6 Cara Menghilangkan Bau Telur dari Piring dengan Mudah dan Efektif

Bau telur membandel di piring? Jangan khawatir! Simak cara menghilangkan bau telur dari piring menggunakan bahan alami yang mudah ditemukan di rumah.

Diterbitkan 06 Februari 2026, 07:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bau amis telur yang tertinggal di piring sering kali menjadi masalah sepele namun menjengkelkan di dapur. Meski sudah dicuci menggunakan sabun cuci piring beraroma kuat, terkadang aroma khas telur masih menempel dan sulit hilang. Hal ini bisa mengganggu selera makan, terutama saat piring tersebut digunakan kembali untuk makanan lain. Berikut cara menghilangkan bau telur dari piring.

Masalah bau telur biasanya muncul setelah mengolah telur rebus, telur ceplok, atau olahan berbahan dasar telur mentah. Senyawa sulfur alami pada telur dapat menempel pada permukaan piring, terutama piring plastik atau melamin, sehingga baunya lebih sulit dihilangkan dibandingkan piring kaca atau keramik.

Untungnya, ada berbagai cara menghilangkan bau telur dari piring yang praktis dan efektif dengan memanfaatkan bahan dapur sederhana. Berbagai laman kebersihan dan sumber terpercaya menyebutkan bahwa bahan-bahan alami justru lebih ampuh dibandingkan sabun biasa. Berikut ulasan Liputan6.com, Kamis (5/2/2026).

1. Menggunakan Air Perasan Lemon

 

Lemon dikenal sebagai bahan alami dengan kandungan asam sitrat yang efektif menghilangkan bau tidak sedap. Untuk cara menghilangkan bau telur dari piring dengan lemon, kamu bisa memeras lemon dan mengoleskan airnya ke permukaan piring menggunakan kain atau spons.

Diamkan selama beberapa menit agar asam lemon bekerja menetralisir aroma amis, lalu bilas dengan sabun cuci piring seperti biasa. Kamu juga bisa menggunakan kulit lemon dan menggosokkannya langsung ke piring untuk hasil yang lebih maksimal.

2. Memanfaatkan Tepung Gram (Tepung Besan)

Tepung gram atau tepung besan dipercaya mampu menyerap bau tak sedap dengan sangat baik. Caranya cukup mudah, yaitu menggosokkan tepung gram ke permukaan piring yang berbau telur, lalu diamkan selama 5–7 menit.

Setelah itu, bilas piring dengan air mengalir. Menurut para ahli kebersihan dapur, tepung gram bekerja dengan menyerap senyawa penyebab bau, sehingga aroma telur hilang dan piring kembali netral.

3. Menggunakan Cuka Dapur

Cuka merupakan bahan dapur serbaguna yang juga efektif untuk menghilangkan bau. Pertama, cuci piring dengan sabun cuci piring seperti biasa. Setelah itu, oleskan atau siramkan cuka ke seluruh permukaan piring dan diamkan sebentar.

Bilas kembali dengan air mengalir hingga bersih. Kandungan asam pada cuka membantu memecah senyawa sulfur dari telur, sehingga bau amis bisa hilang dengan cepat.

4. Menghilangkan Bau Telur dengan Bubuk Kopi

Bubuk kopi tidak hanya menyerap bau di ruangan, tetapi juga ampuh untuk mengatasi bau telur di piring. Caranya, campurkan bubuk kopi dengan sedikit air hingga membentuk pasta, lalu gosokkan ke piring.

Diamkan selama beberapa menit, kemudian bilas menggunakan air dingin. Aroma kopi yang kuat akan membantu menetralkan bau telur yang menempel pada piring.

5. Menggunakan Semprotan Cuka Siap Pakai

Jika kamu tidak ingin repot menggunakan bahan alami satu per satu, semprotan cuka siap pakai bisa menjadi solusi praktis. Semprotkan cairan ke piring yang berbau telur, diamkan selama 15–20 menit, lalu cuci dengan sabun lembut.

Cara ini cocok bagi kamu yang ingin solusi cepat tanpa harus meracik bahan sendiri.

6. Baking Soda, Bahan Andalan Penghilang Bau

Baking soda dikenal sebagai bahan serbaguna untuk kebersihan rumah. Untuk cara menghilangkan bau telur dari piring, larutkan 2 sendok makan baking soda ke dalam wadah berisi air hangat.

Rendam piring selama 15 menit, lalu cuci dengan sabun cuci piring dan keringkan. Baking soda bekerja dengan menetralisir bau dan membersihkan sisa lemak yang mungkin masih menempel.

Penyebab Bau Telur Sulit Hilang dari Piring

Sebelum membersihkan piring, penting untuk memahami penyebab bau telur membandel. Telur mengandung senyawa sulfur yang mudah bereaksi dan menempel pada permukaan alat makan. Saat terkena panas atau dibiarkan terlalu lama, aroma ini semakin kuat dan sulit dihilangkan hanya dengan sabun cair biasa.

Selain itu, jenis bahan piring juga berpengaruh. Piring plastik dan melamin cenderung menyerap bau lebih mudah dibandingkan piring berbahan kaca, stainless steel, atau porselen. Inilah sebabnya bau telur sering terasa meski piring terlihat sudah bersih. Berbagai sumber kebersihan dapur, termasuk laman timesofindia.com, menyarankan penggunaan bahan dapur alami karena mampu menetralisir bau tanpa merusak permukaan piring.

Tips Agar Bau Telur Tidak Kembali

Selain membersihkan dengan benar, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa kamu terapkan agar bau telur tidak kembali menempel di piring:

  • Jangan menumpuk piring kotor terlalu lama setelah digunakan untuk telur
  • Bilas piring dengan air mengalir sebelum mencucinya
  • Gunakan air hangat untuk membantu melarutkan lemak dan bau
  • Keringkan piring dengan baik agar tidak menyimpan aroma lembap

FAQ Seputar Membersihkan Piring

1. Kenapa bau telur tetap ada meski sudah dicuci dengan sabun?

Karena senyawa sulfur pada telur menempel kuat dan tidak selalu bisa dihilangkan oleh sabun biasa.

2. Apakah aman menggunakan cuka untuk piring sehari-hari?

Aman, selama dibilas hingga bersih dan tidak digunakan berlebihan pada piring berbahan sensitif.

3. Piring plastik atau keramik, mana yang lebih mudah menyerap bau?

Piring plastik dan melamin lebih mudah menyerap bau dibandingkan keramik atau kaca.

4. Apakah baking soda bisa digunakan setiap hari?

Bisa, namun sebaiknya tidak berlebihan agar tidak meninggalkan residu pada piring.

5. Apakah bau telur bisa hilang hanya dengan dijemur?

 Menjemur membantu, tetapi akan lebih efektif jika dikombinasikan dengan bahan penghilang bau.

 

 

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6