Liputan6.com, Bandung - Vaksin influenza perlu dilakukan sekali dalam setahun untuk mencegah keparahan akibat paparan virus influenza termasuk super flu atau influenza H3A2 subklade K seperti disampaikan dr Ferdy Ferdian, SpPD, Subsp.PMK, FINASIM dari RSUP Hasan Sadikin.
Ferdy mengatakan anjuran menjalani vaksinasi sekali dalam setahun itu, guna mencegah terpaparnya virus influenza varian terbaru yang biasanya berkembang cepat. Ferdy menganjurkan vaksinasi influenza dapat dimulai saat bayi.
"Dari usia setahu saya kalau anak dari bayi pun bisa sampai dewasa tanpa batasan usia. Yang dengan komorbid lebih penting malah. Misalnya ada sakit jantung, Dm, penyakit paru, PPOK, itu lebih wajib lagi pakai vaksin influenza. (Kondisi tersebut lebih rentan terpapar?) Kalau terpapar rentannya itu dilihat dari imun tubuh, saya setuju. Jadi kalau misalkan imunnya kurang baik ya lebih rentan. Tapi penularannya sama droplet, misalnya saya lagi batuk, tiba tiba ketularan, ya kena. Sistem imun kurang baik, lebih rentan," terang Ferdy di RSUP Hasan Sadikin ditulis Bandung, Minggu (8/2/2026).
Advertisement
Ferdy menerangkan vaksinasi influenza bagi bayi diberikan seupa dengan kelompok dewasa yakni minimal sekali dalam setahun. Untuk biaya vaksinasi dengan menggunakan vaksin produk lokal di kisaran Rp 150 ribu yang dapat dilakukan di rerata setiap rumah sakit.
Â
Vaksin Influenza Bisa Hadang Virus Flu Terbaru?
Ferdy menyebut jenis vaksin untuk influenza dibagi menjadi vaksin trivalent dan quadrivalent. Keduanya diberikan sesuai dengan jumlah sub virus influenza yang berkembang.
"Jadi sebetulnya ini jenis virusnya, kan virus influenza kan ada influenza A sama B. Terus habis itu influenza A yang tadi, yang influenza A(H3N2) subklade K, terus habis itu ada yang influenza B itu Yamagata dan Victoria. Jadi itu maksudnya, itu jumlah variannya. Trivalent dan quadrivalent dilihat dari jumlah sub virusnya," terang Ferdy.
Ferdy mewanti-wanti kepada seluruh masyarakat agar tetap melaksanakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) disebabkan penyakit ini dipaparkan melalui droplet alias cairan yang keluar dari mulut. Belum lagi masa liburan sekolah habis dan mobilitas masyarakat kembali tinggi.
Advertisement
Puncak Kasus Super Flu di Indonesia pada Oktober 2025
Dilansir Liputan6, sebelumnya RSUP Hasan Sadikin Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) menyebutkan pada bulan Oktober 2025 merupakan puncak pasien yang terpapar influenza H3A2 subklade K lebih populer disebut super flu.
Menurut Ketua Tim Penyakit Infeksi New Emerging dan Reemerging (Pinere) RSUP Hasan Sadikin Kota Bandung, dr. Yovita Hartantri, SpPD(K)PTI, berdasarkan data hasil pemeriksaan sampel surveilans khusus pasien dengan gejala influenza yang dikirimkan ke Kementerian Kesehatan RI, paparan influenza H3A2 subklade K dimulai sejak Agustus 2025.
"Kejadian dari Influenza khususnya influenza A itu meningkat dari mulai bulan Agustus itu ada peningkatan. Jadi temen-temen di awal tahun 2025 meningkat, dan Agustus, September, Oktober puncaknya, tapi November sudah menurun," ujar Yovita dalam keterangannya ditulis Bandung, Sabtu (10/1/2025).
Yovita mengatakan data tersebut merupakan hasil pemeriksaan seluruh sampel pemeriksaan pasien yang dikirim ke Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan, Jakarta.
Tak hanya RSUP Hasan Sadikin, hal serupa pula dilakukan rumah sakit yang bertanggung jawab langsung ke Kementerian Kesehatan.
"Semua sampel yang kami kerjakan baik juga di rumah sakit lain di seluruh Indonesia, termasuk rumah sakit vertikal dilakukan pemeriksaan diminta sequencing. Dan itulah kami baru dapat data di Januari 2026 ini," kata Yovita.
Dia merinci hasil akhir pada 2 Januari 2026 ada 10 kasus yang dinyatakan influenza H3A2 subklade K. Seluruh pasien 10 ini memang sudah dirawat di RSUP Hasan Sadikin yaitu di bulan Oktober 2025 ada 8 kasus, dan November 2025 ada 2 kasus.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/408266/original/071633600_1747617599-ari.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5127398/original/065848400_1739171162-mufid-majnun-cM1aU42FnRg-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776135/original/014006000_1782843284-063_2284049459.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776134/original/059322300_1782843171-000_B8UA24W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3299157/original/094356500_1605660408-AP20322768020969.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710453/original/039368100_1782790641-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485457/original/070806700_1769507349-bgs_jkn.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8144207/original/009352100_1780996945-55322489703_f4223effd4_c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4301837/original/002335600_1674614987-tomek-baginski-EI3lexoBY60-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411293/original/086765200_1763010317-pregnant-woman-with-baby-shoes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3225987/original/098481400_1599023065-Imunisasi-Campak5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529198/original/048081600_1773311046-vaksin_campak.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299507/original/054605100_1753842252-c86f471a-703b-49ed-bf9f-ea0e7d99f788.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421680/original/029124600_1763956067-Vaksinasi_ibu_hamil.jpg)