Liputan6.com, Jakarta Kemunculan ular dari dalam kloset adalah salah satu skenario yang paling mengejutkan dan menakutkan bagi banyak orang. Meskipun terdengar seperti adegan dari film horor, kejadian ini, meski sangat langka, bukanlah hal yang mustahil terjadi di rumah.
Kisah-kisah tentang ular yang muncul dari toilet seringkali menjadi berita utama justru karena betapa tidak biasanya peristiwa tersebut. Fenomena ini memicu pertanyaan mendasar tentang bagaimana hewan melata ini bisa menemukan jalan ke dalam sistem perpipaan rumah.
Artikel ini akan mengupas tuntas pertanyaan "bagaimana ular bisa keluar dari kloset?" dengan menjelaskan berbagai jalur masuknya, alasan di baliknya, serta langkah-langkah pencegahan yang bisa Anda terapkan. Selain itu, kami juga akan memberikan panduan tentang apa yang harus dilakukan jika Anda menghadapi situasi yang tidak diinginkan ini.
Advertisement
Jadi simak informasi selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (5/11/2025).
Bagaimana Ular Bisa Keluar dari Kloset?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5403137/original/058599600_1762318238-Ilustrasi_ular_masuk_ke_kloset_rumah_melalui_pipa_ventilasi_atap.jpg)
Ular memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa, memungkinkan mereka untuk bergerak melalui berbagai lingkungan, termasuk sistem perpipaan yang kompleks. Ada beberapa cara utama bagaimana ular dapat menemukan jalan mereka ke dalam kloset Anda, seringkali tanpa disadari penghuni rumah.
1. Melalui Pipa Ventilasi Atap (Roof Vent Pipe)
Pipa ventilasi atap adalah salah satu jalur masuk yang paling umum bagi ular untuk memasuki sistem perpipaan rumah. Pipa ini dirancang untuk mengeluarkan gas dari sistem pembuangan dan biasanya terbuka di atap rumah, menjadikannya titik akses yang potensial.
Ular dapat merayap turun melalui pipa ventilasi atap dan masuk ke saluran pembuangan atau langsung menuju kloset. Ular yang memanjat atap, mungkin untuk berjemur atau mencari mangsa, bisa secara tidak sengaja jatuh atau merayap masuk ke dalam pipa ini.
Sebagai contoh, pada tahun 2018, seorang pria di North Carolina menemukan ular di klosetnya yang ia yakini berasal dari pohon dan masuk ke pipa ventilasi di atap rumahnya. Setelah berada di dalam pipa ventilasi, ular dapat terus bergerak ke bawah, baik langsung menuju mangkuk kloset atau masuk ke saluran pembuangan utama dan kemudian mencari jalan keluar melalui kloset.
2. Melalui Celah atau Retak di Pipa Saluran Pembuangan (Sewer Line)
Sistem saluran pembuangan bawah tanah yang tua, rusak, atau memiliki celah dapat menjadi titik masuk bagi ular. Pipa-pipa ini seringkali berada di bawah tanah dan dapat mengalami kerusakan seiring waktu, menciptakan bukaan yang tidak disengaja.
Celah, retakan, atau lubang pembersih yang terbuka di saluran pembuangan dapat memungkinkan ular masuk ke dalam sistem. Ular yang hidup di lingkungan bawah tanah atau selokan dapat menemukan celah-celah ini dan menyelinap masuk ke dalam jaringan perpipaan rumah.
Dari sana, mereka akan berenang dan mencari jalur dengan resistensi paling rendah, yang seringkali berakhir di mangkuk kloset. Di sinilah mereka kemudian muncul dari air, mengejutkan penghuni rumah yang tidak siap.
3. Dorongan Alamiah Ular: Mencari Air, Makanan, dan Perlindungan
Ular didorong oleh kebutuhan dasar untuk bertahan hidup, dan kloset dapat memenuhi beberapa kebutuhan tersebut. Ular mungkin memasuki pipa mencari air atau untuk melarikan diri dari kondisi panas dan kering, terutama di musim kemarau.
Di musim kemarau atau saat cuaca sangat panas, ular akan aktif mencari sumber air, dan kloset menawarkan pasokan air yang konsisten dan mudah diakses. Selain itu, ular juga bisa masuk ke dalam pipa untuk berburu mangsa, seperti hewan pengerat yang mungkin hidup di sistem pembuangan.
Kemampuan fisik ular juga sangat mendukung perjalanan mereka melalui pipa. Ular adalah perenang yang baik yang dapat menahan napas untuk waktu yang lama, dan sangat mampu berenang ke atas serta meremas melalui ruang sempit jika diperlukan, berkat tubuhnya yang fleksibel.
4. Faktor Langka: Masuk melalui Jendela atau Pintu
Meskipun jarang, ular juga bisa masuk ke rumah melalui jalur yang lebih konvensional sebelum akhirnya berakhir di kloset. Ular biasanya masuk ke rumah melalui pintu, jendela, atau celah terbuka antara dinding, langit-langit, dan atap.
Setelah berada di dalam rumah, terutama jika mereka mencari tempat yang sejuk dan lembap, kloset bisa menjadi pilihan yang menarik. Ketika mereka haus, mereka mengikuti aroma air dan menemukan jalan ke kamar mandi.
Kloset adalah salah satu dari sedikit tempat di rumah di mana hampir selalu ada air untuk diminum ular. Jika tutup kloset terbuka, ular dapat dengan mudah masuk dan, karena permukaan yang licin, mungkin kesulitan untuk keluar kembali.
Advertisement
Langkah-Langkah Pencegahan yang Efektif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5403138/original/085371200_1762318238-Ilustrasi_ular_masuk_ke_kloset_rumah_melalui_celah_atau_retak_di_pipa_saluran_pembuangan.jpg)
Meskipun kejadian ular keluar dari kloset sangat jarang, mengambil langkah-langkah pencegahan proaktif dapat memberikan ketenangan pikiran dan melindungi rumah Anda dari tamu tak diundang ini. Pencegahan berfokus pada menutup jalur masuk potensial dan mengurangi daya tarik lingkungan rumah bagi ular.
1. Pasang Kawat Nyamuk/Kasa pada Pipa Ventilasi Atap
Menutup ujung pipa ventilasi di atap adalah salah satu langkah pencegahan paling efektif. Pasang kawat kasa pada pipa ventilasi atap untuk menutup bukaan.
Pastikan kawat kasa terbuat dari bahan yang kuat dan memiliki lubang berukuran sekitar seperempat inci yang tahan lama. Ukuran ini efektif untuk mencegah semua hama, termasuk ular, masuk ke dalam sistem perpipaan Anda.
2. Rutin Periksa dan Perbaiki Saluran Pipa
Inspeksi rutin terhadap sistem plumbing Anda dapat mengidentifikasi potensi titik masuk bagi ular. Mengatur inspeksi plumbing secara berkala dapat memberi Anda ketenangan pikiran.
Tukang ledeng Anda akan memeriksa semua sambungan plumbing luar dan dalam ruangan. Mereka akan memperbaiki setiap bukaan atau kerusakan setelah identifikasi, memastikan tidak ada celah bagi ular untuk menyusup.
3. Pastikan Penutup ORG (Overflow Relief Gully) Terpasang
Overflow Relief Gully (ORG) adalah saluran darurat yang berfungsi untuk mencegah luapan air kotor kembali ke rumah. ORG merupakan cara umum bagi ular untuk menemukan jalan mereka ke saluran pembuangan dan melalui kloset Anda.
Selalu pastikan kisi-kisi dimasukkan ke dalam bukaan ORG dan terpasang dengan baik. Penutup yang rusak atau hilang dapat menjadi titik masuk yang mudah bagi ular.
4. Selalu Tutup Kloset saat Tidak Digunakan
Kebiasaan sederhana ini dapat secara signifikan mengurangi risiko ular masuk ke dalam kloset Anda. Selalu tutup tutup kloset saat tidak digunakan.
Menutup tutup kloset akan menghalangi akses langsung ular jika mereka berhasil mencapai mangkuk kloset dari sistem perpipaan. Ini adalah tindakan pencegahan yang mudah dan efektif.
5. Kurangi Faktor Pendorong di Sekitar Rumah
Mengelola lingkungan sekitar rumah Anda dapat membuat area tersebut kurang menarik bagi ular. Ada dua aspek utama yang perlu diperhatikan untuk mengurangi daya tarik ini.
- Hilangkan Sumber Makanan: Ular seringkali mengikuti jejak mangsa mereka, seperti tikus dan hewan pengerat. Cara terbaik untuk mencegah rumah Anda menarik bagi ular adalah dengan menghentikan jejak makanan ini. Jaga kebersihan rumah dan halaman untuk mengendalikan populasi hewan pengerat.
- Rapikan Taman: Semak belukar yang rimbun, tumpukan kayu, atau puing-puing dapat menjadi tempat persembunyian yang ideal bagi ular. Pangkas semak-semak dan vegetasi lain di sekitar rumah Anda secara teratur, serta singkirkan tumpukan yang tidak perlu, karena ini dapat menyediakan tempat persembunyian bagi ular.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Ular di Kloset?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5403139/original/012335800_1762318239-Ilustrasi_ular_masuk_ke_dalam_kloset_rumah_masuk_melalui_jendela_atau_pintu.jpg)
Menemukan ular di kloset bisa menjadi pengalaman yang sangat menakutkan. Namun, penting untuk tetap tenang dan mengikuti langkah-langkah yang tepat untuk memastikan keselamatan Anda dan penanganan ular yang aman.
1. Tetap Tenang
Reaksi pertama mungkin panik, tetapi penting untuk tetap tenang. Panik tidak akan membantu situasi dan justru bisa memperburuk keadaan.
Ular biasanya lebih takut pada manusia dan cenderung tidak menyerang kecuali merasa terancam. Jaga jarak aman dan hindari gerakan tiba-tiba.
2. Amankan Area
Segera tutup tutup kloset untuk mengurung ular di dalamnya. Tindakan ini akan membatasi pergerakan ular dan mencegahnya keluar.
Tutup juga pintu kamar mandi untuk menjaga ular tetap terkunci di dalam ruangan. Ini penting untuk mencegah ular berkeliaran di area rumah lainnya.
3. Jangan Di-flush
Membilas kloset tidak akan mengusir ular, bahkan bisa berbahaya. Menyiram tidak akan menghilangkan ular dan dapat menekannya atau melukainya.
Tindakan ini justru bisa membuat ular stres, melukainya, atau mendorongnya lebih jauh ke dalam sistem pipa, sehingga lebih sulit untuk ditangani.
4. Hubungi Profesional
Ini adalah langkah paling krusial. Jangan mencoba menangani ular sendiri, terutama jika Anda tidak yakin jenis ular apa itu atau tidak memiliki pengalaman.
Hubungi kontrol hewan setempat, layanan pemindahan satwa liar, atau perusahaan pengendalian hama untuk bantuan. Di Indonesia, Anda bisa menghubungi pemadam kebakaran, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), atau pawang ular profesional yang berpengalaman.
5. Lindungi Penghuni Lain
Pastikan anak-anak dan hewan peliharaan dijauhkan dari kamar mandi hingga ular berhasil ditangani. Keamanan semua penghuni rumah adalah prioritas utama.
Jangan biarkan siapapun mendekati area kamar mandi sampai ular dipindahkan dan area dinyatakan aman oleh profesional yang berwenang.
Kemunculan ular dari kloset adalah fenomena yang disebabkan oleh kombinasi faktor akses (melalui pipa ventilasi atap atau celah di saluran pembuangan), kebutuhan alami ular (mencari air, makanan, atau perlindungan), dan kemampuan fisiknya yang memungkinkan mereka bergerak di lingkungan sempit dan berair.
Meskipun menakutkan, kejadian ini sangat jarang terjadi, dan seringkali menjadi berita karena kelangkaannya. Kunci utamanya adalah pencegahan proaktif dengan mengamankan sistem perpipaan dan lingkungan rumah Anda.
Jika Anda menemukan ular di kloset, selalu utamakan keselamatan dengan tidak mengambil tindakan sendiri dan segera menghubungi bantuan profesional seperti pemadam kebakaran, BKSDA, atau pawang ular.
Advertisement
FAQ
Q: Seberapa sering kejadian ular keluar dari kloset?
A: Kejadian ini sangat langka, sehingga sering menjadi berita utama karena ketidakbiasaannya.
Q: Mengapa ular bisa masuk ke dalam kloset?
A: Ular masuk kloset mencari tempat lembap, sejuk, atau mangsa, sering melalui celah saluran air atau pipa.
Q: Siapa yang harus dihubungi jika ada ular di kloset?
A: Segera hubungi Dinas Pemadam Kebakaran, tim penyelamat hewan, atau pawang ular profesional.
Q: Apa yang tidak boleh dilakukan saat menemukan ular di kloset?
A: Jangan mencoba menangkap, membunuh, menyiram, atau menggunakan bahan kimia berbahaya padanya.
Q: Bagaimana cara mencegah ular masuk ke kloset?
A: Selalu tutup kloset, pasang jaring kawat, perbaiki celah, dan jaga kebersihan rumah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296369/original/030425400_1784012720-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T140419.763.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296716/original/039483300_1784021857-cek_fakta_-_gibran_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5391652/original/080001400_1761362196-Ular_Sanca_di_WC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4824750/original/024298400_1715077989-Mu_vs_Crystal_Palace_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238160/original/090232600_1783129383-mes4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296658/original/081223500_1784019662-000_B9YV49G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294053/original/082906500_1783778628-Jayden_Adams.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296024/original/097611600_1784000800-000_B9FB274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294052/original/078184700_1783778533-adams_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293767/original/045633200_1783749356-Alexander_Sorloth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710891/original/090798400_1782791218-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.25__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537131/original/023216700_1774412013-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5278045/original/067355300_1752052617-chandan-chaurasia-8avQLOHmcG4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4252264/original/022271200_1670385937-rigel-nbPF8nRm9Do-unsplash.jpg)