Liputan6.com, Jakarta - Dinitrogen monoksida (N₂O) yang populer dikenal sebagai "gas tertawa" kerap disalahgunakan oleh anak muda. Hal ini menimbulkan kekhawatiran serius meningat dampaknya tidak main-main.
Pada sebagian kalangan tak bertanggung jawab, gas ini digunakan secara ilegal karena memiliki efek euforia, sedasi atau efek tenang, dan efek tertawa.
“Makanya disebut gas tertawa, karena pada saat menghirup gas ini mereka merasa hilang segala masalah hidupnya,” ujar Kepala BPOM, Taruna Ikrar dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.
Advertisement
Taruna pun menyebutkan dampak jangka pendek dari penyalahgunaan dinitrogen monoksida adalah hendaya atau gangguan fungsi sosial. Sementara, dalam jangka panjang, gas ini dapat memicu ketergantungan.
“Khususnya ketergantungan atau adiktif secara psikologis. Bisa pula memicu gangguan pernapasan, hipoksia (kondisi medis berbahaya ketika jaringan tubuh tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup untuk fungsi sel), dan ujung-ujungnya meninggal,” jelas Taruna.
Berdasarkan pantauan di lapangan, gas tertawa tak hanya hadir dalam bentuk kemasan kaleng bermerek tapi bisa pula tanpa merek. Salah satunya dimasukan ke balon.
“Ada yang tanpa merek, hanya menggunakan tabung kemudian dimasukkan ke balon, kemudian dari balon dihisap. Biasanya digunakan di tempat-tempat hiburan,” paparnya.
Fungsi Utama Dinitrogen Monoksida (N₂O)
Lalu, apa sebenarnya fungsi dinitrogen monoksida (N₂O)? Penggunaan N₂O bersifat terbatas dan dalam praktik yang benar, N₂O memiliki berbagai manfaat dalam bidang medis, pangan, dan otomotif.
Salah satunya, Taruna menjelaskan bahwa dinitrogen monoksida (N₂O) gas medik yang biasa digunakan di ruang anestesi.
"Sebetulnya untuk membantu proses sedasinya. Sehingga sebelum pasien itu dioperasi, dengan penggunaan gas ini, pasien akan mengantuk kemudian hilang rasa cemasnya, itu fungsi utamanya,” kata Taruna.
Temuan Dugaan Penyalahgunaan N₂O
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5551262/original/017393700_1775722463-baby_whip.jpeg)
Menyikapi adanya penyalahgunaan N₂O, BPOM telah mengambil langkah-langkah proaktif. Salah satunya mengamankan sarana peredaran dan gudang penyimpanan sediaan farmasi jenis gas medik dinitrogen monoksida atau N₂O merek Baby Whip yang ada di Cengkareng, Jakarta.
Taruna memaparkan, pada 2 April 2026, Tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Direktorat Penyidikan Obat dan Makanan, didampingi Korwas PPNS Bareskrim Polri melakukan operasi penindakan. Operasi dilakukan pada sebuah rumah tinggal berstatus kontrakan, beralamat di Jalan Kapuk, Gang Kebon Jahe, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
“Rumah tinggal tersebut diduga difungsikan sebagai sarana peredaran dan gudang penyimpanan sediaan farmasi jenis gas medik dinitrogen monoksida atau N₂O merek Baby Whip, alat dan bahan kemasan, dengan modus penjualan secara daring,” jelasnya.
Dari penindakan ini ditemukan barang bukti sediaan farmasi jenis gas medik dinitrogen monoksida atau yang disebut gas tertawa, dengan rincian:
Tabung berisi gas N₂O Baby Whip 2,2 liter sebanyak 51 pieces (pcs)Tabung berisi gas N₂O Baby Whip 640 gram sebanyak 42 pcsTabung berisi gas N₂O 1 kg sebanyak 2 pcsTabung berisi gas N₂O 2 kg sebanyak 1 pcsTabung berisi gas N₂O 4 kg sebanyak 2 pcsTabung berisi gas N₂O 7 kg sebanyak 4 pcs.Ditemukan pula tabung kosong dengan rincian:
Tabung kosong gas N₂O Baby Whip 2,2 liter sebanyak 5 pcsTabung kosong gas N₂O Baby Whip 1.250 gram sebanyak 1 pcsTabung kosong gas N₂O Baby Whip 640 gram sebanyak 10 pcsTabung kosong gas N₂O 7 kg sebanyak 4 pcs.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292724/original/032902100_1783654519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T102917.054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5551263/original/025034300_1775722463-baby_whip__2_.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288262/original/025055100_1783308426-eng5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292649/original/094376400_1783641258-Achraf_Hakimi_dan_Ayyoub_Bouadd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288081/original/061472300_1783298244-nor8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289008/original/052236500_1783385709-sp2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292646/original/028409800_1783639977-Facundo_Tello.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292621/original/094494100_1783638050-fran1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292619/original/010111700_1783634834-000_B9T69X7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292617/original/012709000_1783634462-000_B9T69YH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261503/original/087816000_1671051714-AP22348707544069.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545951/original/047112300_1775226794-ilustrasi_obat_anti_nyeri.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9252834/original/048374100_1783147615-bpom.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5123862/original/090587400_1738831381-alexander-grey-tr1po6kOWEc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555589/original/034645700_1776167675-Taruna_Ikrar__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3514141/original/067492100_1626602154-Ilustrasi_vitamin_atau_Obat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258067/original/007020400_1781312688-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_11.27.00_AM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054682/original/077394700_1734418042-400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5244561/original/042428800_1749194595-f340ce6b-659b-44f4-8173-c5158b20b87d.jpg)