[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Sanya, Pantai, Rusia dan Motor Listrik

Pengumuman keselamatan di Pantai Dadonghai, Sanya dalam dua bahasa yakni China dan Rusia.

Diterbitkan 19 Januari 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Saya sedang di Sanya, kota di selatan Pulau Hainan, China. Salah satu obyek wisata Sanya adalah pantai, salah satunya Dadonghai Bay tempat saya berfoto ini.

Suasana seperti pantai Kuta, hanya saja tidak ada ombak untuk surfing, tetapi pantainya amat bersih dan tempat jalan-jalan serta restauran dan lainnya tertata amat rapi. Nampaknya bisa dicontoh oleh Bali dan tempat wisata pantai lain di Indonesia.

Juga ada pantai yang disebut Taman Ujung Dunia (Tianya Haijiao). Ini adalah salah satu bagian paling Selatan dari Pulau Hainan dan juga dari China. Mungkin sedikit banyak seperti Tanjung Harapan di Afrika Selatan, yang banyak mengira ujung paling Selatan benua Afrika, walaupun sebenarnya ujung paling barat daya Afrika.

Di Sanyan juga ada gedung Beauty Crown Grand Theater - yang di atasnya ada bentuk mahkota. Ini tempat mereka sebagai tuan rumah final Miss World pada 2003, 2004, 2005, 2007, 2010, 2015, 2017, dan 2018.

Seperti kota-kota lain di China maka Sanya juga banyak sekali sepeda motor listrik. Selalu ada tiga jalur, pertama jalur mobil, lalu jalur motor listrik dan ke tiga jalur pejalan kaki.

Hal yang menarik, motor listrik kalau mau nyebrang harus ikut zebra cross bersama pejalan kaki. Bila di persimpangan besar maka ada tempat menunggu lampu merah bagi motor listrik ini. Sebagian diberi atap sehingga si pemotor tidak kepanasan di zebra cross waktu menunggu lampu lalu lintas menjadi hijau.

 

Pengumuman Keselamatan di Pantai dalam 2 Bahasa

Di sebagian besar toko dan restoran yang ada Sanya, di bawah tulisan China selalu ada tulisan bahasa Rusia. Hal ini karena banyak orang Rusia di sini.

Bahkan, di Pantai Dadonghai tempat saya berfoto itu pengumuman keselamatan pantai diberikan dalam dua bahasa yakni China dan Rusia. Sehingga selain xie xie terdengar juga spasiba, terimakasih dalam bahasa China dan Rusia.

 

** Penulis dari kota Sanya, Hainan, paling Selatan dari China