Liputan6.com, Jakarta Dalam praktik ibadah salat, salah satu amalan sunah yang sering dibaca oleh umat Islam, khususnya dalam salat Subuh, adalah doa qunut. Doa ini dibaca pada rakaat kedua setelah ruku, dan menjadi bagian dari kekhusyukan salat yang menambah kedekatan hamba dengan Allah SWT. Bacaan doa qunut terdiri dari pujian, permohonan petunjuk, serta perlindungan dari keburukan, yang disampaikan dalam bahasa Arab dan seringkali disertai terjemahan latin dan artinya agar mudah dipahami oleh umat Muslim dari berbagai kalangan.
Dalam buku Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq, disebutkan bahwa doa qunut adalah sunah muakkadah pada salat Subuh menurut mazhab Syafi’i, dan mengandung permohonan yang sangat mendalam kepada Allah SWT. Hal ini menunjukkan bahwa membaca doa qunut tidak hanya sekadar ritual, tetapi memiliki makna spiritual yang dalam. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami bacaan doa qunut, baik dalam bahasa Arab, latin, maupun artinya, agar dapat menghayati maknanya dengan lebih sempurna.
Sementara itu, menurut Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili dalam Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu (1997), dijelaskan bahwa qunut merupakan bentuk ibadah doa yang memperkuat ikatan antara hamba dengan Tuhannya, terutama dalam momen-momen spiritual yang penting seperti salat Subuh. Penjelasan ini menegaskan bahwa doa qunut tidak hanya memiliki dimensi hukum, tapi juga merupakan sarana spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan memahami bacaan doa ini secara utuh, umat Islam dapat menjalankan ibadah Subuh dengan lebih khusyuk dan penuh kesadaran.
Advertisement
Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Minggu (29/6/2025).
1. Doa Qunut Subuh Sendiri dalam Bahasa Arab dan Latin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3508889/original/020815300_1626149588-pexels-rodnae-productions-8217725.jpg)
Membaca bacaan doa qunut subuh sendiri adalah sunah. Ulama yang menganjurkan membaca bacaan doa qunut subuh Arab dan latin sendiri adalah dari mazhab Syafii dan mazhab Maliki. Sementara menurut Imam An-Nawawi, bacaan doa qunut Subuh dalam bahasa Arab dan latin adalah dihukumi sunah muakkad atau sangat dianjurkan dan baik.
Doa qunut Subuh sendiri Arab dan latin ini berbeda lafadnya dengan untuk berjamaah. Untuk itu, umat Muslim harus mengetahui dan menghapalkan bacaan doa qunut Subuh sendiri Arab dan latin. Itulah mengapa tanpa meski tidak membaca bacaan doa qunut Subuh Arab dan latin, sholat Subuh yang dijalankan tetap sah. Begini bacaan doa qunut Subuh sendiri Arab dan latin.
Bacaan Doa Qunut Subuh Sendiri Bahasa Arab:
اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Bacaan Doa Qunut Subuh Sendiri Latin:
"Allaahummahdinii fii man hadaiit, wa aafinii fii man aafaiit, wa tawallanii fi man tawallaiit, wa baarik lii fiimaa a'thaiit. Wa qinii syarra maa qadhaiit. Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa 'alaiik. Innahu laa yadzillu maw waalaiit.
Wa laa ya'izzu man 'aadaiit. Tabaarakta rabbanaa wa ta'aalait. Fa lakal-hamdu 'alaa maa qadhaiit, Astaghfiruka wa atuubu ilaik wa shallallahu 'ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummuyyi wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam."
Arti Bacaan Doa Qunut Subuh Sendiri:
"Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin.
Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan.
Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan tobat kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya."
Advertisement
2. Doa Qunut Subuh Berjamaah dalam Bahasa Arab dan Latin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3447844/original/060740700_1620127015-muslim-men-praying-tashahhud-posture.jpg)
Memahami membaca bacaan doa qunut Subuh Arab dan latin tidak hanya bisa dilakukan saat sholat sendiri, tetapi saat sholat berjemaah juga. Bacaan doa qunut Subuh berjemaah Arab dan latin dibaca ketika memasuki rakaat kedua. Bagi jamaah yang sedang mengerjakan sholat Subuh dan imam membacakan doa qunut Subuh Arab dan latin, jamaah cukup membalasnya dengan amin yang dilafadkan secara pelan.
Tepatnya doa qunut Subuh Arab dan latin berjemaah dibaca saat masih berada di posisi berdiri setelah membaca bacaan I’tidal. Dalam kitab Al-Hawi oleh Al-Mawardi, ada dua pendapat tentang cara membaca doa qunut subuh berjemahaan.
- Bagi imam sebaiknya membaca doa qunut dengan pelan atau merendahkan suaranya. Argumentasi yang disuguhkan sebagai dasar pendapat ini adalah karena qunut merupakan doa sedangkan posisi doa itu sendiri adalah israr (merendahkan suara).
- Sebaiknya imam meninggikan suaranya ketika membaca doa qunut sebagaimana ketika membaca sami’allahu liman hamidah, tetapi peninggian tersebut di bawah peninggian suara ketika membaca ayat Al-Qur`an. Kata lainnya, peninggian tersebut didasarkan kepada qiyas atau analogi.
Lalu bagaimana bacaan doa qunut subuh berjemaah itu? Imam akan mengubah bacaan "ihdini" yang berarti (berilah aku petunjuk) menjadi "ihdina" artinya (berilah kami petunjuk). Begini bacaan doa qunut subuh sendiri melansir dari NU Online.
Bacaan Doa Qunut Subuh Berjemaah Bahasa Arab:
اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Bacaan Doa Qunut Subuh Berjemaah Latin:
"Allaahummahdinaa fii man hadaiit, wa aafinii fii man aafaiit, wa tawallanii fi man tawallaiit, wa baarik lii fiimaa a'thaiit. Wa qinii syarra maa qadhaiit. Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa 'alaiik. Innahu laa yadzillu maw waalaiit.
Wa laa ya'izzu man 'aadaiit. Tabaarakta rabbanaa wa ta'aalait. Fa lakal-hamdu 'alaa maa qadhaiit, Astaghfiruka wa atuubu ilaik wa shallallahu 'ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummuyyi wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam."
Arti Bacaan Doa Qunut Subuh Berjemaah:
"Ya Allah, berilah kami petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin.
Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan."
3. Doa Qunut Tambahan atau Nazilah dalam Bahasa Arab dan Latin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3499330/original/036575900_1625212805-afiq-fatah-_xJsyhwPzlA-unsplash.jpg)
Diriwayatkan dalam Bukhari dan Ahmad, dari Abu Hurairah RA mengatakan bahwa "Rasulullah SAW kalau hendak mendoakan untuk kebaikan seseorang atau doa atas kejahatan seseorang, maka beliau doa qunut setelah ruku." (HR. Bukhari dan Ahmad)
Bacaan Doa Qunut Tambahan atau Nazilah Bahasa Arab:
اَللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْبَلاَءَ وَالْوَباَءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Bacaan Doa Qunut Tambahan atau Nazilah Latin:
"Allahummahdiini fiiman hadait. Wa'aafini fiiman 'afait. Watawallanii fiiman tawallait. Wabaarik lii fiima a'thait. Waqinii syarrama qadlait. Fainnaka taqdhi walaa yuqdho 'alaik. Wainnahu laa yadzillu man waalait. Tabaarakta rabbana wata'aalait. Wastaghfiruka wa atuubu ilaik.
Allahummadfa' 'annal ghalaa'a wal balaa'a wabaa'a wal fahsyaa'a wal munkara was suyuufal mukhtalifata wasy syadaa'ida wal mihana maadhahara minhaa wa maabaathana min balaadinaa haadhaaa khaassatan wa min buldaanil muslimiina aammatan. Innaka 'alaa kulli syai'in qadiir. Wa shallallahu 'ala sayyidina muhammadin wa 'ala alihi washahbihi wa shallam."
Arti Bacaan Doa Qunut Tambahan atau Nazilah:
"Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Dan berilah aku keselamatan di antara orang-orang yang telah Engkau beri keselamatan, uruslah diriku di antara orang-orang yang telah Engkau urus, berkahilah untukku apa yang telah Engkau berikan kepadaku, lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan, sesungguhnya Engkau Yang memutuskan dan tidak diputuskan kepadaku, sesungguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau jaga dan Engkau tolong. Engkau Maha Suci dan Maha Tinggi. Aku mohon ampun kepada Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau.
Ya Allah Tuhan kami. Hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemunkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya."
Doa qunut tambahan atau nazilah Arab dan latin adalah bacaan doa qunut yang dibaca pada saat terkena musibah. Mazhab imam Syafi’i menyatakan bahwa qunut Nazilah sunnah dibaca setiap salat lima waktu, baik sendiri maupun berjamaah.
Advertisement
Tata Cara Membaca Doa Qunut yang Dianjurkan
Berikut ini adalah tata cara membaca doa qunut yang dianjurkan, umat muslim wajib mengetahuinya:
- Mengangkat Tangan: Dianjurkan mengangkat kedua tangan saat membaca doa Qunut, terutama saat memohon sesuatu kepada Allah SWT.
- Membalikkan Telapak Tangan: Membalikkan telapak tangan disyariatkan saat meminta perlindungan dari bala, sedangkan telapak tangan menghadap ke atas saat memohon sesuatu.
- Suara: Imam membaca doa Qunut Subuh dengan suara keras, sedangkan makmum membaca dengan suara pelan (kecuali mengamini bagian tertentu).
QnA Seputar Doa Qunut
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4117148/original/017166500_1660016440-istockphoto-ilustrasi_membaca_doa_qunut.jpg)
Q: Apa itu doa qunut?
A: Doa qunut adalah doa yang dibaca dalam salat, khususnya pada rakaat kedua setelah ruku dalam salat Subuh. Kata qunut berasal dari bahasa Arab yang berarti "berdiri lama dalam doa", dan isinya berupa permohonan hidayah, keselamatan, dan perlindungan dari kejahatan.
Q: Dalam salat apa saja doa qunut dibaca?
A: Doa qunut secara umum dibaca dalam salat Subuh menurut mazhab Syafi’i. Selain itu, juga bisa dibaca dalam salat witir pada separuh akhir Ramadan dan saat terjadi musibah besar (qunut nazilah) sesuai kondisi tertentu.
Q: Apakah doa qunut wajib dibaca setiap salat Subuh?
A: Tidak wajib, tetapi sunah muakkadah (sangat dianjurkan) menurut mazhab Syafi’i. Sebagian mazhab lain, seperti Hanafi dan Maliki, tidak mewajibkan atau bahkan tidak menganjurkan membaca qunut dalam salat Subuh.
Q: Bagaimana hukum salat Subuh jika lupa membaca doa qunut?
A: Salat tetap sah jika lupa membaca qunut. Dalam mazhab Syafi’i, dianjurkan melakukan sujud sahwi jika terlupa membaca doa qunut, tetapi hal itu tidak membatalkan salat.
Q: Apakah doa qunut harus dibaca dalam bahasa Arab?
A: Ya, idealnya dibaca dalam bahasa Arab, seperti teks yang diajarkan Rasulullah SAW. Namun, bagi yang belum hafal atau masih belajar, bisa membaca dalam bahasa Latin terlebih dahulu sambil terus mempelajari lafaz Arab-nya.
Q: Apakah anak-anak perlu diajarkan doa qunut sejak dini?
A: Sangat dianjurkan. Mengenalkan doa qunut kepada anak-anak sejak dini membantu mereka memahami makna ibadah dan membentuk kebiasaan berdoa secara khusyuk. Bisa dimulai dengan memperdengarkan bacaan dan menjelaskan maknanya secara sederhana.
Q: Di mana saya bisa menemukan teks doa qunut lengkap dengan latin dan artinya?
A: Teks lengkapnya bisa ditemukan di buku Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq. Banyak juga tersedia dalam buku tuntunan salat dan aplikasi digital resmi keislaman.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3361418/original/061952300_1611800460-pray-4213630_1280.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261727/original/037682800_1781755838-063_2282102375.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8361929/original/059220800_1782237469-000_B8324TW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262482/original/047548300_1781803743-Croatia_s_Ivan_Perisic.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8361794/original/064983200_1782237341-000_B8324T4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257143/original/047056400_1781226984-mexico-city-stadium.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258737/original/031550300_1781406712-063_2281462946.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258053/original/067867800_1781307185-cyle_larin_gol_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8319326/original/066926200_1782187594-portugal.jpg)