Liputan6.com, Jakarta - Kebiasaan menahan rasa sakit dan menebak-nebak penyakit sendiri tanpa berkonsultasi ke dokter masih sering dilakukan masyarakat. Padahal, perilaku ini bisa berujung pada masalah kesehatan serius, termasuk sakit ginjal yang berakhir dengan cuci darah.
Hal ini disampaikan Dr. Decsa Medika Hertanto, Sp.PD-KGH, seorang spesialis penyakit dalam dari RSUD Dr. Soetomo, melalui akun Instagram pribadinya @dokterdecsa.
Decsa diketahui kerap mengunggah video edukasi soal berbagai macam penyakit dan fakta kesehatan. Dalam salah satu videonya, ia mengungkapkan bahwa kebiasaan menahan rasa sakit, apalagi menebak-nebak sendiri, dapat memicu masalah pada ginjal.
Advertisement
"Merasa kuat nahan sakit, ternyata ginjalnya berkata lain. Ini cerita yang sering kejadian, tapi jarang disadari bahayanya," ujarnya dalam video yang diunggah pada Senin, 22 Desember 2025.
Menurutnya, kebiasaan ini berawal dari sikap yang tidak ingin merepotkan keluarga. Padahal, memeriksakan diri merupakan hal paling penting agar penyakit tidak memburuk.
Di samping itu, Decsa juga menyoroti kebiasaan masyarakat Indonesia yang asal membeli obat. Dengan obat dan jamu yang dikonsumsi, nyeri bisa jadi mereda. Namun, hal itu tidak membuatnya benar-benar sembuh.
Alhasil, konsumsi obat yang sama berlanjut secara terus menerus hingga menyerang fungsi ginjal.
“Sampai suatu hari badannya drop, lemes berat, sesek nggak kuat nahan sakit lagi, masuk rumah sakit akhirnya. Dicek darah, perhatiin 20 sudah masuk gagal ginjal dan perlu cuci darah," katanya.
Â
ÂÂÂView this post on Instagram
Gejala Asam Urat Jangan Disepelekan
Salah satu gejala asam urat adalah nyeri pada kaki. Menurut Decsa, nyeri ini jangan disepelekan. Hal ini karena jika tubuh dipaksa menahan nyeri, maka makin lama tubuh akan memerlukan perawatan yang lebih kompleks dan mahal.
Oleh karena itu, penting untuk sigap dan peduli terhadap tubuh sendiri. Mengutip Mayo Clinic, gejala asam urat harus diperiksa melalui beberapa tahapan medis.
1. Tes Cairan Sendi
Biasanya, dokter akan menggunakan jarum untuk mengambil cairan dari sendi. Kemudian, cairan diuji menggunakan mikroskop dan kristal urat akan terlihat.
2. Tes Darah
Meski direkomendasikan, tes darah berpotensi memberikan kekeliruan. Hal ini karena beberapa orang memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam darah, tapi tidak pernah mengalami penyakit asam urat. Juga sebaliknya, oleh karena itu tes darah harus dilakukan dengan teliti.
3. Pemeriksaan Sinar X
Selain asam urat, foto rontgen juga dapat membantu mengidentifikasi penyebab lain dari peradangan sendi. Sehingga penyakit bisa diatasi lebih dini dan lebih mudah.
4. Ultrasonografi
Meski alat USG erat kaitannya dengan pemeriksaan kehamilan, alat ini juga bisa digunakan untuk mendeteksi kristal urat di persendian.
5. Dual-Energy Computerized Tomography (DECT)
Tes ini menggabungkan teknologi rontgen dengan 3D. Setelah area sendi dipindai dari berbagai sudut, alat ini akan memberikan visualisasi kristal urat di persendian.
Â
Advertisement
Risiko Komplikasi dari Asam Urat
Menurut Cleveland Clinic, laki-laki memiliki risiko tiga kali lebih tinggi terhadap asam urat. Sedangkan perempuan, umumnya tidak mengalami asam urat hingga fase menopause.
Meski begitu, asam urat tetap harus dicegah dan segera diobati. Hal ini karena asam urat berisiko memicu komplikasi, terutama pada kelompok yang menderita kondisi sebagai berikut:
- Obesitas
- Penyakit jantung
- Diabetes
- Hipertensi atau tekanan darah tinggi
- Masalah ginjal
- Kanker darah
Jika Anda mengalami nyeri pada persendian, segera periksakan diri ke dokter. Apabila harus meminum obat, kenali jenis obat yang tepat sesuai riwayat medis Anda agar terhindar dari efek samping yang mungkin berbahaya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560136/original/057890300_1776659894-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-20T113652.901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291655/original/029171400_1783572083-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T113921.353.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5209760/original/085094700_1746442260-Nyeri_sendi_pada_remaja.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261503/original/087816000_1671051714-AP22348707544069.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261666/original/017552200_1671070721-Manisnya_Bromance_Achraf_Hakimi_dan_Kylian_Mbappe-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288984/original/089270000_1783373925-063_2284950359-Spanyol_vs_Portugl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261477/original/074496300_1671047490-AP22348710214768.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288261/original/009625500_1783308426-eng4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4251091/original/011186900_1670306483-latihanspanyol2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259009/original/093710600_1781434062-gabriel_magalhaes_ismael_saibari_brasil_maroko_ap_matt_slocum.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339733/original/047775700_1757121903-MAROKO_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710894/original/015901700_1782791233-000_B8QK288.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8465383/original/050312900_1782366651-Menteri_Kesehatan_Budi_Gunadi_Sadikin__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303308/original/072080500_1754061236-pexels-karolina-grabowska-4506075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8154678/original/008938600_1781008551-ginjal__5_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7276654/original/013763400_1780061752-IMG-20260529-WA0060_1__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569634/original/060988500_1777448843-WhatsApp_Image_2026-04-25_at_09.36.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420909/original/057172200_1763824661-ginjal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559990/original/038897500_1776655094-cuci_darah__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559988/original/022076400_1776655094-cuci_darah__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551805/original/088675400_1775748478-ginjal__3_.jpeg)