Liputan6.com, Jakarta - Memahami arti jazakallah khairan merupakan ungkapan terima kasih kepada orang berjenis kelamin laki-laki yang berbuat baik dan bentuk syukur kepada Allah SWT. Arti jazakallahu khairan adalah "semoga Allah membalas kebaikanmu wahai laki-laki".
Jazakallah Khairan (جَزَاكَ ٱللَّٰهُ خَيْرًا) secara bahasa terdiri dari jazā (جزا – memberi balasan atau ganjaran), Allāh (الله), dan khairan (خيرًا – kebaikan atau keberkahan). Sehingga terjemahan harfiahnya adalah “Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan”.
Melansir dari hafizon.com dan ilmgate.org, bahwa ungkapan ini lebih dari sekadar “terima kasih”, karena mengandung doa agar kebaikan dan ganjaran Allah turun atas penerimanya. Hal ini sejalan dengan Hadis Tirmidhi, bahwa secara khusus Rasulullah ﷺ mengatakan:
Advertisement
“Barang siapa diperlakukan baik dan mengatakan ‘Jazākallāhu khairan’, maka ia telah menyampaikan pujian yang paling sempurna.”
Sementara jika ditujukan kepada perempuan, diungkapkan dengan “jazakillah” dan jika ditujukan untuk banyak orang “jazakumullah”.
Ungkapan terima kasih tersebut dapat dijawab dengan kalimat “wajazakallahu khairan” yang artinya semoga Allah SWT membalasmu juga dengan kebaikan. Apabila ditujukan kepada laki-laki ungkapannya “wa iyyaka” dan jika perempuan “wa iyyaki”.
Berikut Liputan6.com ulas tentang arti jazakallah khairan dan arti jazakallahu khairan wa barakallahu fiika dari berbagai sumber, Senin (9/5/2025).
Apa Arti Jazakallah Khairan?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3429232/original/047319400_1618459145-pexels-mentatdgt-1071979.jpg)
Arti jazakallah khairan (جزاك الله خيرا) berasal dari dari dua kata yakni jazakallah dan khair. Arti jazakallah khairan adalah dalam istilah Arab yang digunakan untuk mengucapkan terima kasih. Arti jazakallahu artinya semoga Allah membalasmu yang ditujukan kepada laki-laki.
Sementara arti khair atau khairan berarti kebaikan. Sehingga arti jazakallah khairan adalah "semoga Allah membalas kebaikanmu wahai laki-laki".
Kalimat ini digunakan sebagai ekspresi syukur seorang Muslim atas kebaikan atau bantuan. Melansir dari QuranByCall, ungkapan ini diterapkan saat menerima bantuan kecil sampai besar, bisa berupa nasihat, hadiah, atau jasa orang lain. Etika ini juga tercermin dalam budaya Muslim di berbagai komunitas, seperti Arab Yordania, di mana bentuk-bentuk serupa dipakai untuk menunjukkan penghargaan.
Pahami arti jazakallah khairan merupakan ungkapan terima kasih kepada orang yang berbuat baik dan bentuk syukur kepada Allah SWT. Diucapkan pula ketika seorang mendapan nikmat atau bantuan dari orang lain. Tak hanya sekadar berterimakasih, di dalam kalimat ini terselip doa yang baik.
Respons yang paling tepat sesuai sunnah antara lain melansir dari islamweb.net dan quranbycall.com:
Wa iyyāk(i) (وَإِيَّاكَ/كي): “Dan (semoga) kepadamu juga”
Kemudian melansir dari ilmgate.org dan hafizon.com, Wa antum fa jazākumullāhu khairan (وَأَنْتُمْ فَجَزَاكُمْ ٱللَّٰهُ خَيْرًا): “Dan kalian pula, semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan”, berdasarkan contoh riwayat Usayd ibn Hudhayr kepada Rasulullah ﷺ.
Meskipun IlmGate menyatakan bahwa kalimat ini sebenarnya merupakan ungkapan balasan Nabi ﷺ, bukan sunnah harus dijadikan pedoman pasti.
Advertisement
Apa Arti Jazakallahu Khairan wa Barakallahu Fiika?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3377628/original/075522100_1613436248-child-4758822_1280.jpg)
Apabila sudah memahami arti jazakallah khairan, selanjutnya mengenal istilah dan arti jazakallahu khairan wa barakallahu fiika. Tambahan “barakallahu fiik” dapat diartikan sebagai ungkapan semoga Allah memberkahimu.
Maknanya ditujukan untuk mendoakan keselamatan, kesehatan, kebahagiaan, rezeki, dan berkah bagi orang lain. Arti Barakallahu Fiik bisa dipahami ketika dibedah menjadi dua bagian, yakni Barakallahu dan Fiik.
Untuk Barakallahu sendiri berasal dari 2 kata dasar. Pertama, “Baaraka” yang memiliki arti berkah, kemanfaatan, dan kebaikan. Kedua, “Allaah” yang artinya Allah SWT.
Penggabungan kedua kata dasar ini membuat arti Barakallahu menjadi “Semoga Allah SWT Memberikan Berkah” atau “Semoga Allah Memberkahi.” Sementara dengan tambahan Fiika, maka arti Barakallahu Fiik menjadi “Semoga Allah Memberkahi Kepadamu”
Maka dari itu arti jazakallahu khairan wa barakallahu fiika adalah “semoga Allah SWT membalas kebaikanmu dan memberkahimu wahai laki-laki”. Berdasarkan arti jazakallahu khairan wa barakallahu fiika dapat dimaknai sebagai doa agar dilimpahi kebaikan dan keberkahan dalam hidup untuk seorang laki-laki.
Penerapan Arti Jazakallahu Khairan wa Barakallahu Fiika
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3204104/original/092240800_1597040711-photo-1522219406764-db207f1f7640.jpg)
Dari sudut bahasa Arab, bentuk khairan adalah marfū‘ (نصب), yaitu kata benda yang menjadi objek doa: “Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan.”
Sementara secara gramatikal jika tanpa “khairan” (menjadi jazākallāhu), strukturnya bisa ambigu dan arti “membalas dengan kebaikan” tidak muncul secara eksplisit. Oleh karena itu, penggunaan lengkap “khairan” dianjurkan agar maksud doa menjadi jelas dan bernuansa penuh.
Tambahan “fiika” di akhir kalimat sebenarnya berasal dari kata dasar “fiik” yang dapat berubah menjadi tiga maksud. Ini pun menjadikan arti jazakallah khairan wa barakallahu fiik memiliki tiga makna yang berbeda.
Pertama, arti barakallahu fiikum yang ditujukan untuk kalian atau banyak orang. Kedua arti barakallahu fiika yang ditujukan untuk pria. Ketiga arti barakallahu fiiki yang ditujukan untuk wanita.
Menggunakan akhiran yang tepat, akan membuat arti jazakallahu khairan wa barakallahu fiika lebih bermakna jelas dan pasti. Apabila ditujuan untuk sebuah doa, maka doa akan lebih cepat sampai kepada yang didoakan.
Jika ditulis secara lengkap beserta artinya, maka akan menjadi sebagai berikut:
- Arti jazakumullahu khairan wa barakallahu fiikum adalah semoga Allah SWT membalas kebaikan dan memberkahi kalian.
- Arti jazakallahu khairan wa barakallahu fiika adalah semoga Allah SWT membalas kebaikanmu dan memberkahimu wahai pria.
- Arti jazakillahu khairan wa barakallahu fiiki adalah semoga Allah SWT membalas kebaikanmu dan memberkahimu wahai wanita.
Advertisement
Keutamaan Mengucapkan Jazakallah Khairan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3377629/original/079741500_1613436248-pray-4536313_640.jpg)
Islam mengajarkan untuk selalu berterima kasih dan bersyukur. Ini berlaku bagi berterima kasih pada sesama manusia atau dengan Allah SWT. Anjuran untuk mengucapkan terima kasih dan doanya bahkan diungkapkan dalam Al Qur'an dan hadis. Berikut dalilnya:
Ungkapan rasa syukur telah dijelaskan dalam QS.Ibrahim ayat 7 dengan arti sebagai berikut:
"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhan kalian memberitahukan, "Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti kamu akan menambah (nikmat) kepada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih," (QS. Ibrahim: 7).
Rasulullah SAW bersabda:
“ Tidak dikatakan bersyukur pada Allah, siapa yang tidak tahu berterima kasih kepada sesama manusia.” (HR. Tirmidzi dan Abu Daud).
Dari Thalhah bin ‘Ubaidillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang telah mendapatkan kenikmatan dari seseorang, maka sebutlah (pelaku kebaikan karena kebaikannya). Siapa saja yang menyebutnya, berarti dia telah berterima kasih padanya. Dan barangsiapa yang menyembunyikan kebaikannya, maka berarti dia telah mengkufurinya (tidak berterima kasih kepadanya).” (HR. Ath-Thabrani dan dinilai hasan oleh Al-Albani).
Dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang telah mendapatkan kebaikan dari seseorang, lalu ia berkata kepada pelaku kebaikan tersebut, “Jazaakallahu khairan”, berarti ia telah sampai pada derajat memujinya (telah berterima kasih kepadanya dengan memujinya).” (HR. Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Hibban, dinilai shahih oleh Al-Albani).
Q&A
Apa arti kata Jazakallah Khairan?
Ungkapan ini berarti “Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan” — menyampaikan doa dan ucapan terima kasih sekaligus.
Apakah Jazakallah saja cukup?
Meski secara umum diterima, tanpa “khairan” kalimatnya bisa tidak lengkap secara makna. Karenanya, penggunaannya dianjurkan lengkap agar doa memberikan ganjaran baik benar-benar tersampaikan.
Kapan waktu tepat mengucapkannya?
Ucapan ini tepat momen setelah menerima bantuan, hadiah, nasihat, atau kebaikan dari orang lain—dapat digunakan dalam konteks formal maupun informal.
Apa bedanya Khairan dan Khair?
Khairan adalah bentuk gramatikal yang benar sebagai penanda objek doa. Khair kadang dipakai karena informal, tapi secara tata bahasa “khairan” lebih tepat.
Bagaimana cara menjawab setelah mengatakan itu?
Respons populer: “Wa iyyāk” (untuk laki-laki) atau “Wa iyyaki” (untuk perempuan), atau bentuk panjangnya “Wa antum fa jazākumullāhu khairan.”
Apakah balasan Wa antum fa jazākumullāhu khairan merupakan sunnah?
Meskipun Nabi ﷺ pernah mengucapkannya, menurut sebagian ulama itu lebih menegaskan balasan utamanya, bukan formula yang harus diulang sebagai sunnah wajib.
Apakah ini hanya sinonim dengan “terima kasih”?
Bukan sekadar sinonim—karena mengandung doa agar Allah memberikan balasan kebaikan, menjadikannya doa yang penuh harapan dan keberkahan di balik ungkapan syukur.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3621791/original/027527100_1635933682-rachid-oucharia-2d1-OSHkHXM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)