6 Doa Sholat Qobliyah Subuh: Tata Cara dan Bacaan Lengkapnya

Ketahui tata cara, bacaan doa, dan keutamaan sholat qobliyah subuh yang lebih baik daripada dunia dan seisinya, lengkap dengan penjelasannya!

Diterbitkan 15 Maret 2025, 04:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sholat Qobliyah Subuh, sholat sunnah dua rakaat sebelum sholat Subuh, memiliki keutamaan luar biasa bahkan disebut lebih baik daripada dunia dan seisinya. Siapapun muslim yang ingin mendekatkan diri pada Allah SWT dan meraih keberkahan perlu memahami sholat ini. Waktu pelaksanaannya adalah setelah adzan Subuh berkumandang dan sebelum memulai sholat Subuh fardhu.

Memahami doa sholat qobliyah subuh penting bagi umat muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kedekatan dengan Allah SWT. Memahami tata cara dan keutamaannya, diharapkan dapat memotivasi untuk istiqomah menjalankannya. Sholat ini merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan, karena memiliki banyak keutamaan yang luar biasa.

Banyak keutamaan yang bisa didapatkan bagi yang rajin melaksanakan sholat qobliyah subuh. Diantaranya adalah mendapatkan pahala yang berlimpah, mendapatkan perlindungan dari Allah SWT, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Selain itu, sholat ini juga dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan keberkahan dalam kehidupan.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Jumat (14/3/2025).

Doa Sholat Qobliyah Subuh Arab, Latin, dan Artinya 1-3

doa setelah sholat qobliyah subuh beragam, dan berikut beberapa contohnya. Membaca doa-doa ini diharapkan dapat menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Semoga dengan mengamalkan doa-doa ini, kita dapat meraih keberkahan dan perlindungan dari-Nya.

DOA 1

اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ، وَإِسْرَافِيْلَ، وَمِيْكَائِيْلَ، وَمُحَمَّدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ

Arab latin: Allahumma rabbi jibrila, wa israfila, wa mikaila, wa muhammadin nabiyyi shallallahu alaihi wasallam, a'udzu bika minan-nar.

Artinya: 'Ya Allah, Tuhan Jibril, Israfil, Mikail dan Tuhan Nabi Muhammad. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka.'

Doa ini merupakan permohonan perlindungan dari siksa api neraka kepada Allah SWT. Dengan menyebut nama-nama malaikat dan Nabi Muhammad SAW, doa ini semakin mempertegas pengharapan akan perlindungan tersebut. Mengamalkan doa ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

DOA 2

لِلَّهُمَّ إِلَى أَسْتَلُكَ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِكَ تَهْدِي مَا قَلْي وَتَجْمَعُ هَا شَمْلِي وَتَلُمُ مَا شَعْنِي وَتَرُدُّ بها الفتَنُ عَنِّى وَتَصْلُحُ بها دِيْنِي وَتَحْفَظُ مَا غَائِبِي وَتَرْفَعُ مَا شَاهِدِى وَتُزَكَّى بِمَا عَمَلِي وَتَبْيَضُهَا وَجْهَى وَتُلْهِمُنِي هَارُشدِى وَتُعْصِمُنِيهَا مِنْ كُلِّ سُوْء

Arab latin: Llahuma 'iilaa 'astaluk rahmatan min eindik tahdi ma qaly watajmae ha shamli watalum ma shaeni watarudu biha alftan eania watasluh biha dini watahfaz ma ghayibi watarfae ma shahidia watuzakaa bima eamali watabyaduha wajhaa watulhimuni harushdia watuesimuniha min kuli su'

Artinya : 'Ya Allah, sesungguhnya aku memohon rahmat dari sisi-Mu. yang dapat menunjukkan hatiku, yang mengumpulkan harapan baikku, yang membersihkan rambut-rambutku (dosa) yang kotor, yang mengembalikan semua fitnah dariku, yang menyelesaikan segala urusan agamaku, yang memelihara ketika gaibku, yang mengangkat derajat ketika nampak-ku, yang membersihkan (kesalahan) amalan-amalan-ku, yang memutihkan wajahku, yang memberi ilham kepada keilmuanya, dan yang memelihara aku dari setiap kejahatan.'

Doa ini merupakan permohonan rahmat dan perlindungan dari Allah SWT. Doa ini sangat komprehensif, mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari urusan hati, hingga perlindungan dari kejahatan. Dengan mengamalkan doa ini, diharapkan kita dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

DOA 3

أَللَّهُمَّ أَعْطِنِي إِيْمَانَا صَادِقًا وَيَقِينَا لَيْسَ بَعْدَهُ كُفْرٌ وَرَحْمَةٌ أَنَالُ بهَا شَرْفُ كَرَامَتِكَ في الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ. أَللَّهُمَّ إنِّى أسفلُكَ الْفَوْز عِنْدَ القَضَاء وَمَنَازِلَ الشُّهَدَا وَعَيْشَ السُّعَدَاء وَالنَّصْرَ عَلَى الأَعْدَاءِ وَمُرَافَقَةَ الأَنْبِيَاءِ. أَللَّهُمَّ إِنِّي أُنْزِلُ بِكَ حَاجَتِي وَإِنْ ضَعُفَ رَأْيِي وَقَلَّتْ حِيْلَتِي وَقَصْرَ عَمَلِي وَافْتَقَرَّتْ إِلَى رَحْمَتُكَ، فَأَسْتَلُ يَا كَافِي الْأُمُوْر وَيَا شَافِيَ الصُّدُورِ كَمَاتَجُرُّ بَيْنَ الْبُحُوْرِ أَنْ تُحِيْرَنِي مِنْ عَذَابِ لسَّعِيرِ وَمِنْ دَعوة التبور ومن فتنة القبور

Arab latin: Allahuma 'aetini 'iimana sadiqan wayaqina lays baedah kufr warahmat 'anal bha sharf karamatik fi aldunya walakhirati. 'allahuma 'inia asfluk alfawz eind alqada' wamanazil alshuhada waeaysh alsueada' walnasr ealaa al'aeda' wamurafaqat al'anbia'i. 'allahuma 'iiniy 'unzil bik hajati wa'iin daeuf rayi waqalat hilati waqasr eamali waftaqarat 'iilaa rahmatuka, fa'astal ya kafi al'umur waya shafi alsudur kamatajuru bayn albuhur 'an tuhirani min eadhab lsaeir wamin daewt altabur wamin fitnat alqubur

Artinya : 'Ya Allah berilah aku keimanan yang mendalam, keyakinan yang tidak diakhiri dengan kekufuran, berikanlah rahmat padaku, sehingga aku mendapat kedudukan yang amat mulia baik di dunia maupun di akhirat. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keberuntungan ketika aku maut (al- Qada), memohon kedudukan para syuhada, kehidupan yang membahagiakan, pertolongan untuk melawan musuh-musuh- Mu, dan memohon dikumpulkan dengan para Anbiya. Ya Allah, sesungguhnya aku telah menganugerahkan segala kemampuanku dengan sebab kekuasaan-Mu, penuhilah hajatku, meskipun lemah pendirianku, sedikit sekali usaha baikku, lalai amalanku, namun aku sangat membutuhkan rahmat-Mu. Aku memohon kepada-Mu hai Zat Yang Mencukupkan segala urusan, Wahai Zat Penyembuh hati, sebagaimana Engkau telah memelihara air di lautan, peliharalah aku dari siksa neraka sa ir, dan lindungilah aku dari doa yang sia-sia dan dari fitnah kubur.'

Doa ini merupakan permohonan akan keimanan yang kuat, keberuntungan, dan perlindungan dari berbagai macam cobaan. Doa ini juga mencakup permohonan akan kehidupan yang bahagia dan perlindungan di akhirat. Dengan mengamalkan doa ini, diharapkan kita dapat meraih keberuntungan dan perlindungan dari Allah SWT di dunia dan akhirat.

Doa Sholat Qobliyah Subuh Arab, Latin, dan Artinya Selanjutnya 4-6

Berikut beberapa doa lain yang dapat dibaca setelah sholat qobliyah subuh. Doa-doa ini memiliki keutamaan masing-masing dan dapat diamalkan sesuai dengan kebutuhan dan niat masing-masing.

DOA 4

سُبْحَانَ مَنْ تَعَزَّزَ بِالْعَظَمَةِ سُبْحَانَ مَنْ تَرَدَّى بِالْكِبْرِيَاءِ سُبْحَانَ مَنْ تَفَرَّدَ بِالْوَحْدَانِيَّةِ سُبْحَانَ مَنْ احْتَجَبَ بِالنُّوْرِ سُبْحَانَ مَنْ قَهَرَ الْعِبَادَ بِالْمَوْتِ سُبْحَانَ مَنْ لَا يَفُوْتُهُ فَوْتٌ سُبْحَانَ الْأَوَّلُ الْمُبْدِىءُ سُبْحَانَ الْآخِرِ الْمُفْنِيْ سُبْحَانَ مَنْ تَسَمَّى قَبْلَ أَنْ يُسَمَّى سُبْحَانَ مَنْ عَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ سُبْحَانَ مَنْ كَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ سُبْحَانَ مَنْ لَايَعْلَمُ قَدْرَهُ غَيْرُهُ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ

Arab latin: Subhana Man ta’azzaza bil-adzomati, subhana Man tarodda bil-kibriyaa`i, subhana Man tafarroda bil wahdaniyyati, subhana man ihtajaba bin-nuuri, subahan Man qaharol ‘ibaada bil mauti, subhana Man laa yafuutuhu fautun, subhanal awwal al-mubdi, subhanal akhir al-mufni, subhana man tasamma qobla ay yusamma, subhana Man ‘allama Adamal asmaa`a, subhana man kaana ‘arsuhu ‘alal maa, subhana Man ya’lamu qadrohu ghoiruhu (Subhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘adzim astaghfirulloh) subhana Robbika Robbil ‘izzati ‘ammaa yashifuun, wa salaamun ‘alal mursaliin walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.

Artinya: 'Maha suci Dzat yang perkasa dengan keagungan-Nya, Maha suci Dzat yang berhiaskan kebesaran, Maha suci Dzat yang menyendiri dalam sifat keesaan-Nya, Maha suci yang berhijab dengan cahaya, Mahasuci Dzat yang melemahkan para hamba dengan kematian, Maha suci Dzat yang tidak disibukkan oeh kesibukan apa pun, Maha suci Dzat yang Maha Awal dan Maha mengawali, Maha suci Dzat yang Maha Akhir dan Maha memfanakan, Maha suci Dzat yang menamai sebelum dinamai, Maha suci Dzat yang mengajarkan nama-nama ke Adam, Maha suci Dzat yang singgsana-Nya berada di atas air, Maha suci Dzat yang kadar-Nya tidak diketahui oleh sesiapa pun (Maha Suci Allah, dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung), Maha suci Tuhanmu, Tuhan Yang Maha lebih mulia dari apa yang mereka sifatkan, keselamatan bagi para Rasul, dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam'.

Doa ini memuji kebesaran dan keagungan Allah SWT. Doa ini menekankan keesaan dan kekuasaan Allah SWT atas segala sesuatu. Dengan mengamalkan doa ini, diharapkan kita dapat semakin mengagungkan dan mengimani kebesaran Allah SWT.

DOA 5

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ لآ إلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

Arab latin: Ya hayyu ya qoyyum laa ilaaha illa anta (40 kali)

Artinya: 'Wahai Yang Maha Hidup, Wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, tiada tuhan selain Engkau'

Membaca surat Al Ikhlas (11 kali)

Membaca surat Al Falaq (1 kali)

Membaca surat An Nas (1 kali)

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ أَسْتَغْفِرُ اللهَ

Arab latin: Subhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘adzim astaghfirulloh

Artinya: 'Maha Suci Allah, dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung. Aku memohon ampunan pada Allah.'

Doa ini merupakan kombinasi dzikir dan bacaan surat-surat pendek dalam Al-Quran. Dzikir dan bacaan surat-surat pendek ini memiliki keutamaan masing-masing dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Dengan mengamalkan doa ini, diharapkan kita dapat meraih ampunan dan ridho dari Allah SWT.

DOA 6

شَهِدَ ٱللَّهُ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَأُو۟لُوا۟ ٱلْعِلْمِ قَآئِمًۢا بِٱلْقِسْطِ ۚ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

Arab latin: Shahidallaahu annahuu laa ilaaha illaa Huwa walmalaaa’ikatu wa ulul ‘ilmi qooa’imam bilqist; laaa ilaaha illaa Huwal ‘Aziizul Hakiim

Artinya: 'Allah menyatakan bahwa tidak ada tuhan selain Dia; (demikian pula) para malaikat dan orang berilmu yang menegakkan keadilan, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahaperkasa, Maha-bijaksana.'

Ayat ini menegaskan keesaan Allah SWT dan keadilan-Nya. Mengamalkan ayat ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT serta mengingatkan kita akan keadilan Allah SWT.

Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh dan Bacaannya

Melansir berbagai sumber seperti buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW oleh Ustadz Arif Rahman, 33 Macam Jenis Shalat Sunnah oleh Muhammad Ajib, berikut tata cara sholat qobliyah subuh:

  1. Niat: Bacalah niat dalam hati sebelum memulai sholat. Lafal niat yang umum digunakan: اُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى (Usholli sunnatas shubhi rak'ataini lillahi ta'ala) Artinya: 'Aku menyengaja sembahyang sunah Subuh dua rakaat karena Allah SWT.'
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca Al-Fatihah dan surat pendek pilihan (dianjurkan surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua).
  4. Ruku’
  5. I’tidal
  6. Sujud (dua kali)
  7. Duduk di antara dua sujud
  8. Rakaat kedua (ulangi langkah 3-7)
  9. Tasyahhud akhir
  10. Salam (ke kanan dan ke kiri)

Sholat Qobliyah Subuh memiliki tata cara yang sama dengan sholat sunnah lainnya. Perbedaan utama terletak pada niat dan waktu pelaksanaannya. Yang terpenting adalah khusyuk dan fokus dalam menjalankan sholat ini.

Sholat qobliyah subuh, meskipun sunnah, memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda, “Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.” (HR. Muslim no. 725). Keutamaan lainnya termasuk mendapatkan pahala berlimpah, merasa dekat dengan Allah SWT, terhindar dari api neraka, dan dibangunkan hunian di surga.

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6