8 Bahan Alami Penghilang Bau Apek pada Pakaian, dari Garam sampai Cuka

Baju masih tetap apek meski sudah dicuci? Karena beberapa alasan, Anda mungkin perlu menggunakan beberapa bahan alami berikut untuk menghilangkan bau apek.

Diterbitkan 28 Januari 2026, 22:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bau apek pada pakaian sering muncul akibat kelembapan, pengeringan yang kurang sempurna, atau penyimpanan di ruang tertutup terlalu lama. Kondisi ini membuat banyak orang mencari bahan alami penghilang bau apek pada pakaia yang efektif tanpa harus bergantung pada pewangi kimia berlebihan. Selain lebih aman untuk kulit, bahan alami juga cenderung ramah lingkungan dan mudah ditemukan di rumah.

Jika Anda ingin menghilangkan bau tidak sedap sekaligus menjaga kualitas serat kain, penggunaan bahan alami bisa menjadi solusi terbaik. Berbagai metode dari Liputan6.com, Rabu (28/1/2026) berikut dapat Anda terapkan sesuai jenis pakaian dan tingkat bau apek yang muncul, tanpa perlu proses rumit atau biaya tambahan.

1. Cuci dengan cuka putih

Penggunaan cuka putih dikenal luas sebagai salah satu cara menghilangkan bau apek pada pakaian secara alami. Kandungan asam asetat dalam cuka mampu menetralkan bau serta membunuh bakteri penyebab aroma tidak sedap yang menempel di serat kain. Selain itu, cuka juga membantu melunakkan kain tanpa meninggalkan residu lengket.

Dalam praktiknya, cuka putih bekerja efektif untuk pakaian berbahan katun, handuk, hingga seragam yang sering lembap. Aroma asam dari cuka akan hilang setelah proses pembilasan dan pengeringan, sehingga pakaian tetap aman digunakan. Metode ini cocok diterapkan saat bau apek sudah cukup kuat dan tidak hilang dengan deterjen biasa.

Cara menggunakan:

  • Tambahkan ½–1 cangkir cuka putih ke dalam bilasan terakhir.
  • Cuci pakaian seperti biasa tanpa mencampur dengan pelembut sintetis.
  • Keringkan pakaian hingga benar-benar kering di area berventilasi baik.

2. Manfaatkan baking soda

Baking soda memiliki sifat menyerap bau dan kelembapan yang sangat baik, sehingga sering dimanfaatkan sebagai penghilang bau apek alami pada berbagai kebutuhan rumah tangga. Saat digunakan pada pakaian, baking soda membantu menetralisir bau tanpa merusak warna atau tekstur kain.

Bahan ini sangat efektif untuk pakaian yang disimpan terlalu lama di lemari atau terkena keringat berlebih. Selain itu, baking soda juga membantu membersihkan sisa deterjen yang menumpuk, yang sering kali menjadi penyebab bau apek sulit hilang meskipun pakaian sudah dicuci.

Cara menggunakan:

  • Larutkan 2–3 sendok makan baking soda dalam air hangat.
  • Rendam pakaian selama 30–60 menit.
  • Bilas bersih dan cuci kembali menggunakan deterjen ringan.

3. Cuci menggunakan daun sirih

Daun sirih dikenal memiliki sifat antibakteri dan antijamur alami yang efektif mengatasi bau tidak sedap. Pemanfaatan daun sirih sebagai bahan alami penghilang bau apek membantu membunuh mikroorganisme penyebab bau tanpa meninggalkan aroma menyengat.

Metode ini cocok digunakan pada pakaian berbahan lembut atau pakaian dalam yang membutuhkan perawatan ekstra. Selain menghilangkan bau apek, daun sirih juga membantu menjaga kesegaran kain dan mengurangi risiko iritasi pada kulit sensitif.

Cara menggunakan:

  • Rebus 10–15 lembar daun sirih dalam 2 liter air.
  • Dinginkan air rebusan lalu rendam pakaian selama 30 menit.
  • Bilas dan cuci seperti biasa.

4. Rendam dengan serai

Serai mengandung minyak atsiri alami yang memberikan aroma segar sekaligus bersifat antibakteri. Saat digunakan sebagai cara alami menghilangkan bau pakaian lembap, serai membantu mengurangi bau apek sekaligus memberi wangi ringan yang menenangkan.

Metode ini cocok diterapkan untuk pakaian sehari-hari, sprei, atau handuk. Selain menghilangkan bau, rendaman serai juga membantu menyegarkan kain yang lama tersimpan tanpa harus menggunakan pewangi buatan.

Cara menggunakan:

  • Memarkan 2–3 batang serai dan rebus hingga harum.
  • Gunakan air rebusan untuk merendam pakaian selama 30–45 menit.
  • Bilas hingga bersih lalu keringkan.

5. Air perasan lemon

Air lemon memiliki kandungan asam sitrat yang efektif menetralisir bau serta membantu mencerahkan kain. Sebagai salah satu bahan alami penghilang bau apek pada pakaia, lemon bekerja dengan memecah senyawa penyebab bau di dalam serat kain.

Selain itu, lemon memberikan aroma segar alami yang tidak menyengat. Namun, penggunaannya perlu diperhatikan pada pakaian berwarna gelap karena sifat asamnya dapat memudarkan warna jika digunakan berlebihan.

Cara menggunakan:

  • Campurkan perasan 1–2 buah lemon dengan air hangat.
  • Rendam pakaian selama 20–30 menit.
  • Bilas dan cuci seperti biasa.

6. Campurkan air hangat dan garam

Kombinasi air hangat dan garam dapat menjadi solusi efektif untuk menghilangkan bau apek pada pakaian. Garam memiliki sifat penyerap yang dapat menarik kelembapan dan bau dari serat kain, serta memiliki sifat antibakteri alami. Air hangat membantu membuka serat kain sehingga garam dapat bekerja lebih maksimal.

Metode ini sangat sederhana dan dapat diaplikasikan pada berbagai jenis pakaian yang berbau apek. Setelah direndam dalam larutan air hangat dan garam, pakaian akan terasa lebih bersih dan segar tanpa aroma menyengat.

Cara menggunakan:

  • Campurkan 2–3 sendok makan garam ke dalam air hangat.
  • Rendam pakaian selama 30 menit hingga satu jam.
  • Bilas bersih lalu cuci dengan deterjen.

7. Gunakan pewangi alami di lemari

Selain proses pencucian, penyimpanan pakaian juga memengaruhi munculnya bau apek. Menggunakan pewangi alami seperti potpourri, kulit jeruk kering, atau daun pandan dapat menjadi cara mencegah bau apek pada pakaian secara efektif.

Pewangi alami membantu menjaga sirkulasi aroma segar di dalam lemari tanpa meninggalkan residu kimia. Cara ini sangat cocok untuk pakaian yang jarang digunakan agar tetap harum saat akan dipakai.

Cara menggunakan:

  • Letakkan pewangi alami dalam kantong kain kecil.
  • Simpan di sudut lemari atau sela gantungan pakaian.
  • Ganti secara berkala agar aromanya tetap segar.

8. Rendam menggunakan daun kemangi

Daun kemangi mengandung senyawa antibakteri alami yang efektif mengurangi bau apek pada kain. Selain itu, aromanya yang khas membantu memberikan kesan segar alami tanpa terlalu tajam.

Metode ini cocok untuk pakaian berbahan tipis atau pakaian rumah tangga yang sering terkena kelembapan. Daun kemangi juga relatif aman digunakan berulang tanpa merusak serat pakaian.

Cara menggunakan:

  • Remas segenggam daun kemangi lalu seduh dengan air panas.
  • Dinginkan dan gunakan untuk merendam pakaian selama 30 menit.
  • Bilas dan keringkan hingga benar-benar kering.

People Also Asked (PAA)

Kenapa baju tetap bau apek meski sudah dicuci?

Baju bisa tetap bau apek karena bakteri belum mati sempurna akibat air dingin, mesin cuci kotor, atau pengeringan yang tidak tuntas. Kelembapan yang tersisa membuat bau kembali muncul.

Bagaimana cara menghilangkan noda menguning di ketiak?

Rendam area ketiak dengan baking soda, cuka, atau air lemon sebelum dicuci. Noda menguning biasanya berasal dari reaksi keringat dan deodoran.

Apa penyebab baju bau apek?

Baju bau apek disebabkan oleh kelembapan, jamur, dan bakteri yang berkembang saat baju lama basah atau disimpan di tempat lembap.

Apa bahan baju yang paling mudah bau apek?

Polyester dan bahan sintetis paling mudah bau apek karena menahan keringat dan minyak tubuh dibandingkan bahan alami seperti katun.

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6