Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat rak sayur gantung dari karung beras bekas sangatlah mudah. Pemanfaatannya sangat cocok bagi Anda yang memiliki hobi bercocok tanam di area halaman rumah, namun dengan kondisi yang terbatas dan sempit.
Kehadiran rak gantung sendiri sangat membantu sebagai media tanaman agar tidak memenuhi lantai sekaligus tertata rapi. Melalui pemanfaatan wadah bekas beras ini, kebutuhan bahan pangan di rumah bisa dipenuhi melalui beberapa jenis komoditas seperti kangkung, bayam, sawi, pakcoy sampai daun bawang.
Bagi Anda yang sedang mencari informasi seputar budidaya rumahan dengan menggunakan barang bekas, kiranya langkah pembuatan rak sayur gantung dari karung bekas murah versi Liputan6 ini bisa dijadikan sebagai panduan, Rabu (19/8).
Advertisement
1. Pilih Karung Beras yang Masih Bisa Digunakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6374249/original/006877300_1779249403-melipat.jpg)
Karung beras menjadi bahan pertama yang perlu disiapkan untuk membuat rak sayur gantung. Periksa kondisinya sebelum digunakan, terutama pada bagian sambungan, sudut, dan permukaan yang akan menahan tanah.
Langkah yang dapat dilakukan:
- Kosongkan karung dari sisa beras.
- Bersihkan karung dari debu dan kotoran.
- Cuci jika permukaannya kotor, lalu keringkan.
- Periksa bagian yang robek atau berlubang.
- Sisihkan karung yang sudah terlalu rapuh.
Advertisement
2. Tentukan Bagian Karung yang Akan Dipotong
Pada langkah kedua, setelah bersih, bentangkan karung di tempat yang rata agar bagian yang akan digunakan lebih mudah ditentukan. Tandai beberapa bagian yang akan dijadikan wadah tanaman. Ukuran potongan tidak harus sama, tetapi sebaiknya disesuaikan dengan jenis sayuran yang akan ditanam.
Bagian karung yang sudah ditandai kemudian dapat dipotong menggunakan gunting atau alat yang tersedia di rumah. Hindari membuat potongan terlalu besar karena wadah akan lebih sulit menahan tanah. Sisakan bagian tertentu sebagai tempat untuk mengikat karung pada rak atau penyangga.
Potongan karung tidak perlu dibuang. Sisa bahan tersebut dapat digunakan untuk membuat tali pengikat, lapisan tambahan, atau penahan pada bagian tertentu. Dengan cara ini, hampir seluruh bagian karung dapat dimanfaatkan tanpa perlu membeli bahan tambahan.
3. Buat Lubang untuk Mengeluarkan Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6374250/original/036139000_1779249403-drainase.jpg)
Di langkah ketiga, bagian bawah karung perlu diberi beberapa lubang agar air dari penyiraman dapat keluar dan tidak tertahan di dalam wadah, sehingga tanah tidak terus berada dalam kondisi basah, sementara ukuran lubang cukup dibuat seperlunya agar tanah tetap berada di dalam karung dan air tetap memiliki jalan keluar.
Langkah yang dapat dilakukan:
- Letakkan karung pada permukaan yang rata.
- Tentukan bagian bawah wadah.
- Buat beberapa lubang menggunakan gunting atau benda yang tersedia.
- Beri jarak antar lubang agar air dapat keluar.
- Periksa kembali lubang setelah karung dipasang.
Advertisement
4. Susun Karung Menjadi Rak Gantung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5765094/original/062467400_1778668167-unnamed__26_.jpg)
Karung yang sudah disiapkan dapat disusun bertingkat pada pagar, dinding, tiang, atau bagian rumah yang memungkinkan dengan memanfaatkan tali atau sisa bahan karung sebagai pengikat, tetapi setiap titik pemasangan perlu diperiksa terlebih dahulu karena wadah akan menjadi lebih berat setelah diisi tanah dan terkena air saat penyiraman.
Langkah yang dapat dilakukan:
- Tentukan lokasi untuk memasang rak.
- Atur posisi karung dari bawah ke atas.
- Gunakan tali atau sisa bahan karung sebagai pengikat.
- Beri jarak antarwadah agar tanaman tidak berhimpitan.
- Pastikan setiap ikatan tidak mudah terlepas.
- Periksa kembali susunan sebelum karung diisi tanah.
5. Isi Wadah dengan Tanah dan Pilih Sayuran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468051/original/071008000_1767940675-Gemini_Generated_Image_bspk5zbspk5zbspk.png)
Setelah karung tersusun, masukkan tanah secukupnya ke setiap wadah. Gunakan tanah yang tersedia di sekitar rumah dan campurkan dengan bahan organik yang sudah matang jika ada. Isi wadah tanpa membuat tanah terlalu padat agar akar tanaman tetap memiliki ruang untuk berkembang.
Sayuran yang dipilih sebaiknya disesuaikan dengan ukuran wadah berikut:
- Kangkung
- Bayam
- Sawi
- Pakcoy
- Selada
- Daun bawang
- Seledri
- Kailan
- Dan beberapa tanaman berakar pendek
Penempatan tanaman juga perlu diperhatikan. Sayuran membutuhkan cahaya untuk tumbuh, sehingga rak sebaiknya berada di tempat yang mendapatkan sinar matahari. Jika menggunakan beberapa jenis sayuran, atur posisi berdasarkan kebutuhan ruang agar tanaman tidak saling mengganggu.
Advertisement
6. Manfaatkan Barang Rumah Tangga sebagai Penyangga
Rak sayur gantung dari karung beras bekas tidak harus dibuat menggunakan rangka khusus. Pagar, tiang, kawat yang sudah tersedia, atau bagian rumah tertentu dapat digunakan selama mampu menahan beban. Pilih titik yang mudah diperiksa agar kondisi ikatan dapat dipantau.
Barang bekas lain juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari penyangga. Potongan kayu, sisa tali, atau bahan rumah tangga yang tidak terpakai bisa digunakan selama kondisinya masih layak. Namun, jangan memakai benda yang mudah patah atau sudah rapuh.
Periksa bagian pengikat secara berkala, terutama setelah karung terkena air. Beban wadah akan bertambah ketika tanah menjadi basah sehingga ikatan dapat berubah. Jika terlihat longgar, segera perbaiki sebelum karung jatuh dan merusak tanaman.
7. Atur Penyiraman dan Perawatan Tanaman
Tanaman dalam rak gantung tetap perlu diperiksa secara rutin dengan memperhatikan kondisi tanah, daun, batang, dan posisi karung setelah penyiraman, sebab perawatan sederhana seperti memberikan air secukupnya, membersihkan bagian tanaman yang rusak, serta memastikan ikatan tetap terpasang dapat membantu tanaman tumbuh tanpa membuat kegiatan berkebun menjadi pekerjaan yang sulit dilakukan setiap hari.
Langkah yang dapat dilakukan:
- Periksa kondisi tanah sebelum menyiram.
- Siram tanaman sesuai kebutuhan.
- Hindari memberikan air secara berlebihan.
- Periksa daun dan batang secara berkala.
- Singkirkan bagian tanaman yang rusak.
- Periksa kembali ikatan karung setelah penyiraman.
- Perbaiki ikatan jika mulai longgar.
Advertisement
8. Gunakan Rak untuk Kebun Rumah yang Hemat Tempat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468056/original/009375100_1767940734-Gemini_Generated_Image_u5hi1fu5hi1fu5hi.png)
Cara membuat rak sayur gantung dari karung beras bekas dapat diterapkan pada rumah yang memiliki halaman terbatas. Wadah yang digantung memanfaatkan ruang vertikal sehingga bagian lantai tetap bisa digunakan untuk kegiatan lain. Cara ini juga dapat diterapkan di dekat dapur selama tanaman memperoleh cahaya yang cukup.
Keuntungan lain berasal dari penggunaan barang yang sudah tersedia. Karung bekas, potongan bahan, tanah, dan beberapa perlengkapan rumah dapat dimanfaatkan kembali. Dengan demikian, kegiatan berkebun tidak selalu membutuhkan pot atau rak yang dibeli khusus.
Rak tersebut juga dapat dikembangkan sesuai kebutuhan. Jika tanaman bertambah, beberapa karung dapat ditambahkan pada bagian yang masih tersedia. Namun, jumlah wadah tetap perlu disesuaikan dengan kekuatan penyangga dan kemampuan penghuni rumah dalam merawat tanaman.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Rak Sayur Gantung dari Karung Beras Bekas
1. Karung beras bekas bisa dibuat menjadi apa?
Karung beras bekas dapat dimanfaatkan sebagai wadah tanaman, tempat penyimpanan, bahan kerajinan, atau perlengkapan rumah setelah dibersihkan dan disesuaikan dengan kebutuhan.
2. Apa saja sayuran yang bisa ditanam di karung?
Beberapa sayuran yang dapat ditanam di wadah karung antara lain kangkung, bayam, sawi, daun bawang, dan tanaman lain yang sesuai dengan ukuran wadah.
3. Apakah rak sayur gantung membutuhkan pot?
Tidak selalu. Karung beras bekas dapat digunakan sebagai wadah tanaman sehingga kebutuhan pot dapat dikurangi, terutama jika bahan tersebut sudah tersedia di rumah.
4. Mengapa bagian bawah karung perlu diberi lubang?
Lubang membantu air keluar setelah penyiraman sehingga air tidak tertahan terlalu lama di dalam wadah dan mengganggu kondisi tanah.
5. Apakah rak sayur dari karung bisa ditempatkan di dalam rumah?
Bisa, tetapi tanaman tetap membutuhkan cahaya yang cukup. Karena itu, lokasi dekat jendela atau area lain yang memperoleh sinar matahari dapat dipertimbangkan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526386/original/065611600_1773119349-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-10T120535.465.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327788/original/084282200_1787124335-Rak_Sayur_Gantung_dari_Karung_Beras_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330945/original/020464300_1787465682-penyimpanan_teri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326735/original/002768200_1787034654-01M09GVX7X2YSD6TY1WAQK7PMG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330889/original/064184500_1787457508-Cara_Mengupas_Alpukat_agar_Dagingnya_Tidak_Menempel_di_Kulit.jpg)