Liputan6.com, Jakarta LKPD singkatan dari lembar kerja peserta didik. Secara umum, LKPD lembar kerja berisi tugas yang dikerjakan oleh peserta didik, berisi petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas berupa teori ataupun praktik.
Prastowo menjelaskan dalam buku Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif, LKPD menyajikan bahan ajar yang memudahkan siswa untuk berinteraksi dengan materi yang diberikan.
Advertisement
LKPD lembar kerja peserta didik yang meliputi unsur-unsur yang akan membantu peserta didik memahami materi lebih cepat. Biasanya LKPD ini berupa panduan untuk latihan pengembangan aspek kognitif maupun panduan untuk pengembangan semua aspek pembelajaran dalam bentuk panduan eksperimen atau demonstasi.
Agar lebih paham, berikut Liputan6.com ulas mengenai pengertian LKPD beserta fungsi dan tujuannya yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (24/6/2025).
Mengenal LKPD
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3137035/original/069622400_1590484360-Anak_Sekolah.jpg)
Seperti yang telah dijelaskan pada paragraf sebelumnya, LKPD singkatan dari lembar kerja peserta didik. Secara umum, LKPD merupakan lembar kerja berisi tugas yang dikerjakan oleh peserta didik, berisi petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas berupa teori ataupun praktik.
LKPD dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik yang melibatkan aktivitas olah tangan seperti penyelidikan dan aktivitas berpikir seperti menganalisis data hasil penyelidikan.
Hal yang sama juga dijelaskan dalam jurnal yang berjudul Pentingnya LKPD pada Pendekatan Scientific Pembelajaran Matematika oleh Umbaryati, pengertian LKPD adalah sarana untuk membantu dan mempermudah dalam kegiatan belajar mengajar sehingga terbentuk interaksi efektif antara peserta didik dengan pendidik, dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik.
Sementara itu dalam UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, LKPD juga dikenal sebagai LKS atau lembar kerja siswa. LKPD ini dapat berupa panduan untuk melatih pengembangan aspek kognitif maupun panduan untuk pengembangan semua aspek pembelajaran dalam bentuk panduan eksperimen dan demonstrasi.
LKPD memuat sekumpulan kegiatan mendasar yang harus dilakukan oleh siswa untuk memaksimalkan pemahaman dalam upaya pembentukan kemampuan dasar sesuai indikator pencapaian hasil belajar yang harus ditempuh.
Advertisement
Pengertian LKPD Menurut Para Ahli
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4465100/original/003467700_1686708688-ed-us-RwZzAcRmbbI-unsplash.jpg)
Dalam buku yang berjudul LKPD Berbasis Eksperimen: Tingkatkan Hasil Belajar Siswa oleh Neni Triana, menjelaskan bahwa terdapat pendapat lain dari berbagai ahli mengenai pengertian LKPD adalah sebagai berikut ini:
1. Trianto
LKPD adalah panduan peserta didik yang digunakan untuk melakukan penyelidikan atau pemecahan masalah. LKPD dapat berupa panduan untuk latihan pengembngan aspek kognitif maupun panduan untuk pengembangan semua aspek pembelajaran dalam bentuk panduan eksperimen atau demonstrasi.
2. Prastowo
LKPD adalah suatu bahan ajar cetak berupa lembaran-lembaran kertas yang berisi materi, ringkasan, dan petunjuk-petunjuk pelaksanaan tugas pembelajaran yang harus dikerjakan oleh peserta didik dan mengacu pada kompetensi dasar yang harus dicapai.
3. Siti Nur Hasanah
LKPD adalah lembaran-lembaran berisi tugas yang dikerjakan oleh peserta didik, berisi petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas berupa teori maupun praktik.
4. Dhari dan Haryono
LKPD adalah lembaran yang berisi pedoman bagi peserta didik untuk melakukan kegiatan yang terprogram.
Fungsi LKPD
Menurut Prastowo dalam buku berjudul LKPD Berbasis Eksperimen: Tingkatkan Hasil Belajar Siswa oleh Neni Triana, ada beberapa fungsi LKPD yang perlu anda ketahui adalah sebagai berikut:
- Sebagai bahan ajar yang meminimalkan peran pendidik, namun lebih mengaktifkan peserta didik.
- Sebagai bahan ajar yang mempermudah untuk memahami materi yang diberikan.
- Sebagai bahan ajar yang ringkas dan kaya tugas untuk berlatih.
- Memudahkan pelaksanaan pengajaran kepada peserta didik.
Sedangkan menurut Widjajanti yang dikutip dari buku berjudul Pengembangan Pembelajaran Matematika (2022) oleh Fitriani Nur, menjelaskan ada terdapat beberapa fungsi dari LKPD adalah sebagai berikut:
- Alternatif bagi guru untuk mengarahkan pengajaran atau memperkenalkan kegiatan sebagai kegiatan pembelajaran.
- Membantu peserta didik untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran.
- Dapat membangkitkan minat peserta didik jika LKPD disusun secara rapi, sistematis, mudah dipahami oleh peserta didik, sehingga mudah menraik perhatian peserta didik.
- Dapat menumbuhkan kepercayaan pada diri peserta didik dan meningkatkan motivasi belajar dan rasa ingin tahu.
- Dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah.
Dengan kata lain, secara umum fungsi dari LKPD adalah untuk membantu guru menyediakan pembelajaran yang aktif bagi peserta didik. Melalui LKPD peserta didik ketika mengerjakan soal latihan agar mencapai kesimpulan yang terarah. Dengan begitu proses belajar mengajar akan berjalan lebih mudah bagi guru maupun bagi peserta didik.
Hal ini sejalan dengan pendapat Abdurrahman yang menyatakan bahwa LKPD berfungsi sebagai alat yang memberikan kemudahan bagi peserta didik maupun guru dalam proses suatu pembelajaran.
Advertisement
Tujuan dan Manfaat LKPD
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4465099/original/045650900_1686708687-ed-us-_y4FqRhxkR8-unsplash.jpg)
- Mengaktifkan peserta didik dalam proses pembelajaran merupakan salah satu tujuan utama penyusunan LKPD. Hal ini ditegaskan oleh Soekamto (2020) dalam Pelatihan Membuat LKPD Bagi Guru Sekolah Dasar bahwa LKPD dirancang “untuk mengaktifkan siswa dan membantu mereka memperoleh serta mengembangkan konsep terkait materi yang diajarkan”.
- Menurut Sulastri (2014) dalam jurnal Penerapan Model Mastery Learning Berbantuan LKPD, LKPD berfungsi sebagai pedoman struktur pembelajaran yang mendorong peserta didik belajar secara aktif dan mandiri.
- Prastowo (2014) menyebutkan bahwa LKPD dapat digunakan sebagai sarana untuk menemukan, menerapkan, memandu, memperkuat konsep, serta menjadi petunjuk dalam kegiatan praktikum. Hal ini mendukung penyusunan LKPD yang tidak hanya berisi teori, namun juga memfasilitasi praktik langsung siswa.
- Dilansir dari Putri (2019) dan Asnaini (2016), penyusunan LKPD penting untuk mendukung pembelajaran berbasis pendekatan ilmiah (scientific approach), karena memungkinkan kegiatan seperti observasi, menanya, mencoba, hingga menarik kesimpulan secara mandiri.
Sedangkan untuk manfaat dari LKPD adalah mengaktifkan peserta didik, membantu peserta didik menemukan dan mengembangkan konsep, melatih peserta didik menemukan konsep, dan menjadi alternatif cara penyajian materi pelajaran yang menekankan keaktifan peserta didik serta dapat memotivasi peserta didik.
Struktur Penyusunan LKPD
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1264600/original/023754200_1465965797-20160615-PPDB-jalur-KMS-di-minati-siswa-Boy-harjanto-3.jpg)
Dalam proses pembuatannya, terdapat struktur LKPD yang perlu diketahui oleh pendidik. Berikut ini beberapa struktur penyusunan LKPD, yakni:
- Judul LKPD harus mencerminkan isi atau topik utama yang akan dipelajari peserta didik. Prastowo (2014:212) menyebutkan bahwa judul yang tepat mempermudah peserta didik mengenali dan memahami konteks pembelajaran.
- Identitas, Kompetensi Dasar (KD), dan indikator pencapaian harus ditulis secara jelas agar guru dan siswa memahami tujuan pembelajaran. Ini sesuai dengan struktur baku LKPD menurut Depdiknas dan diperkuat dalam berbagai modul pengembangan perangkat ajar.
- Petunjuk belajar berisi arahan langkah demi langkah bagi siswa dalam melaksanakan kegiatan yang diminta. Prastowo (2016:443) menyatakan bahwa bagian ini sangat penting untuk menghindari miskonsepsi siswa terhadap aktivitas yang harus dilakukan.
- Informasi pendukung berupa ringkasan materi atau teori singkat disertakan untuk membantu siswa memahami konteks sebelum masuk ke aktivitas. Ini disampaikan juga oleh Prastowo dalam pengembangan LKPD berbasis POE (Predict, Observe, Explain).
- Langkah kerja atau kegiatan merinci urutan tindakan seperti mengamati, mencatat, atau memecahkan masalah. Prastowo (2014, 2016) menyebut bagian ini sebagai jantung aktivitas dalam LKPD.
- Tugas dan penilaian merupakan alat untuk mengetahui keberhasilan peserta didik. LKPD idealnya dilengkapi latihan soal, tugas proyek, atau rubrik penilaian sebagai tindak lanjut dari proses belajar .
- Alat, bahan, dan estimasi waktu dibutuhkan agar guru dan peserta didik mempersiapkan kegiatan dengan baik dan terukur. Hal ini ditegaskan dalam pedoman dari Depdiknas sebagai bagian wajib dalam perangkat ajar.
Advertisement
QnA Pertanyaan & Jawaban terkait LKPD
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5235199/original/057527600_1748413177-20250528-Sekolah_Gratis-ANG_8.jpg)
Q: Apa perbedaan utama antara petunjuk belajar dan langkah kerja dalam LKPD?
A: Petunjuk belajar memberikan panduan umum pelaksanaan, sedangkan langkah kerja menjabarkan tahapan konkret siswa dalam kegiatan seperti mencari, menguji, dan melaporkan hasil.
Q: Mengapa penting mencantumkan indikator pencapaian dalam LKPD?
A: Karena indikator membantu mengukur seberapa jauh Kompetensi Dasar telah dicapai dan memudahkan penyusunan penilaian serta refleksi pembelajaran.
Q: Bagaimana scientific approach diterapkan dalam penyusunan LKPD?
A: Scientific approach mencakup analisis kurikulum, pengembangan peta kebutuhan, serta penyusunan kegiatan investigasi seperti observasi dan eksperimen.
Q: Apa manfaat menyertakan alat/bahan dan waktu dalam struktur LKPD?
A: Keterangan alat/bahan memudahkan persiapan siswa, sedangkan estimasi waktu membantu pengelolaan kelas agar aktivitas berjalan efektif.
Q: Bagaimana LKPD mendukung pembelajaran mandiri siswa?
A: Dengan adanya petunjuk, ringkasan materi, dan tahapan kegiatan, siswa dapat menjalankan proses belajar aktif secara mandiri tanpa ketergantungan penuh pada guru.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4489871/original/023179100_1688442281-ed-us-JvS_AaDbzzw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2608262/original/030108300_1666512422-pexels-ibrahim-hasan-3944317.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)