Liputan6.com, Jakarta - Di balik tingginya partisipasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG), terselip fakta mengejutkan. Dari 50,5 juta orang yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan, 96 persen tercatat kurang aktivitas fisik alias malas gerak (mager). Tak heran jika angka obesitas sentral di masyarakat masih tinggi dan menjadi perhatian serius Kementerian Kesehatan.Â
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar pemerintah sejak awal tahun ini mencatat capaian luar biasa. Hingga 4 November 2025, tercatat 53,6 juta penduduk Indonesia sudah mendaftar, dan lebih dari 50,5 juta orang telah menjalani pemeriksaan kesehatan baik melalui CKG sekolah maupun umum.Â
Menurut Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti meningkatnya kesadaran publik untuk menjaga kesehatan. Namun, data CKG sekaligus menunjukkan bahwa gaya hidup pasif dan minim gerak menjadi tantangan besar bagi kesehatan nasional.
Advertisement
"Pencapaian lebih dari 50,5 juta peserta merupakan tonggak penting bagi upaya kesehatan nasional. Namun data CKG juga memberi peringatan serius bahwa aktivitas fisik dan pola hidup sehat harus semakin menjadi prioritas bersama," ujar Menkes Budi di Jakarta pada Selasa, 5 November 2025.
Hasil dari Cek Kesehatan Gratis
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5348248/original/063047200_1757816622-WhatsApp_Image_2025-09-14_at_09.18.33.jpeg)
Selain kurang gerak, hasil CKG juga mengungkap berbagai masalah kesehatan lain pada kelompok dewasa, seperti karies gigi (41,9 persen), obesitas sentral (32,9 persen), serta overweight dan obesitas (24,4 persen). Temuan ini menegaskan bahwa penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi ancaman utama bagi kelompok usia produktif di Indonesia.Â
Menkes Budi menegaskan bahwa program CKG bukan sekadar pemeriksaan massal, tetapi juga instrumen strategis untuk deteksi dini dan tata laksana awal penyakit. "Semakin dini penyakit ditangani dan diobati, peluang sembuh menjadi lebih baik. Seseorang bisa terhindar dari penyakit katastropik, disabilitas, bahkan kematian," ujarnya.
Masalah kesehatan juga ditemukan di berbagai kelompok usia. Pada bayi baru lahir, terdeteksi risiko kelainan saluran empedu (18,6 persen), berat badan lahir rendah (6,1 persen), dan penyakit jantung bawaan kritis (5,5 persen).
Advertisement
Hasil Cek Kesehatan Gratis pada Anak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5354138/original/059509300_1758195526-Cek_Kesehatan_Gratis.jpg)
Sementara pada balita dan anak prasekolah, tercatat masalah gigi tidak sehat (31,5 persen), stunting (5,3 persen), dan wasting (3,8 persen). Di kalangan remaja dan pelajar, kebiasaan kurang aktif juga mulai terbentuk sejak dini dengan 60,1 persen kurang aktivitas fisik, 50,3 persen mengalami karies gigi, dan 27,2 persen menderita anemia.Â
Kelompok lansia pun menghadapi tantangan serupa. Sebanyak 96,7 persen di antaranya kurang aktivitas fisik, dan 37,7 persen mengalami hipertensi. Kondisi ini menunjukkan bahwa malas gerak telah menjadi pola hidup lintas generasi di Indonesia.
"Program ini bukan hanya soal jumlah peserta, tapi bagaimana hasilnya bisa digunakan untuk memperkuat kebijakan, layanan kesehatan, dan intervensi di masyarakat," tambah Menkes Budi.
Dia juga mengapresiasi kolaborasi tenaga medis, tenaga kesehatan, puskesmas, dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia yang telah berperan penting dalam kesuksesan program ini. "Tanpa kerja keras dan dedikasi mereka, mustahil program sebesar ini bisa sukses dan berdampak luas," pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5383655/original/012088500_1760686911-CKG.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1908458/original/066821200_1766619000-WhatsApp_Image_2025-12-25_at_06.29.31.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8465383/original/050312900_1782366651-Menteri_Kesehatan_Budi_Gunadi_Sadikin__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5314560/original/008283300_1755091693-1000013598.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479339/original/009842300_1768974917-Menteri_Kesehatan_Republik_Indonesia__Budi_Gunadi_Sadikin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8401089/original/081975000_1782282916-1000795322.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8395787/original/052169900_1782276692-Budi_Gunadi_Sadikin__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8395135/original/024630100_1782275861-Menteri_Kesehatan_Budi_Gunadi_Sadikin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256877/original/039098200_1781173307-Screenshot_2026-06-11_172051.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8219460/original/081267000_1781079203-Menkes.jpg)