Pesan Menkes Budi kepada Perempuan Terkait Rokok

Menkes Budi ingatkan perempuan: hindari pasangan perokok karena paparan asap dan residu rokok bisa tingkatkan risiko kanker serius.

Diterbitkan 13 Januari 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, memberikan peringatan keras bagi perempuan mengenai risiko memiliki pasangan yang merokok. Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya @bgsadikin, Budi menekankan bahwa kebiasaan merokok tidak hanya merusak kesehatan perokok, tapi juga mengancam orang-orang di sekitarnya, khususnya perempuan.

"Buat para perempuan, termasuk anak kamu sendiri, jangan pernah mau sama cowok perokok. Ini red flag besar. Dia yang merokok, tapi tubuhmu yang harus nanggung," ujar Budi.

Pesan ini menjadi pengingat bahwa kesehatan perempuan harus menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan hidup, termasuk dalam memilih pasangan. Paparan asap rokok dari pasangan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat menimbulkan dampak serius bagi tubuh perempuan.

Budi menjelaskan bahwa bahaya rokok tidak berhenti pada asap yang dihirup langsung. Sisa racun yang menempel pada udara, pakaian, rambut, hingga permukaan sekitar dapat masuk ke tubuh secara diam-diam. Kondisi ini membuat perempuan menjadi perokok pasif bahkan thirdhand smoker, terpapar zat beracun dari residu rokok yang sulit dihindari.

"Asap rokok yang nempel di udara, di baju, di rambut, bahkan di kulit, itu bisa masuk ke tubuhmu tanpa disadari," kata Budi.

Dampak Rokok bagi Perempuan

Dampak paling serius dari paparan rokok bagi perempuan adalah meningkatnya risiko kanker. Menurut Budi, paparan rokok bisa meningkatkan kemungkinan terkena kanker payudara dan kanker serviks hingga lebih dari 40 persen. Dua jenis kanker ini dapat berkembang cepat, mengganggu aktivitas sehari-hari, dan mengancam kualitas hidup perempuan.

"Dua kanker ini bisa cepat menggerogoti tubuh, bikin aktivitas hari ini jadi susah, bahkan mendekatkanmu dengan kematian," kata Budi.

Menkes Budi menegaskan pentingnya perempuan untuk lebih mencintai diri sendiri dan menempatkan kesehatan sebagai prioritas.

Memilih pasangan yang sehat dan menghindari perokok merupakan salah satu langkah konkret untuk melindungi diri dari risiko jangka panjang.

 

Pesan untuk Orang Tua

Selain itu, Budi juga mengingatkan orang tua agar menanamkan kesadaran ini sejak dini kepada anak perempuan, agar mereka dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam relasi pribadi.

Pesan Budi ini menjadi peringatan tegas bahwa paparan rokok bukan sekadar persoalan ringan, melainkan ancaman nyata yang dapat memengaruhi masa depan dan kesehatan perempuan.

Kesadaran diri dan pemilihan pasangan yang tepat menjadi langkah awal untuk melindungi diri dari risiko serius yang bisa muncul dari kebiasaan merokok orang lain.