Liputan6.com, Jakarta - Sahur sangat penting sebagai cadangan energi selama menjalani puasa. Nasi menjadi salah satu sumber energi yang dibutuhkan tubuh. Namun, sebagian orang yang sedang diet terkadang memilih untuk tidak nasi maupun sumber karbohidrat lain saat sahur.
Menurut dokter dan certified health coach Dion Haryadi menuturkan bahwa karbohidrat tetap diperlukan saat sahur karena berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh selama berpuasa.
“Dari segi gizi, tidak disarankan sahur tanpa karbohidrat karena sahur menjadi cadangan energi selama seharian berpuasa,” jelas Dion saat ditemui pada Rabu, 4 Maret 2026 dalam“Redefining Obesity: Delivering WHO-Recognized Innovation for Quality Weight Loss” bersama Novo Nordisk di Jakarta pada Rabu, 3 Maret 2026.
Advertisement
Hal serupa juga disampaikan oleh dokter spesialis penyakit dalam Vardian Mahardika. Ia menegaskan bahwa nasi maupun sumber karbohidrat lain seperti roti dan oatmeal penting dikonsumsi saat sahur untuk menjaga energi tubuh.
“Apapun bentuknya, karbohidrat tetap penting sebagai sumber energi dan perlu dibarengi dengan serat, protein, serta vitamin,” ujarnya.
Karbohidrat merupakan salah satu sumber energi utama bagi tubuh. Tanpa asupan tersebut, seseorang berisiko lebih cepat merasa lemas, sulit berkonsentrasi, serta tidak memiliki cadangan energi yang cukup selama menjalani puasa.
Asupan Protein juga Penting
Kandungan protein berfungsi sebagai sumber energi, menjaga keseimbangan cairan, memperbaiki dan memelihara jaringan tubuh. Oleh karena itu, Dion menyarankan kandungan protein diprioritaskan saat sahur.
“Protein itu ada angka yang harus kita penuhi, sehingga penting untuk memenuhi kandungan protein, baru lemak juga diisi,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan kandungan karbohidrat penting untuk orang yang sering berolahraga. Karena bisa jadi bahan bakar utama tubuh yang paling efisien.
“Orang suka lari, bersepeda, dan lainnya, sebaiknya prioritaskan karbohidrat dulu, lemak tidak perlu terlalu banyak, secukupnya aja, 20 atau 35 persen sudah cukup,” jelas Dion
Puasa Bisa Jadi Perbaikan Gizi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4993334/original/5900_1730892238-DALL__E_2024-11-06_18.13.01_-_A_delicious_and_healthy_Indonesian_gado-gado_dish_served_on_a_plate._The_dish_features_vibrant__colorful_ingredients_like_blanched_green_beans__shredd.jpg)
Vardian menyatakan bulan puasa bisa dijadikan waktu untuk memperbaiki pola makan. “Bulan puasa itu yang ditekankan metabolis resetnya, kurangi gula, perbaiki tensi, emosi dan lain sebagainya untuk pembentukan habits yang lebih baik,” katanya.
Di sisi lain, Dion juga menyarankan untuk mulai menjaga nutrisi saat Ramadan dan memulai kebiasaan yang baik untuk kesehatan.
“Bangun kebiasaan pola makan yang baik di bulan puasa, dan jangan skip makan, yang penting itu agar habits baik ini bisa dilakukan sampai setelah bulan puasa,” ujarnya.
Advertisement
Waktu Olahraga yang Tepat Saat Ramadan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5379233/original/041328800_1760339205-full-shot-woman-running-with-wavy-texts.jpg)
Menjaga aktivitas fisik selama Ramadan tetap dianjurkan, termasuk bagi mereka yang ingin menjaga kebugaran atau mengontrol berat badan. Namun, waktu olahraga perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh yang sedang berpuasa.
Pemilihan waktu olahraga dapat memengaruhi efektivitas pembakaran kalori serta kenyamanan tubuh saat berpuasa.
Vardian menyampaikan bahwa aktivitas aerobik ringan seperti berjalan cepat atau berlari dapat dilakukan sebelum berbuka. “Kalau kita ngomongin masalah lari, katakanlah lari atau jalan kaki, penelitiannya ternyata pada kondisi sebelum iftar atau sebelum berbuka puasa, itu memiliki efek yang oke, lebih bagus untuk membakar kalori,” terangnya.
Ia juga menambahkan bahwa aktivitas fisik sebelum berbuka dapat memberikan efek positif bagi suasana hati.
“Dengan kita olahraga aerobik, pembakaran lemaknya lebih bagus, dan ketika kita olahraga sebelum iftar pun ternyata efeknya bisa sebagai antidepresan alami,” ujarnya.
Meski begitu, waktu olahraga setelah makan juga perlu diatur agar tidak menimbulkan gangguan pada tubuh, seperti sakit perut atau kesulitan tidur. Oleh karena itu, jarak antara makan, olahraga, dan waktu tidur perlu diperhatikan.
“Berikan jadwal waktu sekitar 1 sampai 2 jam setelah kita makan baru kita olahraga,” jelasnya.
Selain itu, olahraga juga sebaiknya tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur. “Kalau misalnya kita jarakin olahraga dengan tidur kita minimal itu tiga jam,” tambahnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304429/original/014311000_1784714561-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1257019/original/078121000_1465289908-sahur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2810105/original/026483700_1558322699-cdn2.tstaticdotnet_masjid-al-akbar-surabaya_20150616_182916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2240141/original/037485200_1528257613-20180606-Bandung-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529807/original/042591200_1773381736-unnamed__9_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528779/original/012654500_1773295183-2148501558.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5147850/original/001895800_1740973989-arti-imsak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528637/original/086410900_1773290364-davie.jpeg)