Al Jabbar Artinya Yang Maha Perkasa, Lengkap dengan Cara Meneladaninya

Al Jabbar Artinya Yang Memiliki Mutlak Kegagahan.

Diperbarui 10 Juni 2025, 18:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Al Jabbar artinya Yang Maha Perkasa atau Yang Maha Kuat dalam Asmaul Husna. Asmaul Husna merupakan nama-nama baik Allah SWT yang perlu diketahui oleh umat Muslim. Asmaul Husna sendiri terdiri dari 99 sifat baik Allah SWT.

Mengutip jurnal yang dipublikasikan di Jurnal Adabiyah Vol. XI Nomor 2/2011, Al-Asmaul Husna adalah salah satu lafaz dengan beragam bentuknya banyak ditemui di beberapa tempat di dalam Al-Qur'an, mengandung makna "perintah" untuk mengamalkannya dan memberi isyarat sebagai salah satu petunjuk dari sekian banyak petunjuk atau informasi yang ditegaskan di dalam Al-Qur'an. 

Al Jabbar artinya adalah salah satu nama atau sifat baik Allah SWT yang tercantum dalam 99 Asmaul Husna. Melansir dari laman Al-Qur’an Indonesia, Al Jabbar artinya Yang Memiliki Mutlak Kegagahan.

Al Jabbar artinya Yang Maha Perkasa. Dalam kehidupan sehari-hari Allah adalah Al Jabbar perlu dijadikan sebagai pedoman supaya kita selalu ingat bahwa Allah SWT yang menentukan dan berkuasa atas hidup.

Berikut Liputan6.com ulas mengenai Al Jabbar artinya dan cara meneladaninya yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (10/6/2025).

Al Jabbar Artinya

Melansir dari laman Al Qur’an Indonesia, Al Jabbar Artinya Yang Memiliki Mutlak Kegagahan. Maksudnya Allah yang tidak ada satu hal pun terjadi di dalam kekuasaanNya kecuali atas seizinNya. Al Jabbar adalah yang tertinggi, apapun yang ia katakan pasti akan terwujud. Dia menghidupkan kembali semua makhluk-Nya. Dia menyembuhkan hati yang sakit, menyembuhkan luka, dan memberikan rasa nyaman kepada mereka yang lemah. Dia dapat mewujudkan yang apapun yang Dia perintahkan tapi tak ada satupun yang bisa memerintah-Nya.

Kata Al Jabbar berasal dari akar kata j-b-r dalam bahasa Arab Klasik diartikan sebagai mengembalikan sesuatu ke kehidupannya, yang benar dan baik kembali normal, berubah lebih baik, memberikan manfaat paling tinggi, tinggi, di atas semua makhluk menarik, tak terbantahkan.

Sebagaimana dalam Al-Qur’an Surat Al-Hasyr ayat 23, yang artinya:

“Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (Q.S. Al-Hasyr :23)

Selain itu, dalam surat Al Insan ayat 30 juga dijelaskan tentang sifat baik Allah SWT, Al Jabbar adalah

“Tetapi kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali apabila Allah kehendaki Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.” (Q.S. Al Insan: 30)

Sama halnya dengan surat Asy Syu’ara ayat 78-82, yang artinya:

“(yaitu) Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku, dan Yang memberi makan dan minum kepadaku; dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku, dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali), dan Yang sangat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari Kiamat.” (Q.S. Asy Syu’ara: 78-82)

Dikutip dari buku Rahasia Keajaiban Asmaul Husna karya Syafi'ie el-Bantanie, menjelaskan tentang Al Jabbar artinya Yang Kehendaknya Tidak Bisa Diingkari. Secara bahasa, Al Jabbar berarti keagungan atau ketinggian. Allah Al Jabbar artinya Allah itu kehendakNya tidak bisa diingkari oleh siapapun. Allah dapat melaksanakan kehendakNya kepada semua makhluk karena keagungan dan kekuasaanNya yang mutlak. Semua makhluk tunduk kepada apa yang dikehendakiNya.

Cara Meneladani Al Jabbar dalam Kehidupan Sehari-hari

Meneladani nama dan sifat Allah SWT Al-Jabbar artinya kita harus menggantungkan harapan dan cita-cita hanya kepada Allah. Sebab, Dialah yang berkuasa menentukan. Tentunya, kita juga harus berikhtiar dengan optimal.

Manusia wajib berikhtiar karena diberikan kemampuan dan kekuatan oleh Allah untuk berikhtiar. Namun, manusia sama sekali tidak memiliki kekuatan untuk menentukan hasilnya. Allahlah Yang Maha Kuasa menentukan segala sesuatu.

Namun demikian, Allah Maha Menghargai ikhtiar hamba-Nya. Dia akan memberikan atau menentukan bagian untuk hamba-Nya sesuai dengan kadar dan kualitas ikhtiar yang dilakukan. Karenanya, berikhtiarlah dengan optimal. Kemudian, gantungkanlah hasil dari ikhtiar kita secara total kepada Allah SWT.

99 Daftar Asmaul Husna

Melansir buku berjudul Mengenal Tuhan Bersama M. Quraish Shihab (2019), Asma' adalah bentuk jamak (plural), dan bentuk tunggalnya adalah ism yang berarti nama. Dengan demikian, asma' artinya nama-nama. Ismullah artinya nama Allah. Dalam bentuk pluralnya: asma Allah yang artinya adalah nama-nama Allah.

Mengutip jurnal yang dipublikasikan di JAQFI: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, Vol. 3, No. 1, 2018, nama-nama Allah jumlahnya ada sembilan puluh sembilan. Hal ini di dasarkan kepada riwayat Abu Hurairah ra. ketika ia mengatakan: “Rasulullah Saw. bersabda: Allah ‘Azza wa Jalla memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu; tunggal, Dia mencintai bilangan-bilangan ganjil, dan barang siapa membaca nam-nama itu, maka ia akan masuk surga.”

- Ar Rahman, artinya: Yang Maha Pengasih

- Ar Rahiim, artinya: Yang Maha Penyayang

- Al Malik, artinya: Yang Maha Merajai (bisa diartikan Raja dari semua Raja)

- Al Quddus, artinya: Yang Maha Suci

- As Salaam, artinya: Yang Maha Memberi Kesejahteraan

- Al Mu'min, artinya: Yang Maha Memberi Keamanan

- Al Muhaimin, artinya: Yang Maha Mengatur

- Al 'Aziiz, artinya: Yang Maha Perkasa

- Al Jabbar, artinya: Yang Memiliki (Mutlak) Kegagahan

- Al Mutakabbir, artinya: Yang Maha Megah, yang memiliki kebesaran

- Al Khaliq, artinya: Yang Maha Pencipta

- Al Baari', artinya: Yang Maha Melepaskan (membuat, membentuk, menyeimbangkan)

- Al Mushawwir, artinya: Yang Maha Membentuk Rupa (makhluk-Nya)

- Al Ghaffaar, artinya: Yang Maha Pengampun

- Al Qahhaar, artinya: Yang Maha Menundukkan/Menaklukkan Segala Sesuatu

- Al Wahhaab, artinya: Yang Maha Pemberi Karunia

- Ar Razzaaq, artinya: Yang Maha Pemberi Rezeki

- Al Fattaah, artinya: Yang Maha Pembuka Rahmat

- Al 'Aliim, artinya: Yang Maha Mengetahui

- Al Qaabidh, artinya: Yang Maha Menyempitkan

- Al Baasith, artinya: Yang Maha Melapangkan

- Al Khaafidh, artinya: Yang Maha Merendahkan

- Ar Raafi', artinya: Yang Maha Meninggikan

- Al Mu'izz, artinya: Yang Maha Memuliakan

- Al Mudzil, artinya: Yang Maha Menghinakan

- Al Samii', artinya: Yang Maha Mendengar

- Al Bashiir, artinya: Yang Maha Melihat

- Al Hakam, artinya: Yang Maha Menetapkan

- Al 'Adl, artinya: Yang Maha Adil

- Al Lathiif, artinya: Yang Maha Lembut

- Al Khabiir, artinya: Yang Maha Mengenal

- Al Haliim, artinya: Yang Maha Penyantun

- Al 'Azhiim, artinya: Yang Maha Agung

- Al Ghafuur, artinya: Yang Maha Memberi Pengampunan

- As Syakuur, artinya: Yang Maha Pembalas Budi (menghargai)

- Al 'Aliy, artinya: Yang Maha Tinggi

- Al Kabiir, artinya: Yang Maha Besar

- Al Hafizh, artinya: Yang Maha Memelihara

- Al Muqiit, artinya: Yang Maha Pemberi Kecukupan

- Al Hasiib, artinya: Yang Maha Membuat Perhitungan

- Al Jaliil, artinya: Yang Maha Luhur

- Al Kariim, artinya: Yang Maha Pemurah

- Ar Raqiib, artinya: Yang Maha Mengawasi

- Al Mujiib, artinya: Yang Maha Mengabulkan

- Al Waasi', artinya: Yang Maha Luas

- Al Hakim, artinya: Yang Maha Bijaksana

- Al Waduud, artinya: Yang Maha Mengasihi

- Al Majiid, artinya: Yang Maha Mulia

- Al Baa'its, artinya: Yang Maha Membangkitkan

- As Syahiid, artinya: Yang Maha Menyaksikan

Lanjutan Asmaul Husna

- Al Haqq, artinya: Yang Maha Benar

- Al Wakiil, artinya: Yang Maha Memelihara

- Al Qawiyyu, artinya: Yang Maha Kuat

- Al Matiin, artinya: Yang Maha Kokoh

- Al Waliyy, artinya: Yang Maha Melindungi

- Al Hamiid, artinya: Yang Maha Terpuji

- Al Muhshii, artinya: Yang Maha Mengalkulasi (menghitung segala sesuatu)

- Al Mubdi', artinya: Yang Maha Memulai

- Al Mu'iid, artinya: Yang Maha Mengembalikan Kehidupan

- Al Muhyii, artinya: Yang Maha Menghidupkan

- Al Mumiitu, artinya: Yang Maha Mematikan

- Al Hayyu, artinya: Yang Maha Hidup

- Al Qayyuum, artinya: Yang Maha Mandiri

- Al Waajid, artinya: Yang Maha Penemu

- Al Maajid, artinya: Yang Maha Mulia

- Al Wahid, artinya: Yang Maha Tunggal

- Al Ahad, artinya: Yang Maha Esa

- As Shamad, artinya: Yang Maha Dibutuhkan (tempat meminta)

- Al Qaadir, artinya: Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan

- Al Muqtadir, artinya: Yang Maha Berkuasa

- Al Muqaddim, artinya: Yang Maha Mendahulukan

- Al Mu'akkhir, artinya: Yang Maha Mengakhirkan

- Al Awwal, artinya: Yang Maha Awal

- Al Aakhir, artinya: Yang Maha Akhir

- Az Zhaahir, artinya: Yang Maha Nyata

- Al Baathin, artinya: Yang Maha Ghaib

- Al Waali, artinya: Yang Maha Memerintah

- Al Muta'aalii, artinya: Yang Maha Tinggi

- Al Barru, artinya: Yang Maha Penderma (maha pemberi kebajikan)

- At Tawwaab, artinya: Yang Maha Penerima Taubat

- Al Muntaqim, artinya: Yang Maha Pemberi Balasan

- Al Afuww, artinya: Yang Maha Pemaaf

- Ar Ra'uuf, artinya: Yang Maha Pengasuh

- Malikul Mulk, artinya: Yang Maha Penguasa Kerajaan (semesta)

- Dzul Jalaali WalIkraam, artinya: Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan

- Al Muqsith, artinya: Yang Maha Pemberi Keadilan

- Al Jamii', artinya: Yang Maha Mengumpulkan

- Al Ghaniyy, artinya: Yang Maha Kaya

- Al Mughnii, artinya: Yang Maha Pemberi Kekayaan

- Al Maani, artinya: Yang Maha Mencegah

- Ad Dhaar, artinya: Yang Maha Penimpa Kemudharatan

- An Nafii', artinya: Yang Maha Memberi Manfaat

- An Nuur, artinya: Yang Maha Bercahaya (menerangi, memberi cahaya)

- Al Haadii, artinya: Yang Maha Pemberi Petunjuk

- Al Badii', artinya: Yang Maha Pencipta Tiada Bandingannya

- Al Baaqii, artinya: Yang Maha Kekal

- Al Waarits, artinya: Yang Maha Pewaris

- Ar Rasyiid, artinya: Yang Maha Pandai

- As Shabuur, artinya: Yang Maha Sabar

Q & A

Apa arti Al-Jabbar?

Al-Jabbar (ٱلْجَبَّارُ) adalah salah satu dari 99 Asmaul Husna yang berarti "Yang Maha Perkasa, Yang Memiliki Kekuasaan Mutlak, dan Yang Memaksa segala sesuatu sesuai kehendak-Nya."

Di mana nama Al-Jabbar disebut dalam Al-Qur’an? 

Nama Al-Jabbar disebut dalam Surah Al-Hasyr ayat 23, yang menjelaskan sifat-sifat agung Allah.

Apa makna mendalam dari nama Al-Jabbar?

Al-Jabbar menggambarkan kekuasaan Allah yang tidak terbatas, mampu mengatur, memperbaiki, dan menguasai segala hal tanpa bisa dilawan oleh siapa pun. Ia juga bermakna sebagai Yang Menyembuhkan dan Memulihkan, tergantung konteksnya.

Bagaimana cara meneladani sifat Al-Jabbar dalam kehidupan sehari-hari? 

- Menjadi pribadi yang tegas dan kuat dalam kebenaran, tanpa menyakiti orang lain.

- Membela yang lemah dan tertindas, sebagai wujud keberpihakan terhadap keadilan.

- Memperbaiki diri dan orang lain dengan kasih sayang, seperti makna Al-Jabbar sebagai pemulih.

- Tidak sombong atas kekuasaan atau posisi, karena hanya Allah yang berhak menyandang sifat Maha Perkasa.

Apa hikmah mengenal nama Al-Jabbar? 

- Menumbuhkan rasa takut dan hormat kepada kekuasaan Allah.

- Menguatkan kepercayaan diri dalam menjalani ujian hidup, karena ada Allah yang Maha Memulihkan.

- Mendorong kita menjadi pribadi yang kuat dan berani membela kebaikan, dengan tetap rendah hati.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6