Perubahan Cuaca Bikin Gampang Sakit, Ini Tips dari Dokter Biar Tetap Sehat

Perubahan cuaca dapat memicu penyakit, seperti asma, alergi, dan nyeri pada sendi. Biar tetap sehat, simak tips dari dokter.

OlehMasni
Diterbitkan 07 November 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Perubahan cuaca yang tidak menentu memiliki dampak bagi kesehatan. Dalam sehari cuaca bisa berubah dalam waktu cepat. Misalnya pada pagi hingga siang cerah tapi sore hari hujan turun dengan derasanya. 

Menurut dokter Tejal Shelat, perubahan cuaca dapat menyebabkan perubahan pada suhu tubuh sehingga dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh seperti mengutip Mayo Clinic pada Kamis, 6 November 2025.

Tidak hanya dapat menurunkan daya tahan tubuh, perubahan cuaca dapat memicu kambuhnya penyakit, seperti asma, alergi, dan nyeri pada sendi.

Udara dingin menyebabkan saluran pernafasan menyempit, sehingga penderita sulit bernafas. sementara itu, udara yang lembap menjadi sarang bagi virus dan bakteri penyebab flu berkambang.

Di tengah cuaca yang tidak menentu, masyarakat harus menerapkan pola hidup sehat. Diantaranya dengan cara, memperbanyak konsumsi buah, sayur, istirahat yang cukup, rutin berolahraga ringan, serta menggunakan pakaian hangat. Dengan menerapkan kebiasaan itu, tubuh akan tetap kuat dan mudah beradaptasi dengan cuaca yang sering berubah-ubah tiba-tiba.

Cara Menjaga Tubuh Tetap Sehat di Tengah Perubahan Cuaca

Supaya tak jatuh sakit di kondisi seperti saat ini Shelat menyarankan untuk menjaga dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan beberapa langkah berikut:

1. Penuhi Asupan Vitamin C

Mengonsumsi vitamin C memiliki peran penting sebagai antioksidan yang dapat membantu melawan infeksi . 

"Buah-buahan yang kaya akan vitamin C, seperti lemon dan jeruk dapat membantu melindungi sistem kekebalan tubuh, dengan cukup mengkonsumsi satu buah setiap hari atau dengan menambahkan lemon ke dalam air minum " kata Shelat.

“Beberapa orang mungkin memilih mengonsumsi suplemen vitamin C, namun sebenarnya pola makan sehat yang kaya buah dan sayur sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” tambahnya.

2. Rutin Berolahraga

Melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga setidaknya 30 menit dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah

“Cukup dengan berjalan kaki selama 30 menit hampir setiap hari dalam seminggu, Anda sudah mencapai sekitar 150 menit atau 2,5 jam olahraga per minggu. Jumlah itu sudah tergolong cukup,” kata Shelat.

 

Segera ke Dokter Bila ....

Jika mengalami gejala Parah seperti demam tinggi dan gejala lain yang tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke tenaga medis.

Deteksi dini sangat penting untuk mencegah terjadinya infeksi berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.