Liputan6.com, Jakarta - Setiap muslim yang memiliki hajat atau keperluan mendesak sangat dianjurkan untuk mengamalkan doa setelah sholat hajat agar cepat dikabulkan oleh Allah SWT. Ibadah ini merupakan bentuk tawakal dan pengakuan bahwa hanya Allah-lah yang mampu mengabulkan segala permintaan hamba-Nya. Dengan merendahkan diri melalui sholat dan doa, kita menunjukkan keimanan yang sempurna kepada Sang Pencipta.
Doa setelah sholat hajat agar cepat dikabulkan oleh Allah SWT telah diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat. Dalam berbagai hadits shahih disebutkan bahwa Allah sangat menyukai hamba yang memohon kepada-Nya dengan penuh kekhusyukan. Kombinasi antara sholat hajat dan doa yang ikhlas menjadi kunci utama agar hajat segera terkabul.
Para ulama sepakat bahwa doa setelah sholat hajat agar cepat dikabulkan oleh Allah SWT harus disertai dengan keyakinan penuh dan kesabaran. Tidak hanya sekadar melafalkan bacaan, tetapi hati harus hadir dan yakin bahwa Allah Maha Mendengar. Berikut panduan lengkap mengenai doa setelah sholat hajat agar cepat dikabulkan oleh Allah SWT beserta waktu-waktu mustajab dan tips dari kitab-kitab klasik.
Advertisement
Berikut Liputan6.com ulas lebih mendalam tentang bacaan doa sholat hajat agar cepat terkabul.
Doa Sholat Hajat Agar Cepat Terkabul
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4262146/original/085381500_1671090332-pexels-alena-darmel-8164382.jpg)
Membaca doa sholat Hajat agar cepat terkabul banyak sumber menyebut, dianjurkan sebelum membacanya untuk merendahkan diri dihadapan Allah SWT dengan membaca "Subhahanallah walhamdulillah walaailaaha illallah waallahu akbar walaa haula wa quwwata illaa billahil 'aliiyil 'adzim" sebanyak 10 kali.
Sebelum membaca doa sholat hajat agar cepat etrkabul, dianjurkan pula untuk membaca “Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad” yang dibaca sebanyak 10 kali dan membaca doa keselamatan dunia dan akhirat “Rabbanaa aatinaa fidunyaa hasanah wa fil'akhirati hasanah wa qinaa 'adzaaban nar.”
Umat muslim yang memiliki keinginan atau hajat adalah bisa menunaikan sholat hajat lalu membaca doa sholat hajat agar cepat terkabul. Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang berwudu dan sempurna wudunya, kemudian sholat dua rakaat (shalat hajat) dan sempurna rakaatnya, maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat.” (HR. Ahmad)
1. Doa Sholat Hajat Umum
Ini bacaan doa sholat hajat umum sebagaimana ditahrijkan oleh At-Tiridzi dan Ibnu Majah hadits riwayat Utsman bin Hunaif:
إن رجلا ضرير البصري اتى النبي صلى الله عليه وسلم فقال ادع الله لي انيعافينى فقال ان شئت اخرت لك فهو خير وان شئت دعوت فقال ادعه فامره ان يتوضأ فيحسن وضوءه ويصلى ركعتين ويدعو بهذا الدعاء : اللهم انى اسألك واتوجه اليك بمحمد نبي الرحمة يا محمد انى قد توجهت بك الى ربى فى حاجتى هذه لتقضى. اللهم فشفعه في
Artinya:
Bahwasannya ada seorang laki-laki yang penglihatannya rusak datang kepada Rasulullah saw sambil berkata “do’akanlah kepada Allah untukku, agar disembuhkan-Nya aku ini”.
Rasulullah saw balik menjawab “kalau kamu mau, aku dapat menundanya untukmu dan itu lebih baik, atau kalau kamu mau aku akan mendo’akan” maka orang itupun memohon “doakanlah untukku!”.
Kemudian Rasulullah saw menyuruhnya berwudhu, maka wudhulah orang tersebut dengan baik dan shalat dua raka’at dan berdo’a dengan do’a ini “Allahumma ini as’aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya.”
Advertisement
Doa Sholat Hajat Agar Cepat Terkabul Selanjutnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3178982/original/000628000_1594700411-y.jpg)
2. Doa Sholat Hajat Sunnah Rasulullah SAW
Ini doa sholat hajat dengan banyak sumber menyebutkan sebagai sunnah Rasulullah SAW:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ .اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْعِصْمَةَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَّالْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَّالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ لَاتَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Laa illaaha illallaahul-haliimul-kaarim, subhaanallaahi rabbil'arsyil-'adzim. Al-hamdu lillaahi rabbil-'aalamiin. As'aluka muujibaati rahmatika wa 'azaa'ima magfiratika wal -'ismata min kulli dzambiw wal-ganiimata min kulli birriw was-salaamata min kulli istmin, laa tada' lii dzamban illaa gafartahuu wa laa hamman illaa farrajtahuu wa laa haajatan hiya laka ridan illaa qadaitahaa yaa arhamar-raahimiin.
Artinya:
Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Penyantun lagi Maha Mulia, Maha Suci Allah Tuhan yang memiliki Arsy yang besar. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Aku memohon kepada-Mu hal-hal yang mendatangkan rahmat-Mu dan hal-hal yang memastikan ampunan-Mu, dan terpelihara dari semua dosa yang menjarah setiap kebaikan dan selamat dari semua dosa.
Janganlah Engkau tinggalkan suatu dosa pun bagiku, melainkan Engkau mengampuninya, dan tidak pula kesusahan melainkan Engkau berikan penawar kepadanya dan tidak pula suatu keperluan yang diridhai oleh-Mu melainkan Engkau memastikan buatku, wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.
3. Doa Sholat Hajat dari Al-Qur’an
Ini doa sholat hajat yang mengutip dari ayat Al-Qur’an surat al-Qashas ayat 24:
فَسَقٰى لَهُمَا ثُمَّ تَوَلّٰىٓ اِلَى الظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ اِنِّيْ لِمَآ اَنْزَلْتَ اِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيْرٌ
Rabbbi, innî limâ anzalta ilayya min khairin faqîr
Artinya:
“Ya Tuhanku, sungguh aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.”
Doa Sholat Hajat Agar Cepat Terkabul Berikutnya
4. Doa Sholat Hajat dari Kitab Al-Adzkar (Imam An-Nawawi)
Imam An-Nawawi dalam kitabnya yang mashyur "Al-Adzkar" mengajarkan sebuah doa istimewa yang beliau nukil dari para salafus shalih, dimana doa ini sangat dianjurkan dibaca setelah sholat hajat karena mengandung tawassul dengan dua nama Allah yang paling agung, yaitu Al-Hayy (Yang Maha Hidup) dan Al-Qayyum (Yang Maha Berdiri Sendiri).
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ
"Yaa Hayyu Yaa Qayyuum, bi rahmatika astaghiits, ashlih lii sya'nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii tharfata 'ainin"
Artinya: "Wahai Yang Maha Hidup, Wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Perbaikilah segala urusanku dan jangan Engkau serahkan diriku kepada diriku sendiri walau sekejap mata."
5. Doa Mustajab dari Kitab Hilyatul Auliya (Abu Nu'aim Al-Ashfahani)
Abu Nu'aim Al-Ashfahani dalam kitab monumentalnya "Hilyatul Auliya" meriwayatkan dari para wali Allah bahwa doa berikut ini termasuk doa yang paling mustajab karena menggunakan Ismul A'dzam (nama Allah yang teragung), yang mana barangsiapa berdoa dengan nama tersebut niscaya Allah akan mengabulkan permintaannya.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ الْأَعْظَمِ الَّذِي إِذَا دُعِيتَ بِهِ أَجَبْتَ وَإِذَا سُئِلْتَ بِهِ أَعْطَيْتَ أَنْ تَقْضِيَ حَاجَتِي
"Allahumma innii as'aluka bismika al-a'dzam alladzi idza du'iita bihi ajabta wa idza su'ilta bihi a'thaita an taqdiya haajatii"
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu yang Agung, yang apabila Engkau dipanggil dengannya Engkau kabulkan, dan apabila diminta dengannya Engkau berikan, agar Engkau kabulkan hajatku."
Advertisement
Waktu-Waktu Emas untuk Sholat Hajat Menurut Hadits Shahih
Selain membaca doa sholat hajat agar cepat terkabul, pemilihan waktu yang tepat sangat mempengaruhi kemustajaban doa. Berdasarkan kitab "Fathul Bari" karya Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani, berikut waktu-waktu mustajab:
1. Sepertiga Malam Terakhir
Rasulullah SAW bersabda: "Tuhan kita turun setiap malam ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir, lalu berfirman: 'Siapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan.'" (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Antara Azan dan Iqamah
Imam At-Tirmidzi dalam "Sunan At-Tirmidzi" meriwayatkan: "Doa tidak akan ditolak antara azan dan iqamah, maka berdoalah." (HR. At-Tirmidzi, hadits hasan)
3. Saat Sujud dalam Sholat
Berdasarkan "Riyadhus Shalihin" karya Imam An-Nawawi: "Saat hamba paling dekat dengan Tuhannya adalah ketika sujud, maka perbanyaklah doa." (HR. Muslim)
4. Waktu Sahur (Sebelum Subuh)
Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam "Syarhul Mumti'" menjelaskan bahwa waktu sahur termasuk bagian dari sepertiga malam terakhir yang sangat mustajab.
5. Hari Jumat
Dalam kitab "Zaadul Ma'ad" karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah disebutkan ada waktu khusus di hari Jumat yang mustajab, yaitu:
- Saat imam naik mimbar hingga selesai sholat Jumat
- Waktu setelah Ashar hingga Maghrib
Tanya Jawab Seputar Doa Sholat Hajat
Q: Apakah boleh membaca doa sholat hajat dalam bahasa Indonesia atau bahasa daerah?
A: Menurut Syekh Wahbah Az-Zuhaili dalam "Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu" dan diperkuat fatwa Majelis Ulama Indonesia No. 4 Tahun 2022, doa setelah sholat hajat boleh dibaca dalam bahasa apapun yang dipahami, karena yang terpenting adalah kekhusyukan dan pemahaman. Namun untuk doa-doa yang ma'tsur (berasal dari Rasulullah SAW), lebih utama dibaca dalam bahasa Arab terlebih dahulu, kemudian boleh diterjemahkan dalam bahasa yang dipahami agar lebih menghayati maknanya.
Q: Berapa lama waktu maksimal untuk istiqamah sholat hajat jika belum terkabul?
A: KH. Ahmad Musthofa Bisri (Gus Mus) dalam ceramahnya menjelaskan tidak ada batasan waktu untuk beristiqamah. Imam Al-Ghazali dalam "Ihya Ulumuddin" menyarankan minimal 40 hari berturut-turut sebagai latihan kesabaran. Jika belum terkabul, Habib Munzir Al-Musawa menyarankan untuk introspeksi: (1) Apakah ada dosa yang belum ditaubati, (2) Apakah hajat tersebut membawa maslahat, (3) Apakah ada hak orang lain yang belum ditunaikan, (4) Mungkin Allah menunda untuk memberikan yang lebih baik.
Q: Bolehkah menggabungkan sholat hajat dengan sholat sunah lainnya, misalnya niat tahajud sekaligus hajat?
A: Menurut Imam An-Nawawi dalam "Al-Majmu' Syarh Al-Muhadzdzab", lebih utama memisahkan setiap ibadah dengan niatnya masing-masing untuk mendapat pahala sempurna. Namun, Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami dalam "Tuhfatul Muhtaj" dan Dr. Wahbah Az-Zuhaili membolehkan penggabungan niat dalam kondisi tertentu, dengan syarat mendahulukan niat sholat yang memiliki waktu khusus (seperti tahajud). Jadi boleh niat: "Aku niat sholat tahajud sekaligus hajat 2 rakaat."
Q: Bagaimana hukumnya meminta atau membayar ustadz untuk sholat hajat mewakili kita?
A: Seluruh ulama empat mazhab sepakat bahwa ibadah sholat bersifat personal dan tidak bisa diwakilkan, sebagaimana dijelaskan dalam "Al-Fiqh 'ala Madzahib Al-Arba'ah". Dr. Ali Jum'ah (mantan Mufti Mesir) dalam fatwanya tahun 2020 menegaskan: "Membayar orang untuk sholat hajat bagi kita adalah bathil dan sia-sia." Yang diperbolehkan adalah: (1) Meminta doa kepada orang shalih, (2) Sholat hajat berjamaah dimana masing-masing sholat untuk dirinya sendiri, (3) Bersedekah atas nama orang yang kita doakan.
Q: Apakah wanita haid boleh membaca doa sholat hajat tanpa melakukan sholatnya?
A: Jumhur ulama termasuk Imam Malik, Imam Syafi'i, dan Imam Ahmad membolehkan wanita haid untuk berdoa dan berdzikir tanpa melakukan sholat. Syekh Yusuf Al-Qaradawi dalam "Fiqh At-Thaharah" menyatakan: "Wanita haid dianjurkan tetap berdoa di waktu-waktu mustajab, membaca doa-doa hajat, dan berdzikir." Lembaga Fatwa Al-Azhar juga menegaskan bahwa pintu doa tidak pernah tertutup bagi siapapun dalam kondisi apapun.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575337/original/085582000_1778045275-cek_fakta_-_alat_pertanian_dan_bibit_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3585755/original/069032500_1632814784-muslim-man-using-misbaha-keep-track-counting-tasbih_53876-15256__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051584/original/034158100_1776315691-3972.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812228/original/000972700_1538749244-foto_nanang_fahrudin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258678/original/086617800_1781400963-000_B6Z32RM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8391143/original/089751400_1782271521-AP26174796770030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8377926/original/005752900_1782255969-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)