Liputan6.com, Jakarta - Doa mandi nifas maknanya diniatkan mengangkat hadats nifas karena Allah Ta’ala. Setelah itu, prosedurnya mengikuti tata wudhu dan siraman air untuk menyucikan tubuh sepenuhnya.
Menurut penelitian Journal of Islamic Medical Practice oleh Zainab Al‑Hadi (2021), mandi nifas tidak hanya membersihkan fisik tetapi juga meningkatkan kesehatan ibu pascapersalinan karena aturan siraman air yang merata ke seluruh tubuh . Hal ini menegaskan bahwa tata cara mandi nifas memiliki dasar ilmiah dan agama yang sejalan.
Advertisement
Langkah mandi nifas meliputi mencuci tangan tiga kali, membersihkan kemaluan dan mengambil wudhu, lalu membasuh kepala dan seluruh badan sesuai urutan. Setelah selesai, seorang wanita menyucikan diri dan diperbolehkan melanjutkan ibadah seperti shalat dan puasa yang sempat tertunda.
Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (20/6/2025) tentang doa mandi nifas dan caranya.
Doa Mandi Nifas Setelah Melahirkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3981875/original/078687700_1648799071-pexels-pixabay-161502.jpg)
Berikut doa mandi nifas setelah melahirkan atau niat mandi wajib karena nifas:
Doa mandi nifas setelah melahirkan tulisan Arab:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى
Doa mandi nifas setelah melahirkan Latin:
Nawaitul ghusla liraf'il hadatsin nifaasi lillahi Ta'aala.
Arti doa mandi nifas setelah melahirkan:
"Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta'ala."
Mandi nifas adalah mandi wajib yang dilakukan oleh perempuan setelah mengalami nifas (darah setelah melahirkan), untuk mengangkat hadats besar agar kembali suci dan bisa beribadah. Menurut Ensiklopedi Fikih Indonesia, darah nifas berlangsung sekitar 40 hari dan mewajibkan mandi besar untuk kesucian spiritual.
Proses ini berdasarkan QS. Al-Maidah ayat 6 dan telah dipraktikkan oleh Rasulullah dan istrinya sebagaimana dinyatakan oleh Imam al-Shāfi‘ī bahwa wajib mandi setelah nifas.
Penelitian yang dilakukan di Yogyakarta oleh Arfain, Parhani & Mustafa (2020) yang dipublikasikan journal.staiypiqbaubau.ac.id, menemukan bahwa meskipun dari segi medis mandi wajib dapat mencegah infeksi kulit dan menjaga kebersihan, sebagian ibu masih kurang pengetahuan terkait tata cara mandi nifas. Studi tersebut menunjukkan adanya hubungan kuat antara pemahaman agama dan perilaku mandi nifas yang benar, dimana 77,3% responden melaksanakan dengan tepat setelah mendapatkan edukasi yang memadai, dikutip dari digilib.unisayogya.ac.id.
Secara fiqih, menurut ijmā‘ ulama dan qiyās, hukum mandi nifas sebanding dengan mandi haid dan janābah—artinya ketika darah nifas berhenti, seorang wanita wajib mandi sekali untuk mengalami kesucian sepenuhnya. Ini menunjukkan bahwa mandi nifas adalah pengukuhan kembali status suci dan penting dilakukan setelah masa nifas selesai.
Advertisement
Niat Mandi Wajib Secara Umum
Setelah mengenali doa mandi nifas setelah melahirkan, kamu juga perlu mengenali niat mandi wajib secara umum. Pasalnya, perempuan juga perlu menunaikan mandi wajib jika dalam keadaan haid atau setelah berhubungan badan dengan suami. Laki-laki juga perlu melakukan mandi wajib setelah berhubungan badan dengan istrinya. Setiap muslim diwajibkan untuk bersuci sebelum melakukan ibadah, terutama sholat. Berikut niat mandi wajib secara umum:
Niat mandi wajib tulisan Arab:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Niat mandi wajib Latin:
Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala.
Arti niat mandi wajib:
"Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardu karena Allah ta'ala.”
Tata Cara Mandi Nifas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4128372/original/090883600_1660824410-pexels-sarah-chai-7262986.jpg)
Setelah mengetahui doa mandi nifas setelah melahirkan, kamu juga harus mengenali tata caranya. Cara mandi nifas sama dengan mandi wajib setelah haid, yaitu:
- Bacalah doa mandi nifas setelah melahirkan atau niat mandi wajib terlebih dahulu. Membaca doa niat di awal-awal hukumnya wajib. Doa niat inilah yang membedakan mandi wajib dan mandi biasa. Cara membaca doa niat mandi wajib ini bisa dalam hati atau bersuara.
- Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali, kemudian lanjutkan dengan membersihkan dubur dan alat kemaluan. Agar sesuai sunnah Rasulullah, mencuci tangan ini bisa dilakukan sampai 3 kali. Hal ini bertujuan agar tangan bersih dan terhindar dari najis.
- Bersihkan kemaluan berikut kotoran yang menempel di sekitarnya dengan tangan kiri. Bagian tubuh yang biasanya kotor dan tersembunyi tersebut adalah bagian kemaluan, dubur, bawah ketiak, pusar dan lain–lain.
- Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan menggosok-gosoknya dengan tanah atau sabun. Setelah membersihkan bagian tubuh yang kotor dan tersembunyi, tangan perlu dicuci ulang. Caranya mengusap-usapkan tangan ke tanah/tembok kemudian dibilas air langsung atau dicuci dengan sabun baru dibilas.
- Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan salat, dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.
- Masukkan tangan ke dalam air, kemudian sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala. Jika sudah, guyur kepala dengan air sebanyak 3 kali. Pastikan pangkal rambut juga terkena air.
- Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air. Dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri.
- Saat menjalankan tata cara mandi wajib, pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan. Gosok bagian tubuh sebanyak tiga kali, terutama bagian yang sulit seperti pusat, ketiak, lutut dan lain-lain supaya terkena air.
- Lalu bisa dilanjutkan dengan mandi seperti biasa.
Advertisement
Larangan Bagi Perempuan Nifas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160493/original/039883900_1663309823-pexels-karolina-grabowska-4194866_1_.jpg)
Selama nifas, seorang perempuan dilarang melakukan ibadah yang memerlukan kesucian seperti shalat, puasa, dan thawaf, hingga ia selesai mandi wajib. Melansir dari jurnal.unissula.ac.id, larangan ini berdasarkan QS. Al-Baqarah ayat 222 yang menyatakan bahwa wanita dalam keadaan darah tidak diperbolehkan melakukan aktivitas spiritual tersebut.
Lebih jauh, hadats nifas berbeda dengan haid; batas maksimumnya umumnya 40 hari, setelah itu jika masih ada darah dianggap istihādah. Dalam keadaan istihādah, seorang perempuan boleh salat dan berpuasa sambil melanjutkan prosedur wudhu untuk setiap ibadah dan mandi wajib setelah haid berikutnya.
Selain itu, masyarakat Jawa masih mempraktikkan larangan mandi penuh selama selapanan (35–40 hari), mandi uap, atau penggunaan jamu tertentu sebagai bagian dari kultur tradisional. Namun, dari sisi syariat, mandi wajib adalah satu-satunya yang sah secara agama, sedangkan prosedur tradisional seperti mandi uap bersifat opsional dan tidak menggantikan mandi wajib.
Ada beberapa larangan bagi perempuan yang sedang dalam masa nifas. Melansir Dream, berikut larangan-larangan bagi perempuan yang sedang mengalami masa nifas:
- Wanita yang sedang nifas dilarang menjalankan sholat, baik sholat fardhu maupun sholat sunah. Sholat yang ditinggalkan selama masa nifas tidak perlu diganti.
- Wanita yang sedang nifas dilarang berpuasa. Jika ia meninggalkan puasa Ramadhan, maka setelah nifas selesai wajib mengganti puasa yang ditinggalkan.
- Dilarang membaca Al-Qur’an. Jika hendak melafalkan bacaan Al-Qur’an yang dihafalnya, maka hendaknya diniatkan untuk berdzikir.
- Dilarang memegang dan membawa mushaf Al-Qur’an.
- Dilarang berdiam diri (I’tikaf) di masjid.
- Dilarang thowaf.
- Dilarang bersetubuh dengan pasangan sampai masa nifas berakhir.
FAQ
Apa niat mandi nifas yang benar?
“Nawaitul ghusla liraf‘i hadatsin nifāsi lillāhi ta‘ālā” — Niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats nifas karena Allah Ta’ala.
Apakah mandi nifas wajib satu kali saja?
Ya, satu kali mandi wajib setelah darah nifas berhenti sudah mengangkat hadats besar dan mengembalikan kesucian.
Bolehkah mandi wajib sambil mengurai rambut panjang?
Disunnahkan tidak mengurai rambut, cukup menuangkan air tiga kali, seperti disampaikan Rasulullah lewat Ummu Salamah.
Apa larangan ketika nifas?
Dilarang melakukan shalat, puasa, thawaf, dan ibadah yang mensyaratkan bersuci.
Bagaimana jika nifas berlangsung lebih dari 40 hari?
Setelah 40 hari, jika darah masih keluar, itu dianggap istihādah. Wanita boleh salat dan puasa seperti biasa, dan mandi wajib setelah nifas tetap wajib dilakukan satu kali.
Apakah mandi tradisional seperti mandi uap wajib?
Tidak wajib menurut syariat, hanya mandi wajib yang mendesak secara agama; mandi tradisional bersifat opsional dan berdasarkan budaya.
Kapan waktu terbaik mandi nifas?
Segera setelah darah nifas berhenti dan dinyatakan suci (naqā’), agar bisa kembali beribadah sesuai sunnah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2979062/original/020485300_1574835412-bath-2192_1920.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259732/original/038298000_1781511216-000_B7396ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258990/original/029859700_1781430570-AP26154680263164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260144/original/013036700_1781578034-AP26166147695589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8362045/original/070572100_1782237587-AP26174619862047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8385152/original/045727200_1782264420-panama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378005/original/081695500_1782256125-ghana.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264303/original/054619900_1782106281-AP26172737361128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264253/original/054046300_1782102358-uruguay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)