Liputan6.com, Jakarta Sholat taubat merupakan salah satu ibadah yang sangat penting dalam agama Islam. Ibadah ini dilakukan sebagai sarana untuk memohon ampunan kepada Allah atas segala dosa-dosa yang telah dilakukan. Sholat taubat juga dianggap sebagai bentuk pertobatan dan kesadaran diri sebagai hamba yang selalu berbuat salah.
Dalam kitab Nihāyatuz-Zain (Syekh Nawawi al-Bantani, 2009), dijelaskan bahwa Sholat Taubat adalah sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan sebelum bertaubat, dengan tujuan memohon ampun kepada Allah setelah berbuat dosa.
Sholat taubat adalah ibadah yang dapat dilakukan kapan saja, terutama dianjurkan pada malam hari sebelum Subuh, dengan tata cara yang sederhana seperti memperpanjang ruku’ dan sujud serta membaca doa-doa taubat; kunci utamanya adalah niat yang tulus, agar setiap gerakan dilakukan sepenuh hati demi menghapus dosa dan membersihkan diri.
Advertisement
Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (30/6/2025) tentang doa sholat taubat.
Doa Sholat Taubat Latin Beserta Arti
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352597/original/088858100_1611011190-milada-vigerova-iQWvVYMtv1k-unsplash.jpg)
Sholat Taubat merupakan salah satu bentuk ibadah yang dilakukan untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Adapun bacaan istighfar setelah mengerjakan sholat taubat nasuha atau disebut juga sebagai doa sholat taubat adalah sebagai berikut seperdi dijelaskan dalam buku Tuntunan Shalat Taubat karya H. Sayuti:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ العَظِيمَ الَّذِي لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الحَيُّ القَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullahal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaihi.
Artinya:
“Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepadanya.”
Bacaan istighfar ini hendaknya diucapkan sebanyak 100 kali sambil diresapi artinya dalam hati dengan setulus-tulusnya. Setelah itu baru membaca doa sholat taubat nasuha seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW berikut ini:
Allahumma anta robbii laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbii, faghfirlii fainnahuua laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.
Artinya:
"Ya Allah Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hambamu dan aku di atas ikatan janjimu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakuimu atas nikmatmu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku padamu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau."
Doa sholat taubat ini dapat dibaca setelah sholat sebagai bentuk kesadaran akan dosa-dosa yang telah dilakukan dan niat untuk memperbaiki diri serta memohon ampunan dari Allah SWT. Semoga dengan mengucapkan doa sholat taubat ini, kamu mendapatkan ampunan dan rahmat-Nya.
Advertisement
Niat Sholat Taubat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4634077/original/027217700_1698981052-pexels-pavel-danilyuk-8422438.jpg)
Sebelum melaksanakan segala ibadah termasuk doa sholat taubat, tentunya kamu harus mengucapkan niat. Niat sholat taubat adalah dengan menghadirkan keinginan untuk taubat dari berbagai kesalahan terlebih dahulu. Berikut niat sholat taubat:
Ushalli Sunnatan Taubata Rak’ataini Lillahi Ta’ala
Artinya: “Saya niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah.”
Fadhilah Mengerjakan Shalat Taubat:
1. Dosa-dosa diampuni Allah SWT.
2. Dimudahkan segala urusan.
3. Menceriakan kehidupan seharian.
4. Menghilangkan perasaan tertekan.
5. Mencegah perbuatan dosa dan menghindari gangguan.
Tata Cara Sholat Taubat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)
Doa sholat taubat merupakan salah satu elemen penting dalam tata cara ibadah satu ini. Buku Tuntunan Shalat Taubat karya H. Sayuti dijelaskan tata cara sholat taubat sebanarnya sama seperti sholat sunnah lainnya. Sholat taubat dilakukan sebanyak dua rakaat dengan sekali salam.
Biasanya banyak orang yang memperpanjang sujud terakhir untuk secara khusus bermunajat dan mengakui berbagai dosa serta memohon ampunan dengan segala kerendahan diri di hadapan Allah SWT.
“Yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sujud, maka perbanyaklah do’a ketika itu.”(HR. Muslim).
Berikut tata cara sholat taubat yang benar:
- Membaca niat sholat taubat.
- Takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah (sunnah).
- Membaca suart Al-Fatihah.
- Membaca surat dari Alquran.
- Rukuk (membaca tasbih rukuk tiga kali).
- I’tidal (membaca doa I’tidal).
- Sujud (membaca tasbih sujud tiga kali).
- Duduk di antara dua sujud (membaca doa ‘robbighfirlii warhamnii…’)
- Sujud kedua. (membaca tasbih sujud tiga kali).
- Bangun melanjutkan rakaat kedua seperti urutan di atas.
- Tasyahud akhir (membaca tasyahud akhir).
- Salam.
- Berdoa mohon ampunan dengan membaca doa sholat taubat.
Advertisement
Waktu Sholat Taubat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4273163/original/088837000_1672056349-teenage-girl-with-praying-sunny-nature_1_.jpg)
Sholat taubat sebaiknya dikerjakan secara sendirian. Sholat taubat merupakan sholat nafilah yang tidak disyariatkan untuk dikerjakan secara berjamaah. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadis, hendaknya sebelum melaksanakan sholat taubat didahului dengan bersuci dengan baik. Disunnahkan untuk mandi besar sebelum melakukan shalat taubat.
Dijelaskan dalam buku Tuntunan Shalat Taubat karya H. Sayuti, diterbitkan oleh Sangkala pada tahun 2013 shalat taubat adalah shalat sebagai pernyataan bertaubat atas dosa-dosa yang pernah dilakukan, sekaligus merupakan permohonan ampun. Oleh karena itu, waktu yang tepat untuk mengerjakan shalat taubat adalah pada saat-saat yang mustajabah, seperti pada waktu sepertiga malam yang akhir dan pada setiap selesai shalat fardhu.
Selanjutnya, mengenai waktu sholat taubat yaitu berkaitan dengan taubat. Jika seorang muslim telah melakukan dosa dan maksiat, segeralah untuk bertaubat, dengan melaksanakan sholat tata cara taubat yang benar. Sholat taubat merupakan salah satu bentuk sholat mutlak yang waktu pelaksanaannya bisa dilakukan kapan saja, baik itu siang maupun malam.
Namun ada beberapa waktu di mana sholat taubat nasuha haram dilaksanakan, yaitu:
- Mulai dari terbit fajar kedua hingga terbit matahari.
- Saat terbit matahari hingga matahari naik sepenggalan.
- Saat matahari persis di tengah-tengah hingga terlihat condong.
- Mulai dari sholat Ashar hingga matahari tenggelam.
- Ketika menjelang matahari tenggelam hingga benar-benar sempurna tenggelamnya
Sementara itu, sebagian ulama menyatakan bahwa waktu pelaksanaan sholat taubat nasuha yang utama adalah pada sepertiga malam atau selama sholat tahajud dilaksanakan.
Baca Juga: Allahumma Innaka Afuwwun Karim adalah Doa Malam Lailatul Qadar, Kenali Cara Mendapatkannya
QnA Seputar Doa Sholat Taubat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)
Q: Apakah formulasi doa istighfar wajib dibaca setelah salam?
A: Sunnah, sangat dianjurkan; kitab fiqih merekomendasikan dua bacaan utama: versi singkat (Astaghfirullah…) dan Sayyidul Istighfar.
Q: Bolehkah menambah rakaat lebih dari dua?
A: Umumnya dua rakaat saja; tambahan juga dibolehkan asalkan diiringi niat sunnah taubat, bukan menambah ibadah wajib .
Q: Bolehkah dilakukan setelah taubat, bukan sebelumnya?
A: Sah; Syekh Nawawi menyatakan sholat taubat boleh dikerjakan sebelum atau sesudah taubat, yang penting niat dan ikhlasnya.
Q: Adakah doa Sayyidul Istighfar dianjurkan setelahnya?
A: Ya, banyak ulama menyarankan Sayyidul Istighfar sebagai pelengkap taubat lengkap, meskipun tidak disebutkan eksplisit dalam Nihāyatuz-Zain.
Q: Posisi sholat taubat dibandingkan puasa taubat?
A: Sholat dianggap lebih cepat dan praktis untuk memulai taubat; sedangkan puasa dapat menjadi kelanjutan penebusan dosa sesuai kemampuan muslim.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4463244/original/094524400_1686574543-syed-aoun-abbas-e7DEidxrfDU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2608262/original/030108300_1666512422-pexels-ibrahim-hasan-3944317.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)