Liputan6.com, Jakarta Ketika memutuskan ingin mempraktikkan cara menanam cabe dari biji dan hasil melimpah, pahami jenis-jenis tanaman cabenya dulu. Varietas tanaman cabe yang bisa dibudidayakan adalah cabe besar, cabe hibrida, dan cabe rawit.
Jenisnya meliputi cabe merah besar, cabe merah keriting, cabe hijau, cabe rawit, cabe hibrida, sampai paprika. Dari semua jenis ini, cara menanam cabe dari biji dan hasil melimpah yang bisa dipraktikkan tidak jauh berbeda.
Advertisement
Kunci budidaya cabe yang paling penting adalah pengetahuan tentang cara menanam cabe dari biji dan hasil melimpah yang benar. Mulai dari memahami teknik, memperhatikan lahan, memahami musim, dan tidak lelah survey pasar.
Agar bisa langsung mempraktikkan cara menanam cabe dari biji dan hasil melimpah, berikut Liputan6.com ulas penjelasannya dari berbagai sumber, Minggu (22/6/2025).
Cara Menanam Cabe dari Biji dan Hasil Melimpah dengan Pilih Bibit Berkualitas dan Unggul
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3364128/original/076385000_1612065717-pexels-karolina-grabowska-4084633.jpg)
Salah satu hal yang menjadi faktor utama gagalnya proses penanaman cabe disebabkan oleh bibit cabe yang kurang berkualitas dan unggul. Maka dari itu cara menanam cabe dari biji dan hasil melimpah, poin pertama ini harus diperhatikan betul.
Pemilihan bibit cabe harus disesuaikan dengan daerah tinggal. Bibit yang baik juga akan memudahkan proses penanaman, bila belum paham betuk maka tanyakan pada ahlinya untuk mendapatkan jenis cabe sesuai.
Cara menanam cabe dari biji dan hasil melimpah hibrida, yakni belilah di industri benih cabe. Terutama yang sudah menggunakan teknologi pembibitan modern. Untuk pemilihan varietas lokal, bisa dibeli ke petani yang sudah menyeleksi bibitnya sendiri dari hasil panen sebelumnya.
Advertisement
Cara Menanam Cabe dari Biji: 1. Merendam Benih Cabai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3364129/original/039245500_1612065719-pexels-ibrahim-hasan-3944317_1_.jpg)
Saraswati, S.TP, seorang Penyuluh Pertanian Ahli Pertama, melalui laman bp4seyegan.slemankab.go.id, menjelaskan sebelum disemai, benih cabai perlu direndam untuk memecah masa dormansi dan mempercepat proses perkecambahan:
- Gunakan air hangat bersuhu antara 35–45°C.
- Rendam benih selama 3 jam menggunakan air kemasan atau air matang (air yang sudah direbus dan bisa diminum langsung).
- Setelah 3 jam, buang benih yang mengapung karena kemungkinan tidak layak tanam.
- Saring benih, lalu bilas dengan air matang.
- Tiriskan benih dan biarkan kering secara alami di udara terbuka.
Â
Cara Menanam Cabe dari Biji: 2. Menyemai Benih Cabai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3364130/original/049776400_1612065720-pexels-mark-stebnicki-2253444.jpg)
Saraswati melanjutkan, penyemaian bertujuan menumbuhkan kecambah sebelum dipindahkan ke media tanam utama:
- Gunakan wadah seperti tray, nampan, atau kaleng bekas dengan lubang di bagian bawah sebagai saluran air.
- Sehari sebelumnya, isi wadah dengan media semai hingga ¾ bagian. Campuran media semai: Tanah : Pasir/Sekam : Kompos = 1 : 1 : 1.
- Taburkan benih secara merata di atas media semai, lalu tutup tipis dengan media semai.
- Semprot air dengan sprayer halus.
- Tutup wadah semai dengan plastik bening berlubang 2–5 titik untuk menjaga kelembaban.
- Letakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
- Jika media mengering, buka plastik, semprot air, lalu tutup kembali.
- Setelah benih berkecambah (biasanya 3–9 hari), buka penutup plastik secara permanen.
- Rawat hingga bibit memiliki 2–4 helai daun.
Â
Advertisement
Cara Menanam Cabe dari Biji: 3. Menanam Bibit Cabai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3298227/original/057619800_1605584039-gardening-690940_640.jpg)
Setelah bibit tumbuh kuat, saatnya dipindahkan ke media tanam utama:
- Siapkan wadah seperti polybag, pot, atau kaleng bekas yang telah diberi lubang di bagian bawah.
- Tambahkan kerikil kecil di dasar wadah agar lubang tidak tersumbat tanah.
- Isi dengan media tanam hingga ¾ bagian. Komposisi media tanam: Tanah : Pasir/Sekam : Kompos = 2 : 1 : 1.
- Buat lubang di tengah media tanam, lalu pindahkan bibit beserta tanah di sekitar akarnya ke lubang tersebut.
- Pastikan posisi bibit tegak lurus, lalu tutup dengan tanah.
- Letakkan tanaman di tempat terang namun terlindung dari hujan.
- Setelah tumbuh daun baru, bisa dipindah ke tempat terbuka.
Cara Menanam Cabe dari Biji: 4. Merawat Tanaman Cabai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3364131/original/017755400_1612065722-pexels-b__lint-farkas-3442822.jpg)
Agar cabai tumbuh subur dan sehat, perawatan harian penting dilakukan:
Penyiraman:
- Jika media cepat kering: siram 2 kali sehari (pagi dan sore).
- Jika media lembap: cukup 1 kali sehari (pagi atau sore).
- Pemupukan: sesuai petunjuk pada label kemasan pupuk.
- Pasang ajir (penyangga) saat tanaman mencapai tinggi 14–24 cm.
- Lakukan penyulaman jika ada bibit yang tumbuh tidak sempurna, rusak, atau mati.
- Bersihkan gulma (rumput liar) yang tumbuh di sekitar tanaman.
- Lakukan pembumbunan jika tanah di sekitar akar mulai turun atau tergerus.
- Gunakan insektisida, akarisida, atau fungisida hanya jika diperlukan, yaitu jika tanaman terserang hama atau penyakit.
5. Panen Cabai
Tanaman cabai bisa mulai dipanen pada usia 80 hingga 166 hari setelah tanam (HST), tergantung pada varietas dan kondisi perawatan. Menurut Saraswati, panen dapat dilakukan saat cabai sudah menunjukkan warna kematangan yang sesuai (merah atau oranye).
Advertisement
FAQ Tentang Cabai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3364132/original/054157000_1612065724-pexels-karolina-grabowska-4752010.jpg)
1. Apa saja manfaat kesehatan dari mengonsumsi cabai secara rutin?
Cabai mengandung banyak senyawa penting seperti vitamin C, beta karoten, capsaicin, dan antioksidan lainnya. Manfaatnya antara lain:
- Meningkatkan daya tahan tubuh
- Mempercepat pemulihan luka
- Menurunkan kolesterol dan trigliserida
- Membantu pembakaran lemak dan menurunkan berat badan
- Meringankan sakit kepala dan nyeri sendi
- Mencegah penyakit jantung dan kanker usus besar
2. Kenapa cabai bisa terasa pedas di lidah?
Cabai terasa pedas karena mengandung zat aktif bernama capsaicin, yang bekerja pada reseptor rasa sakit di lidah. Bahkan dalam konsentrasi rendah (1:1.000.000), capsaicin masih terasa sangat pedas. Tingkat kepedasan cabai diukur menggunakan satuan Scoville Heat Unit (SHU).
3. Apakah cabai benar-benar aman untuk lambung?
Ya, selama dikonsumsi dalam jumlah wajar. Meskipun banyak orang mengira cabai menyebabkan maag atau luka lambung, faktanya capsaicin justru dapat merangsang produksi zat pelindung lambung dan membunuh bakteri yang bisa menyebabkan luka. Namun, penderita gangguan lambung tetap perlu berhati-hati dan menyesuaikan dengan kondisi tubuhnya.
4. Apa hubungan cabai dengan sejarah dan budaya manusia?
Cabai telah digunakan manusia sejak lebih dari 6.000 tahun lalu, pertama kali ditemukan oleh suku-suku di Amerika seperti Maya, Inca, dan Aztec. Mereka bahkan menggunakan cabai sebagai mata uang dan simbol mistis. Di beberapa budaya modern, cabai digunakan dalam festival dan simbol kemakmuran, seperti ristra di Amerika Latin yang digantung di pintu rumah.
5. Bagaimana cara terbaik membudidayakan tanaman cabai?
Tanaman cabai dapat ditanam di pekarangan, pot, maupun lahan pertanian. Hal yang perlu diperhatikan:
- Gunakan tanah subur, gembur, dan tidak tergenang air
- Jaga pH tanah di kisaran 5,5–6,8
- Lakukan penyemaian terlebih dahulu, kemudian pindahkan bibit sehat (usia 3–4 minggu) ke lahan
- Berikan pupuk kandang atau NPK sesuai dosis dan kebutuhan
- Siram secara rutin dan lakukan penyiangan serta pemantauan hama
- Cabai bisa dipanen mulai 75–80 hari setelah tanam
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575337/original/085582000_1778045275-cek_fakta_-_alat_pertanian_dan_bibit_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3364127/original/026480500_1612065716-pexels-krisztina-papp-3208324.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258678/original/086617800_1781400963-000_B6Z32RM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8391143/original/089751400_1782271521-AP26174796770030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8377926/original/005752900_1782255969-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)