Menurut ilmu grafologi, yang mempelajari karakter manusia melalui medium tulisan tangan, apabila tulisan tangan seseorang berubah, maka kepribadiannya pun akan berubah. Tapi, jika ingin mengubah tulisan, ubahlah menjadi tulisan bersambung.Demikianlah disampaikan ahli grafologi, Deborah Dewi, saat berbincang langsung dengan Liputan6.com, di SCTV Tower, beberapa waktu lalu.Menurut Deborah Dewi, ketika seseorang menulis secara bersambung, secara tidak langsung orang itu memanaskan otak terbesar yang dimilikinya, cortex cerebrum."Cerebrum (korteks) digunakan oleh seseorang untuk dapat berpikir dengan jernih, belajar, dan bekerja. Makanya itu, mengapa harus mengubah tulisan tangan menjadi bersambung, apabila ingin mengubah tulisan tangan yang sudah ada," ujar Deborah Dewi.Menulis bersambung secara rutin, tambah Debo, seseorang seperti memanaskan otak bagian itu, dan membuatnya jauh lebih baik lagi. "Belajarnya lebih cepat, dan berpikirnya lebih aktif," terangnya.Deborah Dewi yang menjadi satu-satunya anggota American Association of Handwriting Analyst dari Indonesia, menjelaskan, biasanya tulisan yang berubah-ubah terjadi pada anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.Biasanya, hal ini terjadi karena anak-anak itu seringkali melihat tulisan tangan temannya, yang jauh lebih rapi daripada tulisannya."Anak-anak itu tidak mengerti. Menurutnya punya temannya jauh lebih bagus, maka dia akan mengubahnya. Padahal, mengubah tulisan secara tak langsung mengubah perilakunya juga," jelas Debo.Untuk itu, apabila ingin mengubah tulisan tangan, ubahlah menjadi tulisan tangan bersambung.(Adt/Abd)
Mau Perbaiki Kepribadian? Ubah Tulisan Tangan Jadi Bersambung!
Apabila tulisan tangan berubah, maka kepribadiannya pun akan berubah. Tapi, jika ingin mengubah tulisan, ubahlah menjadi tulisan bersambung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/40138/original/tulis-130722b.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon10 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384221/original/069034000_1793161865-Screenshot_2026-10-28_111726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384272/original/094118100_1793164839-Sensus_pertanian.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322288/original/014125900_1786524318-6a522f52-9a59-4adc-ac4b-965a020f6ae2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2395232/original/025494800_1540809345-1.jpg)