Liputan6.com, Jakarta Kehadiran ular di rumah tentu menimbulkan rasa takut dan kepanikan, terutama jika tidak diketahui jenisnya apakah berbisa atau tidak. Ular bisa masuk ke rumah karena mencari makanan, tempat berlindung, atau karena habitat aslinya terganggu oleh aktivitas manusia. Maka penting bagi kita mengetahui cara mengusir ular yang efektif tanpa harus membunuhnya.
Membunuh ular bukanlah solusi terbaik. Selain berbahaya bagi manusia, tindakan tersebut juga bisa merusak ekosistem. Beberapa spesies ular justru bermanfaat sebagai pengendali hama alami di lingkungan sekitar. Oleh karena itu, pendekatan yang ramah lingkungan dan aman bagi semua pihak lebih dianjurkan.
Ada banyak metode yang terbukti dapat mengusir ular dari rumah, mulai dari cara tradisional hingga menggunakan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di rumah. Yang terpenting, seluruh cara ini tidak menyakiti ular, namun efektif menjaga rumah Anda tetap aman.
Advertisement
Berikut ini adalah 12 cara mengusir ular dari rumah tanpa harus dibunuh yang bisa Anda coba:
1. Taburkan Kapur Barus di Area Rawan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1656147/original/026969600_1500707281-awfxdsds.jpg)
Kapur barus memiliki aroma menyengat yang tidak disukai oleh ular. Menaburkannya di area yang sering dilewati ular seperti gudang, belakang rumah, atau sekitar saluran air bisa jadi cara efektif mengusir mereka.
Aroma dari kapur barus akan mengganggu sistem penciuman ular, membuatnya tidak nyaman dan akhirnya menjauh dari area tersebut. Pastikan untuk menaruhnya di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak.
Selain itu, kapur barus juga berfungsi sebagai pengusir serangga dan tikus—dua hal yang menjadi makanan utama ular. Dengan begitu, Anda sekaligus memutus rantai makanan ular di rumah.
Advertisement
2. Gunakan Belerang atau Sulfur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4850703/original/099826900_1717338349-pexels-gabby-k-6621279.jpg)
Belerang adalah salah satu bahan alami yang sering digunakan untuk mengusir ular karena baunya yang sangat menyengat. Ular sangat sensitif terhadap bau dan getaran, sehingga penggunaan belerang bisa membuatnya menjauh.
Anda bisa menaburkan bubuk belerang di sekitar halaman, tembok, atau di sela-sela lantai rumah yang rawan dilalui ular. Pastikan melakukannya dengan sarung tangan dan masker agar tidak iritasi.
Namun, penting untuk menjaga hewan peliharaan agar tidak bermain di area yang ditaburi belerang karena bisa berbahaya bila tertelan.
3. Manfaatkan Aroma Kayu Manis dan Cengkeh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182272/original/011593800_1744080589-WhatsApp_Image_2025-04-08_at_09.45.53.jpeg)
Kayu manis dan cengkeh mengandung minyak atsiri yang menyengat dan tidak disukai ular. Anda bisa mencampurkan minyak esensial keduanya, lalu semprotkan ke sekitar rumah, terutama di sudut-sudut yang gelap.
Selain ramah lingkungan, metode ini juga membuat ruangan terasa harum. Anda bisa mencampurkan 10 tetes minyak kayu manis dan cengkeh dalam 1 liter air, lalu semprotkan rutin setiap beberapa hari.
Metode ini cocok digunakan dalam rumah karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya, aman untuk keluarga.
Advertisement
4. Tutup Semua Lubang dan Retakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5285588/original/031329500_1752719367-t.jpg)
Ular bisa masuk melalui lubang kecil atau celah sempit di dinding, lantai, maupun jendela. Oleh sebab itu, langkah pencegahan penting dilakukan dengan menutup semua potensi akses masuk.
Gunakan semen, lem tembok, atau jaring kawat untuk menutup lubang-lubang tersebut. Periksa area bawah pintu, saluran air, dan celah-celah dinding secara rutin.
Dengan mempersempit akses, Anda mencegah ular masuk ke rumah meskipun habitat sekitarnya masih berpotensi mengundang reptil tersebut.
5. Bersihkan Halaman dan Gudang Secara Berkala
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5282425/original/064608100_1752475538-ChatGPT_Image_14_Jul_2025__13.33.58.jpg)
Tumpukan kayu, barang bekas, atau semak-semak adalah tempat favorit ular untuk bersembunyi. Membersihkan area tersebut secara rutin bisa mengurangi kemungkinan ular mampir ke rumah.
Gunakan sarung tangan saat membersihkan dan pastikan tidak membongkar tumpukan secara sembarangan agar tidak melukai diri jika ada ular tersembunyi.
Dengan menjaga lingkungan tetap bersih, Anda tidak hanya menghindari ular, tapi juga mencegah datangnya tikus dan kecoak.
Advertisement
6. Pelihara Hewan Pemangsa Ular
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3548825/original/083600400_1629726344-Novokuznetsk_028.jpg)
Beberapa hewan seperti kucing, ayam, atau musang dikenal sebagai predator alami ular. Kehadiran mereka bisa membuat ular enggan masuk ke rumah karena merasa terancam.
Kucing misalnya, dikenal memiliki insting berburu yang tajam. Selain itu, ayam juga cukup agresif terhadap hewan kecil termasuk ular.
Namun pastikan hewan peliharaan Anda dirawat dengan baik dan tidak sampai terluka dalam proses tersebut.
7. Gunakan Bubuk Kopi di Taman atau Halaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2831147/original/044650800_1560846356-2019-06-18h.jpg)
Aroma kopi ternyata tidak disukai oleh ular. Anda bisa memanfaatkan ampas kopi untuk ditaburkan di sekitar taman, pot tanaman, atau pagar rumah sebagai pengusir alami.
Selain murah dan mudah didapat, bubuk kopi juga menyuburkan tanah. Jadi, Anda sekaligus merawat tanaman di rumah.
Campurkan dengan kulit jeruk kering atau daun serai untuk memperkuat aroma dan efeknya terhadap ular.
Advertisement
8. Semprotkan Larutan Cuka Putih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5167806/original/054892000_1742370479-ecologiacal-products-concept-with-copy-space.jpg)
Cuka putih adalah bahan rumah tangga yang efektif sebagai pengusir ular. Cukup campurkan satu bagian cuka dengan satu bagian air dan semprotkan ke area sekitar pagar atau pintu masuk rumah.
Cuka menimbulkan iritasi pada kulit ular jika mengenai tubuhnya, sehingga mereka akan menghindarinya tanpa harus dilukai.
Gunakan secara rutin, terutama di musim hujan saat ular lebih sering keluar dari sarangnya.
9. Nyalakan Lampu dan Kurangi Area Gelap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5218611/original/044357100_1747190788-7fac8709-88a0-4775-b8e6-75bd61f7a7a5.jpg)
Ular menyukai tempat gelap dan lembap untuk bersembunyi. Maka, menyalakan lampu secara rutin di malam hari, terutama di sudut rumah atau garasi, bisa mencegah ular mendekat.
Gunakan juga lampu sensor gerak untuk mendeteksi pergerakan di halaman belakang. Cahaya bisa mengganggu orientasi ular dan membuatnya berpaling.
Pencahayaan yang cukup juga membuat Anda lebih waspada jika ada pergerakan mencurigakan di sekitar rumah.
Advertisement
10. Panggil Tim Evakuasi Satwa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4677061/original/054870100_1701915903-11.jpg)
Jika Anda sudah menemukan ular di dalam rumah, jangan panik atau mencoba membunuhnya. Hubungi tim evakuasi satwa atau pemadam kebakaran terdekat untuk menanganinya secara profesional.
Mereka memiliki alat dan keahlian untuk memindahkan ular tanpa menyakitinya, serta akan melepasnya kembali ke habitat alami yang lebih aman.
Cara ini tidak hanya lebih manusiawi, tetapi juga menghindarkan Anda dari risiko digigit atau terkena serangan balik.
11. Gunakan Asap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4630589/original/065270400_1698748936-pexels-mica-asato-1058144.jpg)
Ular sangat peka terhadap asap karena dapat mengganggu sistem pernapasan dan penciumannya. Membuat api kecil yang menghasilkan asap pada area yang diduga menjadi sarang ular dapat membuat mereka merasa tidak nyaman dan pergi mencari tempat lain.
Gunakan bahan alami seperti daun kering atau jerami untuk membuat asap agar tidak membahayakan lingkungan. Pastikan api tetap terkendali agar tidak berisiko kebakaran.
Cara ini merupakan langkah awal yang efektif untuk mengusir ular tanpa kontak langsung, memberikan sinyal bahwa area tersebut tidak aman bagi ular.
12. Semprot Ular dengan Air
Jika Anda melihat ular di rumah, semprot ular tersebut dengan air dari selang atau botol semprot sebagai metode aman dan cepat. Ular yang disemprot air akan merasa tidak nyaman dan biasanya akan pergi tanpa perlu disentuh.
Cara ini menghindarkan Anda dari risiko gigitan dan tidak menyakiti ular. Pastikan menjaga jarak aman selama proses ini.
Metode ini sangat membantu untuk mengusir ular secara cepat tanpa kontak langsung dan kekerasan.
Advertisement
Cara Mengidentifikasi Tanda-tanda Ada Ular di Sekitar Rumah
Mengenali keberadaan ular di sekitar rumah sangat penting untuk mencegah potensi bahaya dan mengambil langkah pengusiran yang tepat. Berikut beberapa tanda yang biasanya menunjukkan bahwa ular ada di lingkungan rumah Anda:
- Adanya Kulit Ular Terkelupas: Ular secara alami berganti kulit beberapa kali dalam setahun dan meninggalkan kulit lama di sekitar sarang atau tempat persembunyiannya. Jika menemukan kulit ular yang terkelupas di tumpukan kayu, di sudut loteng, atau area sepi, itu tanda pasti ada ular di dekat rumah.
- Tercium Bau Khas seperti Timun atau Lemah Busuk: Bau yang sulit dijelaskan tapi cukup khas sering muncul di tempat lembap yang jarang dikunjungi. Bau ini muncul dari keberadaan ular dan bisa menjadi indikator bahwa ular bersembunyi di sekitar.
- Jejak Merayap atau Lendir di Lantai: Ular meninggalkan jejak melata yang khas, seperti pola garis-garis halus di tanah berdebu atau lantai. Kadang ular juga meninggalkan lapisan lendir tipis sepanjang jalur pergerakannya.
- Suara Mendesis atau Suara Aneh di Tempat Gelap: Ular dapat mengeluarkan suara desisan untuk memberi peringatan jika merasa terancam. Mendengar suara mendesis atau suara aneh di tempat gelap seperti loteng dan gudang bisa menandakan keberadaan ular.
- Berkurangnya Populasi Tikus atau Hewan Pengerat: Jika tiba-tiba hewan pengerat yang biasanya ada di sekitar rumah berkurang secara drastis, ini bisa jadi tanda bahwa ular sedang berburu dan memangsa mereka di area rumah Anda.
- Adanya Kotoran Ular: Ular meninggalkan kotoran yang berbeda dari hewan lain, biasanya berbentuk gumpalan gelap dengan bau khas yang tidak enak dan ditemukan di tempat lembap atau dekat sarang.
- Area Lembap dan Terbengkalai Terlihat Berantakan: Tempat-tempat yang jarang dibersihkan dan lembap, seperti sudut rumah, tumpukan barang, atau loteng yang berantakan, sering menjadi tempat favorit ular bersembunyi dan bersarang.
- Bekas Lendir di Dinding atau Furnitur: Selain jejak melata, ular juga bisa meninggalkan jejak lendir yang kadang terlihat seperti garis-garis tipis di dinding, lantai, atau perabot yang sering dilewati.
Pertanyaan dan Jawaban
Q: Apakah membunuh ular solusi terbaik?
A: Tidak, membunuh ular dapat merusak keseimbangan alam dan berbahaya jika jenisnya dilindungi.
Q: Apakah semua ular berbahaya?
A: Tidak semua, namun harus tetap berhati-hati karena sulit mengenalinya.
Q: Apakah tanaman bisa efektif mengusir ular?
A: Ya, beberapa tanaman dengan aroma kuat dapat menjauhkan ular.
Q: Bagaimana melepaskan ular dari perangkap?
A: Lepaskan di area jauh dari pemukiman dengan perlindungan agar aman.
Q: Apakah semprotan air aman?
A: Aman dan efektif untuk mengusir ular tanpa melukainya.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3864270/original/022302500_1778119557-FARDI_SUPER.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5285158/original/062191900_1752658403-j.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3807195/original/039082200_1737508382-16080137_red_bokeh_lights_background_1305.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860527/original/082452700_1734048766-pexels-david-kanigan-239927285-29558894.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)