan, lepaskan bantalan agar area di bawahnya dapat diperiksa dengan lebih saksama.
Gunakan penyedot debu untuk membersihkan celah yang dapat dijangkau. Namun, apabila ditemukan serangga yang diduga kutu busuk atau tanda infestasi, pembersihan biasa belum tentu cukup untuk mengatasinya.
Advertisement
2. Plint Lantai dan Celah di Dekat Dinding
Bagian pertemuan antara dinding dan lantai juga dapat luput dari perhatian ketika membersihkan kamar. Kutu busuk dapat bersembunyi di celah sempit, termasuk pada plint lantai atau lis yang terpasang di sepanjang bagian bawah dinding. Risiko ini perlu diperhatikan terutama jika terdapat bagian yang longgar atau celah terbuka.
Saat menyapu dan mengepel, periksa apakah ada debu yang menumpuk di sepanjang tepi ruangan. Area di belakang furnitur yang menempel pada dinding juga sebaiknya tidak dilewatkan. Meski terlihat bersih dari kejauhan, celah kecil di bagian tersebut tetap dapat menjadi tempat persembunyian serangga.
Jika menemukan celah atau plint yang terlepas, perbaiki sesuai kondisi materialnya. Pembersihan rutin dapat membantu menjaga area tetap terawat, tetapi tidak menjamin kutu busuk yang sudah bersembunyi di dalam celah akan hilang.
3. Wallpaper yang Mengelupas
Dinding tidak selalu menjadi area yang bebas dari kutu busuk. Wallpaper yang mulai mengelupas dapat membentuk ruang di antara lapisan kertas dan permukaan dinding. Bagian tersembunyi ini mungkin terlewat ketika kamar hanya dibersihkan dengan mengelap permukaan dinding yang terlihat.
Perhatikan wallpaper yang terangkat pada bagian sudut, sambungan, atau tepinya. Pemeriksaan dapat dilakukan terutama pada dinding di sekitar tempat tidur dan furnitur yang sering digunakan untuk beristirahat. Area tersebut layak diperhatikan apabila terdapat tanda lain yang mengarah pada keberadaan kutu busuk.
Hindari langsung menarik atau merobek wallpaper secara sembarangan. Jika ditemukan dugaan infestasi, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan jenis serangga dan menentukan penanganan yang sesuai.
Advertisement
4. Lipatan Tirai dan Gorden
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838205/original/039761300_1716261499-blinds-5928691_1280.jpg)
Tirai atau gorden sering dibersihkan lebih jarang dibandingkan lantai dan permukaan furnitur. Padahal, lipatan kain dapat menjadi tempat persembunyian kutu busuk, terutama ketika tirai berada di dekat tempat tidur atau kursi yang sering digunakan.
Saat membersihkan kamar, periksa lipatan, jahitan, dan bagian tepi tirai. Jangan hanya memperhatikan kain yang terbentang karena serangga dapat bersembunyi di bagian yang tertutup atau sulit terlihat. Tirai yang jarang digerakkan juga perlu diperiksa dengan lebih teliti.
Jika tirai dapat dilepas, bersihkan sesuai petunjuk perawatan bahannya. Apabila ada dugaan kutu busuk, jangan mengandalkan pencucian biasa tanpa memastikan metode penanganannya sesuai untuk membasmi serangga tersebut.
5. Bingkai Pintu dan Jendela
Bingkai pintu dan jendela merupakan bagian lain yang sebaiknya masuk dalam pemeriksaan kamar. Sambungan dan celah kecil di sekitar bingkai dapat menjadi tempat persembunyian kutu busuk, tetapi sering terlewat karena perhatian lebih banyak tertuju pada kaca, gagang pintu, atau kusen yang terlihat jelas.
Ketika membersihkan area ini, periksa sudut bingkai, sambungan material, serta celah yang sulit dijangkau kain lap. Gunakan senter jika diperlukan agar bagian yang gelap dapat terlihat lebih jelas. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara menyeluruh, terutama jika ditemukan tanda keberadaan kutu busuk di sekitar furnitur atau tempat tidur.
Namun, keberadaan celah pada bingkai tidak otomatis menandakan adanya kutu busuk. Perlu ditemukan serangga atau tanda lain yang mendukung dugaan tersebut sebelum menentukan langkah penanganan.
Advertisement
6. Laci dan Sambungan Furnitur
Laci yang jarang dibuka juga dapat luput dari pembersihan rutin. Kutu busuk berpotensi bersembunyi pada sudut dalam laci, sambungan furnitur, dan celah yang sulit dijangkau. Bagian ini perlu diperhatikan terutama jika lemari atau meja berada dekat tempat tidur.
Keluarkan barang-barang di dalam laci untuk memudahkan pemeriksaan. Setelah itu, perhatikan sudut, sambungan, dan bagian dalam yang biasanya tertutup oleh pakaian atau benda lainnya. Debu dan kotoran yang menumpuk dapat dibersihkan menggunakan penyedot debu dengan aksesori yang sesuai.
Selain laci, periksa juga celah pada furnitur lain yang memiliki sambungan atau ruang tersembunyi. Jika ditemukan serangga yang dicurigai sebagai kutu busuk, jangan langsung menyimpulkan bahwa semua kotoran atau bintik gelap merupakan tanda infestasi. Identifikasi lebih lanjut tetap diperlukan.
7. Koper, Tas, dan Kotak Penyimpanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4691464/original/010678800_1702973138-pexels-vlada-karpovich-7365311.jpg)
Koper dan tas dapat membawa kutu busuk masuk ke rumah apabila sebelumnya berada di lokasi yang terinfestasi. Serangga ini dapat terbawa bersama barang-barang tanpa disadari, sehingga tempat penyimpanan dan barang bawaan juga perlu diperiksa, bukan hanya furnitur kamar.
Setelah bepergian, periksa bagian dalam dan luar koper, termasuk jahitan, lipatan, serta celah di dekat ritsleting. Kotak kardus dan wadah penyimpanan yang baru dibawa masuk juga sebaiknya diperiksa sebelum disimpan bersama barang-barang lain.
Jika menyimpan pakaian musiman atau dekorasi di dalam kotak, hindari membiarkannya menumpuk tanpa pemeriksaan. Mengurangi barang yang berserakan dapat memudahkan proses inspeksi karena lebih sedikit area yang tertutup dan lebih mudah dijangkau saat membersihkan kamar.
Advertisement
Cara Mengenali Tanda Keberadaan Kutu Busuk
Selain memeriksa tempat persembunyiannya, perhatikan tanda-tanda yang mungkin muncul di sekitar area tersebut. Beberapa indikator yang dapat ditemukan antara lain:
-
Noda kemerahan atau kecokelatan pada seprai dan kain, yang dapat berasal dari kutu busuk yang tergencet.
-
Bintik-bintik gelap pada kain atau permukaan di sekitar tempat persembunyian, yang mungkin merupakan kotoran kutu busuk.
-
Telur, cangkang telur, atau kulit yang terlepas ketika kutu busuk tumbuh.
-
Serangga hidup yang ditemukan di celah furnitur, lipatan kain, atau lokasi tersembunyi lainnya.
Tanda-tanda tersebut perlu diperiksa dengan cermat karena noda atau bintik saja belum cukup untuk memastikan adanya kutu busuk. Identifikasi serangga yang ditemukan dapat membantu menentukan penanganan yang tepat.
Tips Membersihkan Kamar agar Pemeriksaan Lebih Menyeluruh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5419943/original/081464700_1763716101-unnamed__3_.jpg)
Membersihkan kamar tidak hanya berarti menghilangkan debu yang terlihat. Pemeriksaan juga perlu menjangkau area tersembunyi yang berpotensi menjadi tempat persembunyian kutu busuk.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
-
Bersihkan secara sistematis. Mulailah dari area tempat tidur, kemudian lanjutkan ke furnitur, tirai, dinding, dan bagian tepi ruangan agar tidak ada area yang terlewat.
-
Kurangi barang yang menumpuk. Tumpukan pakaian, kotak, dan barang lainnya dapat menyulitkan pemeriksaan serta menyediakan lebih banyak celah persembunyian.
-
Gunakan penyedot debu pada celah yang terjangkau. Periksa jahitan furnitur, sudut laci, dan bagian tepi ruangan. Tangani isi penyedot debu sesuai petunjuk produsennya agar serangga tidak menyebar kembali.
-
Periksa barang sebelum dibawa masuk. Koper, tas, serta furnitur bekas perlu diperiksa karena kutu busuk dapat terbawa melalui barang-barang tersebut.
-
Hubungi tenaga pengendali hama jika ditemukan infestasi. Pembersihan biasa belum tentu dapat mengatasi kutu busuk yang bersembunyi di banyak lokasi.
Perlu diingat, kutu busuk tidak hanya ditemukan di kamar yang kotor. Serangga ini juga dapat masuk ke lingkungan yang bersih melalui barang bawaan atau furnitur yang telah terinfestasi. Karena itu, pemeriksaan yang teliti lebih penting daripada sekadar menilai kebersihan ruangan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tempat Persembunyian Kutu Busuk yang Sering Terlewat saat Membersihkan Kamar
Di mana kutu busuk sering bersembunyi selain di kasur?
Kutu busuk dapat bersembunyi di sofa, lipatan tirai, celah plint lantai, wallpaper yang mengelupas, sambungan furnitur, serta bagian dalam koper dan tas.
Apakah kutu busuk hanya muncul di kamar yang kotor?
Tidak. Kutu busuk juga dapat ditemukan di kamar yang bersih karena serangga ini bisa terbawa melalui koper, tas, pakaian, atau furnitur yang terinfestasi.
Bagaimana cara mengetahui keberadaan kutu busuk saat membersihkan kamar?
Periksa noda kecokelatan atau bintik gelap, telur, kulit yang terlepas, serta serangga hidup di celah furnitur dan lipatan kain. Namun, tanda-tanda tersebut perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan keberadaan kutu busuk.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5272924/original/067898900_1751604930-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562930/original/087212000_1776842538-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-22T142049.188.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403399/original/021681200_1682044577-cek_fakta_mesin_cuci.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4599276/original/082101300_1696474965-856f3405e3306ee03606e18afc46fc9a41bfc5eb_0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355787/original/021916700_1790142057-01M34AVCAA3EADSK3NRPHMXQJN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370335/original/086148300_1791610194-Gemini_Generated_Image_sa5ua3sa5ua3sa5u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366446/original/093823100_1791267290-Gemini_Generated_Image_h8tpvph8tpvph8tp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370348/original/048526200_1791611915-Gemini_Generated_Image_dpwbordpwbordpwb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728632/original/071373600_1706465868-aleksandrs-karevs-9PZePvYSM4U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6384473/original/076622100_1779259669-warung_rumahan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366396/original/006127000_1791265211-Gemini_Generated_Image_trhfaftrhfaftrhf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370345/original/078773600_1791611505-Gemini_Generated_Image_qhb33mqhb33mqhb3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366972/original/059822000_1791281884-2d8143af-7375-42f3-916b-5584ad3ab53e.jpg)