Liputan6.com, Jakarta - Saat seorang pria mendekati wanita biasanya yang hadir adalah sosok yang penuh perhatian, romantis, dan selalu ada. Namun, seiring waktu berjalan, sikap tersebut perlahan berubah. Saat sudah berpacaran ada sebagian pria yang dulu begitu ekspresif mulai terlihat datar, jarang menunjukkan inisiatif, bahkan terkesan kehilangan semangat dalam menjalin hubungan.
Memang hal tersebut tidak terjadi pada semua pria. Meski begitu, fenomena ini kerap menimbulkan kebingungan dan kekecewaan.
Pada fase awal, banyak orang terdorong oleh rasa jatuh cinta yang kuat, sehingga berusaha tampil maksimal. Namun, ketika hubungan memasuki tahap yang lebih stabil, ekspresi kasih sayang bisa berubah bentuk.
Advertisement
Bukan berarti cinta memudar, melainkan cara mengekspresikannya menjadi berbeda. Memahami perubahan ini penting agar pasangan tidak salah menafsirkan dan dapat menjaga komunikasi tetap sehat seperti disampaikan konselor hubungan Anne Duvaux mengutip laman Marriage.
Mengapa Pria Begitu Bersemangat di Awal?
Pada fase awal hubungan sering kali dianggap sebagai sebuah "misi" bagi pria. Ada beberapa faktor yang mendorong antusiasme tinggi tersebut:
- Sensasi PengejaranÂ
Bagi sebagian pria, proses memenangkan hati wanita adalah tantangan. Ketika hubungan resmi terjalin, tantangan tersebut dianggap telah selesai.
- Ledakan Hormon
Di awal hubungan, otak dibanjiri oleh hormon dopamin yang menciptakan perasaan bahagia luar biasa atau euforia, sehingga mereka memiliki energi berlebih untuk menyenangkan pasangan.
- Menampilkan Versi Terbaik
Secara alami, setiap orang melakukan window dressing atau hanya menampilkan sisi terbaik mereka untuk menarik perhatian lawan jenis di masa perkenalan.
Â
Advertisement
Alasan di Balik Penurunan Semangat
Ketika fase "bulan madu" berakhir, realita kehidupan mulai masuk ke dalam hubungan. Berikut adalah alasan mengapa seorang pria cenderung menurunkan intensitas usahanya:
1. Tekanan Hidup dan Kapasitas MentalÂ
Sering kali, berkurangnya perhatian bukan berarti hilangnya rasa cinta. Kesibukan karier, masalah keluarga, hingga kendala finansial bisa menyita energi mental mereka. Dalam kondisi ini, pria cenderung menarik diri untuk fokus menyelesaikan masalahnya.
2. Ketakutan akan KomitmenÂ
Saat hubungan mulai serius, sebagian pria merasa kehilangan kebebasan atau takut akan tanggung jawab besar. Trauma dari masa lalu yang belum sembuh juga bisa membuat mereka ragu untuk melangkah lebih jauh secara emosional.
3. Dinamika Hubungan yang BerubahÂ
Konflik yang terus-menerus atau kurangnya apresiasi terhadap usaha-usaha kecil pria bisa memadamkan motivasi mereka. Jika mereka merasa usahanya selalu dianggap kurang, mereka akan cenderung berhenti mencoba.
4. Kehilangan KetertarikanÂ
Dalam beberapa kasus, perbedaan prinsip yang mendasar seperti visi masa depan, gaya hidup, atau kehadiran pihak ketiga dapat mengalihkan fokus dan energi mereka dari hubungan yang sedang dijalani.
Â
Â
Â
Langkah Bijak Menghadapi Pasangan yang Pasif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4613173/original/017589700_1697511054-_fpdl.in__young-couple-feeling-unhappy-their-relationship-ignoring-each-other-after-quarrel-bedroom_637285-1650_normal.jpg)
Menghadapi pasangan yang mulai dtara memang melelahkan, namun komunikasi yang baik adalah kunci utama sebelum mengambil keputusan besar. Berikut langkah yang bisa dilakukan:
- Komunikasi Tanpa Menyalahkan: Ajak pasangan berbicara dalam suasana santai. Gunakan kalimat yang fokus pada perasaan Anda "Aku merasa rindu saat kita sering mengobrol" daripada menyalahkan seperti "Kamu selalu sibuk".
- Memberikan Ruang Pribadi: Terkadang, cara terbaik agar seseorang kembali berusaha adalah dengan memberinya ruang. Biarkan pasangan merasakan kerinduan dan menyadari betapa berharganya kehadiran Anda.
- Evaluasi dan Apresiasi: Coba ingat kembali, apakah kita sudah cukup menghargai usaha kecil yang ia lakukan? Hubungan adalah jalan dua arah yang membutuhkan energi positif dari kedua belah pihak.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308041/original/019912700_1785126774-cek_fakta_-_magang_kemenimipas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307986/original/033339200_1785125047-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T110150.449.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5173165/original/064956400_1742817378-portrait-smiling-korean-couple-gray-studio-background_155003-16552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4935903/original/089911700_1725414290-indra_bruggman-20240903-006-bayu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4844429/original/040483400_1716824032-wesual-click-LymX5D2sSWM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507248/original/065002600_1771487476-young-woman-suffering-from-neck-pain.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5268984/original/001150900_1751318880-Peregangan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305387/original/087781500_1784793153-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_2.50.13_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5159807/original/073610700_1741760072-girl-embracing-parent-sleeping.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479339/original/009842300_1768974917-Menteri_Kesehatan_Republik_Indonesia__Budi_Gunadi_Sadikin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5094235/original/020149400_1736844598-tropical-fresh-coconut-water-glass-decorated-plumeria-wooden-background_113876-1539.jpg)