Liputan6.com, Jakarta - Pemanfaatan limbah wadah industri kini semakin populer, salah satunya adalah ide drum plastik bekas jadi bak penampung air hujan yang menawarkan solusi hemat biaya bagi rumah tangga. Konsep ini tidak hanya mengurangi sampah plastik yang sulit terurai, tetapi juga membantu masyarakat memiliki cadangan air bersih gratis saat musim kemarau tiba. Drum plastik berbahan HDPE yang kuat dan tahan korosi menjadi material ideal untuk menggantikan tangki air pabrikan yang harganya jauh lebih mahal.
Penerapan sistem ini sangat sederhana karena hanya membutuhkan sedikit modifikasi pada struktur drum agar dapat terhubung dengan talang air rumah. Keunggulan utamanya terletak pada fleksibilitas desain, di mana pengguna dapat menyusun drum secara seri maupun paralel sesuai ketersediaan lahan di halaman rumah. Selain itu, penggunaan filter sederhana dari bahan ijuk atau kerikil mampu menyaring kotoran fisik sehingga air yang tertampung tetap jernih dan layak pakai.
Keamanan air tetap menjadi prioritas utama dalam metode ini, sehingga pemilihan jenis drum bekas memegang peranan vital sebelum proses instalasi dimulai. Pastikan drum yang dipilih memiliki label food grade atau bekas wadah bahan pangan agar terbebas dari residu kimia berbahaya yang bisa mencemari air. Berikut Liputan6.com mengulas tentang ide drum plastik bekas jadi bak penampung air hujan, Jumat (17/7/2026).
Advertisement
Tahap Persiapan & Pemilihan Bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299894/original/086427700_1784277835-B.jpg)
Mengapa Memilih Drum Plastik Bekas?
Drum plastik bekas, terutama jenis HDPE (High-Density Polyethylene), dikenal memiliki durabilitas tinggi terhadap cuaca ekstrem dan paparan sinar matahari langsung. Material ini tidak mudah pecah atau berkarat seperti drum besi, menjadikannya investasi jangka panjang yang sangat murah dibandingkan membeli toren air baru. Ketersediaannya yang melimpah di pasaran barang bekas membuat biaya pembuatan satu unit penampungan air ini sangat terjangkau bagi semua kalangan.
Seleksi Drum Aman dan Tepat
Tidak semua drum plastik aman digunakan sebagai penampung air, terutama jika sebelumnya digunakan untuk menyimpan limbah B3 atau bahan kimia keras. Pilihlah drum berwarna biru yang umumnya menandakan standar food grade dan cari kode daur ulang angka 2 (HDPE) di bagian bawah drum. Pastikan juga kondisi fisik drum masih mulus tanpa retakan dan tutupnya masih berfungsi rapat untuk mencegah masuknya nyamuk atau kotoran luar.
Teknik Pembersihan Menyeluruh
Membersihkan drum bekas memerlukan ketelitian ekstra untuk memastikan tidak ada sisa zat asing yang menempel pada dinding bagian dalam wadah. Bilaslah drum berulang kali menggunakan campuran air panas, cuka, dan baking soda untuk melarutkan sisa residu minyak atau bau tak sedap yang mungkin tertinggal. Lakukan perendaman selama 24 jam penuh sebelum dibilas kembali dengan air bersih hingga air buangannya benar-benar bening dan tidak berbau.
Instalasi Sistem Filter Pipa PVC
Keunikan sistem ini dapat ditingkatkan dengan menambahkan filter air sederhana yang dibuat dari pipa PVC berdiameter 4 inci yang diisi media penyaring alami. Susunan media filter seperti ijuk, arang aktif, kerikil, dan pasir silika dimasukkan ke dalam pipa sebelum air masuk ke dalam drum utama. Filter ini berfungsi vital untuk menahan debu, daun kering, dan partikel halus dari atap rumah agar tidak mengendap menjadi lumpur di dasar drum.
Konsep Bejana Berhubungan
Untuk meningkatkan kapasitas tampung tanpa membeli tangki raksasa, hubungkanlah beberapa drum sekaligus menggunakan prinsip bejana berhubungan. Lubangi bagian bawah setiap drum dan sambungkan menggunakan pipa paralon 1 inci agar air dapat mengisi semua drum secara merata dan bersamaan. Sistem ini memungkinkan pemilik rumah memiliki cadangan air hingga ratusan liter hanya dengan memanfaatkan ruang sempit di samping rumah secara efisien.
Advertisement
Perawatan & Solusi Keamanan Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299895/original/091184400_1784277835-C.jpg)
Mencegah Jentik Nyamuk
Genangan air statis sangat rawan menjadi sarang nyamuk, maka tutuplah setiap celah ventilasi atau lubang masuk air menggunakan kawat nyamuk halus. Pastikan tutup drum terpasang sangat rapat dan tambahkan pipa overflow yang juga dilapisi jaring pelindung di ujungnya. Lakukan pengecekan rutin seminggu sekali untuk memastikan tidak ada celah yang terbuka yang bisa dimanfaatkan nyamuk untuk bertelur di dalam tangki.
Perawatan Berkala Tandon
Kuraslah endapan lumpur yang terbentuk di dasar drum setidaknya setiap enam bulan sekali untuk menjaga kualitas air tetap bersih dan tidak berbau. Gosok dinding bagian dalam menggunakan sikat berbulu lembut agar lumut tidak tumbuh subur yang bisa menyumbat saluran kran keluar. Periksa juga kondisi pipa sambungan dan kran air secara berkala untuk mendeteksi kebocoran dini akibat getas atau gigitan hewan pengerat.
Nilai Tambah: Estetika & Lingkungan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299896/original/096576300_1784277835-E.jpg)
Estetika Kamuflase Drum
Tampilan drum plastik biru mungkin terlihat kurang menarik bagi sebagian orang, namun hal ini bisa disiasati dengan teknik kamuflase sederhana seperti pengecatan atau pelapisan kayu. Bungkuslah drum dengan bilah bambu atau papan kayu bekas palet untuk memberikan kesan alami yang menyatu dengan taman rumah. Tanaman rambat juga bisa ditanam di sekitar drum untuk menyamarkan bentuk aslinya sekaligus menjaga suhu air di dalamnya tetap sejuk.
Manfaat Bagi Lingkungan
Menggunakan ide drum plastik bekas jadi bak penampung air hujan secara langsung mengurangi limpasan air hujan yang sering menyebabkan banjir di area perkotaan padat. Air yang tertampung dapat digunakan untuk menyiram tanaman, mencuci kendaraan, atau mengepel lantai sehingga mengurangi penggunaan air tanah. Langkah kecil ini memberikan dampak besar bagi konservasi air tanah dan pengurangan beban drainase kota saat musim hujan deras.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ide Drum Plastik Bekas Jadi Bak Penampung Air Hujan
Apakah air dari drum ini bisa diminum langsung?
Air hujan yang ditampung dalam drum bekas sebaiknya tidak diminum langsung tanpa proses pengolahan lebih lanjut seperti perebusan hingga mendidih atau filtrasi.
Berapa lama drum plastik bekas bisa bertahan?
Drum plastik berbahan HDPE berkualitas baik mampu bertahan hingga lebih dari 10 tahun jika terlindung dari sinar matahari langsung yang ekstrem.
Bagaimana cara mengatasi lumut di dalam drum?
Cat bagian luar drum dengan warna gelap atau bungkus dengan material kedap cahaya untuk menghalangi sinar matahari yang memicu pertumbuhan lumut.
Berapa biaya pembuatan satu unit penampungan?
Biaya pembuatan satu unit lengkap dengan kran dan pipa filter sederhana berkisar antara Rp150.000 hingga Rp250.000 tergantung harga drum bekas di lokasi.
Apakah perlu pompa untuk mengeluarkan airnya?
Tidak perlu pompa jika drum diletakkan di atas dudukan yang lebih tinggi (gaya gravitasi), namun pompa diperlukan jika ingin mengalirkan air ke tempat tinggi.
Â
Â
Â
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299864/original/085658400_1784277079-pupuk_subsidi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299546/original/056513500_1784263210-Screenshot_2026-07-17_111351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299565/original/093541200_1784264989-cek_fakta_magang_nasional_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299893/original/081539400_1784277835-Gemini_Generated_Image_m32hepm32hepm32h.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298217/original/010036300_1784154923-Argentina_s_Lautaro_Martinez_england.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299157/original/011157800_1784196356-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299934/original/041038100_1784279853-cincin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299908/original/050735200_1784278434-000_B8U93QE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297102/original/031972000_1784078886-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299466/original/011004700_1784258669-000_B8YD28N.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297046/original/098584500_1784067058-Spain_s_Mikel_Oyarzabal__left__celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298306/original/004606900_1784166640-tuchel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298637/original/010650700_1784178420-INGGRIS_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262559/original/072936300_1781837008-Tanaman_Buah_yang_Bisa_Berbuah_Lebat_di_Drum_Bekas_dan_Mudah_Dirawat_Pemula.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7587911/original/001813900_1780369836-Cara_Ternak_Belut_di_Drum_Plastik_Tanpa_Lumpur_3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547221/original/088964800_1775451196-kandang_drum_bekas.jpeg)