Liputan6.com, Jakarta - Apa itu ANBK? Memahami ANBK adalah bagian dari proses pemetaan mutu sistem pendidikan di Indonesia. Proses ANBK adalah akan menilai sekaligus mengevaluasinya. ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer.
Melansir dari anbk.kemdikbud.go.id, Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) adalah instrumen evaluasi pendidikan yang dikembangkan oleh Kemdikbudristek untuk menggantikan Ujian Nasional dan menilai mutu belajar peserta didik secara komprehensif.
ANBK menggunakan tiga instrumen utama, yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi dan Numerasi), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar, yang membantu memotret kualitas input, proses, dan hasil pembelajaran di sekolah. Situs resmi ANBK menyatakan bahwa AKM membaca menganalisis teks, sedangkan numerasi menekankan penggunaan matematika dalam pemecahan masalah sehari-hari, sehingga siswa dituntut untuk memahami dan berpikir kritis sesuai kebutuhan kehidupan nyata.
Advertisement
Pemerintah resmi menjadikan ANBK adalah sebagai pengganti UNBK atau Ujian Nasional Berbasis Komputer. Melansir dari Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI), dijelaskan proses pelaksanaan ANBK adalah bisa dilakukan secara online dan semi online.
Studi di jurnal “Analisis Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer Tahun Ajaran 2024/2025…” oleh Maghfirah dkk. (2023) menjelaskan ANBK menggunakan sistem Computerized Adaptive Testing (CAT), yang menyesuaikan tingkat kesulitan soal berdasarkan respons siswa. Hal ini berbeda dari sistem ujian nasional konvensional dan dirancang untuk lebih akurat menggambarkan kompetensi siswa.
Pelaksanaan ANBK tahun 2023–2024 juga dinilai signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan, terutama setelah banyak sekolah berhasil mengimplementasikan moda daring mandiri dengan dukungan infrastruktur digital yang memadai.
Berikut Liputan6.com ulas lebih mendalam tentang ANBK lebih mendalam, Kamis (12/6/2025).
ANBK Adalah Singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer
Memahami ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer. ANBK adalah bagian dari proses pemetaan mutu sistem pendidikan (sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang dasar serta menengah) yang lebih praktis dilakukan.
ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer, yang sudah resmi dijadikan sebagai pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). ANBK adalah proses penilaian yang tidak sembarangan dilakukan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dalam keterangan tertulisnya menjelaskan ANBK adalah penilaian yang fokus melakukan tindakan evaluasi input, proses, dan output pembelajaran melalui serangkaian tahapan tertentu.
Peserta yang berhak mengikuti ANBK adalah para siswa yang berada di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah. Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) dalam keterangan tertulisnya menjelaskan pelaksanaan ANBK adalah bisa dilakukan secara online dan semi online.
Pelaksanaan ANBK adalah secara online dilakukan apabila akses internet stabil serta harus memiliki komputer proctor untuk membuka token. Sementara pelaksanaan ANBK adalah semi online dilakukan apabila computer client tidak memiliki akses secara langsung.
Ada tiga instrumen penilaian dari ANBK adalah sebagai bagian dari evalusi pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menjelaskan tiga instrumen penilaian ANBK adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Advertisement
Instrumen Penilaian ANBK dan Tujuan ANBK
Instrumen Penilaian ANBK dan Penjelasannya:
Melancarkan kegiatan ANBK, maka instrumen penilaian ANBK harus dipahami betul. Ini penjelasan instrumen penilaian ANBK yang dimaksudkan.
1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
Instrumen penilaian ANBK adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AMK). AKM akan diikuti oleh peserta didik yang tujuan utamanya untuk mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif.
2. Survei Karakter
Instrumen penilaian ANBK adalah melakukan survei karakter. Survei karakter sebagai instrumen penilaian ANBK adalah akan diikuti oleh peserta didik dan guru untuk mengukur sikap, kebiasaan, dan nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar nonkognitif.
3. Survei Lingkungan Belajar
Instrumen penilaian ANBK adalah melakukan survei lingkungan belajar. Pelaksanaan survei ini, akan diikuti oleh kepala satuan pendidikan guna mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menjelaskan soal yang akan diujikan dalam ANBK adalah berupa pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat, dan berupa uraian.
Khusus instrumen AMK, peserta bisa mempersiapkan diri dengan berlatih soal di laman pusmenjar.kemdikbud.go.id/ayoakm atau klik di sini.
Tujuan ANBK dan Penjelasannya:
ANBK adalah bukan sekadar menjadi proses pemetaan sistem pendidikan dan memajukan pendidikan di Indonesia, tetapi lebih dari itu. Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) menjelaskan tujuan ANBK adalah terdiri dari empat hal penting yang berasal dari turunan instrumen penilaian ANBK.
1. Meningkatkan Kualitas Belajar Mengajar
Tujuan ANBK adalah meningkatkan kualitas belajar mengajar. Adanya ANBK, dapat mengetahui perbaikan kualitas belajar-mengajar yang mana yang perlu ditingkatkan lagi. Apabila proses belajar mengajar berjalan dengan baik tentunya hasil belajar murid juga akan maksimal.
2. Meningkatkan Kemampuan Literasi
Tujuan ANBK adalah meningkatkan kemampuan literasi bagi peserta. Melalui ANBK, dapat diukur sejauh mana kemampuan literasi membaca setiap peserta. Hal ini tentu dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk dapat meningkatkan kemampuan literasi masing-masing peserta.
3. Meningkatkan Kemampuan Numerasi
Tujuan ANBK adalah meningkatkan kemampuan numerasi peserta. Melalui ANBK, dapat diukur kemampuan numerasi setiap peserta. Hal ini tentu dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk dapat meningkatkan kemampuan numerasi masing-masing peserta.
4. Menganalisa Karakter
Tujuan ANBK adalah memaksimalkan analisa karakter peserta didik. Melalui ANBK, dapat dianalisa hasil belajar social-emosional masing-masing peserta. Analisa karakter peserta diukur dari beberapa aspek profil belajar pancasila.
Cara Verifikasi Data ANBK
Apabila sudah memahami tentang apa itu ANBK, selanjutnya pahami cara verifikasi data ANBK bagi satuan pendidikan yang akan mengikutsertakan siswanya. Begini cara verifikasi data ANBK yang dijelaskan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud):
1. Cara verifikasi data ANBK adalah satuan pendidikan membuka laman anbk.kemdikbud.go.id atau klik di sini kemudian diisi menggunakan username dan password masing-masing satuan pendidikan.
2. Cara verifikasi data ANBK adalah lakukan verifikasi data peserta didik dan data kepala satuan pendidikan dengan membuka menu “Konfirmasi Data Peserta Didik” dan menu “Konfirmasi Kepsek dan Pendidik”.
3. Cara verifikasi data ANBK adalah lakukan pelengkapan data AN, dengan mengunggah kekurangan data peserta didik sesuai dengan petunjuk yang tertera pada laman ANBK.
4. Cara verifikasi data ANBK adalah apabila kesulitan, nantinya tim pusat akan menghubungi satuan pendidikan yang mengalami kesulitan dalam mengunggah data respon peserta didik.
5. Cara verifikasi data ANBK adalah jangan lupa isi instrumen survei lingkungan belajar bagi kepala satuan pendidikan dan pendidik yang belum lengkap atau belum mengisi pada laman surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id atau klik di sini.
Advertisement
Cara Simulasi ANBK Terbaru
Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan inovasi penilaian mutu pendidikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yang kini memasukkan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter, serta survei lingkungan belajar.
Untuk membantu persiapan siswa, Simulasi ANBK SD 2024 disediakan melalui portal resmi Pusmendik Kemdikbud (https://pusmendik.kemdikbud.go.id/an/simulasi_akm), sehingga sekolah dan siswa dapat membiasakan diri dengan format dan sistem soal akm.
Dalam studi “Pengenalan AKM Melalui Website Pusmendik Kemdikbud…” (Kristanti Budiasih & Nur Ariesanto Ramdhan, 2024), dijelaskan bahwa antarmuka simulasi membantu siswa untuk terbiasa dengan tipe soal dan mekanisme login, meski akses internet dan perangkat masih menjadi kendala di beberapa sekolah.
Berikut ini langkah-langkah terperinci cara simulasi ANBK terbaru yang dapat langsung diikuti:
- Buka browser – Siapkan perangkat komputer atau laptop, pastikan koneksi internet stabil.
- Akses link simulasi – Masuk ke https://pusmendik.kemdikbud.go.id/an/simulasi_akm
- Pilih materi dan jenjang – Klik menu “Literasi Membaca” atau “Literasi Matematika”, kemudian pilih jenjang SD/MI/PAKET A, lanjutkan klik “Ok, Lanjutkan!”
- Login peserta – Klik tombol “Login”, lalu di bagian token, salin (copy) token dari laman utama aplikasi ANBK.
- Isi data diri – Pada formulir konfirmasi, masukkan jenis kelamin, mata ujian, nama, tanggal lahir, kemudian paste token. Setelah itu klik “Submit”.
- Mulai simulasi – Pada bagian Konfirmasi Tes akan muncul alokasi waktu 60 menit; klik “Mulai” untuk memulai.
- Kerjakan soal – Baca setiap soal, pilih jawaban dengan klik lalu klik “Soal Berikutnya” untuk lanjut.
- Tandai soal ragu – Jika tidak yakin dengan jawaban, centang “Ragu-ragu” untuk kembali mengecek nanti.
- Navigasi soal – Gunakan tombol “Soal Sebelumnya” untuk mengecek jawaban, atau “Daftar Soal” untuk melihat status soal (belum/terjawab).
- Selesai waktu/koreksi – Setelah waktu habis, klik “Selesai Tes” atau klik “Kembali” jika ingin mengecek semua jawaban.
- Review hasil – Setelah selesai, muncul kunci jawaban dan hasil tes; klik “Review Hasil” lalu “Unduh Hasil”.
- Logout – Setelah unduh selesai, pastikan klik “Logout” untuk keluar akun simulasi.
- Ulang untuk materi lain – Jika ingin mencoba simulasi materi lain (matematika atau literasi), ulangi langkah dari poin 3.
Q&A
Apa itu ANBK?
ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) adalah penilaian mutu pendidikan menggunakan instrumen AKM, survei karakter, dan survei lingkungan belajar.
Apa itu simulasi ANBK?
Simulasi ANBK adalah latihan online yang meniru tampilan dan mekanisme soal asli untuk membiasakan peserta sebelum pelaksanaan resmi.
Siapa yang wajib ikut simulasi ANBK?
Simulasi ditujukan untuk siswa kelas 5 SD/sederajat sebagai persiapan sebelum ANBK resmi dilaksanakan.
Berapa lama durasi simulasi?
Durasi simulasi AKM biasanya 60 menit untuk materi literasi atau matematika.
Apa kegunaan simulasi?
Simulasi membantu guru dan siswa memahami format soal, mengatur waktu, serta mengenal fitur sistem sebelum ujian sebenarnya.
Apa yang perlu dipersiapkan saat simulasi?
Pastikan perangkat (PC/laptop), internet stabil, token simulasi dari sekolah, dan tempat ujian nyaman serta tenang.
Apa yang harus dilakukan setelah simulasi selesai?
Unduh hasil dan kunci jawaban, evaluasi kesalahan, dan diskusikan perbaikan dengan guru agar lebih siap menghadapi ANBK sesungguhnya.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5575337/original/085582000_1778045275-cek_fakta_-_alat_pertanian_dan_bibit_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812228/original/000972700_1538749244-foto_nanang_fahrudin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257368/original/081366600_1781236868-000_B6U83U4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258678/original/086617800_1781400963-000_B6Z32RM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8391143/original/089751400_1782271521-AP26174796770030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390580/original/090297700_1782270828-AP26174743606446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8377926/original/005752900_1782255969-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)